Badminton Lovers

Badminton is My Life

Archive for July 13th, 2010

Butet Juara dengan Partner Baru

Posted by febrikusuma on July 13, 2010

JAKARTA, Kompas.com – Ganda campuran baru pelatnas Cipayung, Liliyana Natsir/Devin Lahardi Fitriawan meraih gelar juara Malaysia Open Grand Prix Gold, Minggu (11/7/2010).

Ganda Liliyana Natsir/Devin Lahardi Fitriawan setelah setahun ini disiapkan oleh PBSI untuk menggantikan ganda andalan Nova Widianto/Liliyana Natsir. Nova yang telah berumur dianggap tidak bisa mengimbangi Butet yang masih berusia lebih muda.

Di final di Stadium Bandaraya Johor Bahru tersebut, Butet/Devib membuat kejutan dengan mengalahkan unggulan 3 asal Thailand, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam dalam rubber game 13-21 21-16 21-17 dalam 48 menit.

Dengan keberhasilan Butet/Devin, berarti Indonesia memperoleh dua gelar setelah sebelumnya ganda senior Markis Kido/Hendra Setiawan menjadi juara dengan mengalahkan rekan senegara, Hendra AG/Alvent Yulianto.

Dalam turnamen bulu tangkis Malaysia Open Grand Prix Gold ini, Indonesia meraih dua gelar juara. Sementara tiga gelar lainnya direbut Hong Kong, Thailand dan tuan rumah Malaysia yang meraihnya melalui jagoannya, Lee Chong Wei yang mengalahkan rekan senegara, Wong Choong Hann 21-8 14-21 21-15.

Di babak semifinal, Choong Hann menyingkirkan pemain veteran Indonesia, Taufik Hidayat.

Hasil final lengkap:
Yip Pui Yin [3] [HKG]-[HKG]  Zhou Mi [2] 21-16 14-21 21-19
Hendra Setiawan [INA]/Markis Kido [INA]-Hendra AG/[INA] Alvent Yulianto 8-21 21-17 21-12

Aroonkesorn Duanganong [4]/Varavichitchaikul Kunchala [THA]-Ng Hui Ern/[MAS]  Ng Hui Lin
12-21 21-17 21-13
Devin Lahardi/Liliyana Natsir [INA]-Prapakamol Sudket [3]/[THA]  Thoungthongkam Saralee
13-21 21-16 21-17
Lee Chong Wei [1] [MAS]-[MAS]  Wong Choong Hann [4] 21-8 14-21 21-15

Advertisements

Posted in GP Gold | Leave a Comment »

Sirnas di Tegal Gunakan Dua GOR

Posted by febrikusuma on July 13, 2010

TEGAL. Kompas.com – Setelah lima sirkuit, turnamen bulu tangkis Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Bulutangkis Regional III akan digulir di Tegal, Jawa Tengah, 11-17 Juli mendatang.

Turnamen berhadiah Rp 165 juta ini diikuti juga pemain dari Amerika Serikat, Jerman, dan Jepang. Total pemain yang sudah mendaftar, 1245 atlet yang berasal dari 114 klub. Ada 1269 partai selama turnamen itu digelar. Dengan membludaknya peserta ini, maka panitia juga akan menggunakan dua GOR sekaligus, yaitu GOR Sinar Mutiara dan GOR Wisanggeni.

Seperti pada sirnas yang telah digelar sebelumnya, kejuaraan nasional yang paling bergengsi itu juga akan diikuti oleh para atlet pelatnas pratama. Menurut Ketua Bidang Pertandingan dan Perwasitan Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) Mimi Irawan, kejuaraan yang merupakan satu dari sembilan rangkaian sirnas tersebut memainkan kelompok anak-anak, pemula, remaja, taruna, dan dewasa, serta veteran.

Menurut Mimi, para pemain Pelatnas pratama juga akan tampil. ”Pasti seru, karena banyak pemain luar pelatnas yang ingin mengalahkan atlet pelatnas. Atlet pelatnas pun tentu tidak mau dikalahkan. Kejuaraan ini penuh gengsi dan prestasi,” kata Mimi.

Ketua Panitia Penyelenggara Bambang Siswanto mengatakan, pihaknya gembira karena Tegal mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah kejuaraan bergengsi tersebut. “Kami akan menjadi tuan rumah yang baik tentunya demi suksesnya kejuaraan, seperti tahun lalu yang selalu ditonton penuh dari hari pertama hingga hari terakhir,” kata Bambang

Menurut perwakilan Djarum, Roland Halim, “Kami gembira dapat mendukung kejuaraan ini. Ini komitmen kami dalam usaha memajukan bulutangkis Indonesia. Kami ingin melalui Sirnas ini dapat melahirkan atlet hebat Indonesia pada masa mendatang. Turnamen ini penting bagi para pemain, khususnya pemain muda, karena pemandu bakat akan melihat langsung kiprah mereka,” kata Roland.

Ketua Bidang Turnamen dan Perwasitan Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) Mimi Irawan, sistem baru tersebut sangat membantu jalannya pertandingan karena lebih efektif dan efisien. Sistem itu telah diujicobakan di lima Djarum Sirnas sebelumnya, yaitu di Balikpapan, Manado, Pekanbaru, Jakarta, dan Bandung. (*/)

Posted in GP Gold | Leave a Comment »

Kido/Hendra Raih Gelar Pertama

Posted by febrikusuma on July 13, 2010

JAKARTA, Kompas.com – Ganda Indonesia, Markis Kido/Hendra Setiawan mengakhiri paceklik gelar tahun ini dengan menjuarai Malaysia d Prix Gold, Minggu (11/7/2010).

Di babak final yang berlangusng di Stadium Badaraya Johor Bahru, Kido/Hendra mengalahkan rekan senegara Hendra Aprida Gunawan/Alvent Yulianto.

Kedua ganda yang merupakan jebolan pelatnas Cipayung ini menunjukkan permainanan yang memikat selama 46 menit. Kido/Hendra menang rubber game 8-21 21-17 21-12.

Di game pertama Kido/hendra kalah cepat 8-21. Namun di game kedua, peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 ini memapu mengembalikan pola permainan mereka. Mereka menang 21-17 dan kemudian merebut game ketiga 21-12.

Setelah memutuskan keluar dari pelatnas Cipayung tahun ini, Kido/Hendra belum meraih gelar juara dari turnamen yang mereka ikuti.

Posted in GP Gold | Leave a Comment »