Badminton Lovers

Badminton is My Life

Archive for the ‘GP’ Category

Taufik Juara di Kanada

Posted by febrikusuma on July 20, 2010

JAKARTA, KOMPAS.com — Unggulan teratas, Taufik Hidayat, meraih kemenangan 21-15, 21-11 atas Brice Leverdez dari Perancis. Ia meraih gelar juara Kanada Terbuka Grand Prix di Vancouver, Minggu waktu setempat.

Pebulu tangkis peringkat lima dunia itu membutuhkan waktu 35 menit untuk memperoleh gelar pertamanya tahun ini.

Sementara itu, pemain China, Zhu Lin, juara dunia 2007 yang peringkatnya turun menjadi ke-189 dunia, harus berjuang lebih dari satu jam untuk menundukkan unggulan kedua asal Jerman, Juliane Schenk, 21-19, 17-21, 21-10, untuk memenangi mahkota tunggal putri.

Tiga nomor ganda yang dipertandingkan semuanya dimenangi oleh pasangan Taiwan saat Lee Sheng Mu/Chien Yu Chin, Cheng Wen Hsing/Chien Yu Chin dan Fang Chieh Min/Lee Sheng Mu berturut-turut menjuarai ganda campuran, serta ganda putri ganda putra pada turnamen berhadiah total 50.000 dollar AS itu.

Unggulan pertama, Lee Sheng Mu/Chien Yu Chin, mengalahkan sesama pasangan Taiwan unggulan ketujuh, Chen Hung Ling/Cheng Wen Hsing, 21-16, 11-21, 21-15. Cheng Wen Hsing/Chien Yu Chin yang juga menjadi unggulan teratas. Mereka menang atas ganda putri Jerman, Sandra Morinello/Birgit Overzier, 21-16, 18-21, 21-17.

Adapun unggulan kedua, Fang Chieh Min/Lee Sheng Mu, menyisihkan pasangan Singapura, Hendri Kurniawan Saputra/Chayut Triyachart, 21-16, 21-16, untuk menjuarai nomor ganda putra.

Mundur
Seusai meraih juara di Kanada, Taufik dikabarkan mundur dari turnamen Grand Prix Gold AS Terbuka yang akan berlangsung di Los Angeles, California, 20-25 Juli.

Seperti diberitakan laman www.badzine.info, Taufik menarik diri dari turnamen berhadiah 120.000 dollar AS itu karena pengajuan visanya belum juga disetujui.

“Betul, sudah mengajukan dan diwawancara untuk aplikasi visa baru dari sekitar Maret atau April, sampai sekarang belum keluar. Jadi, terpaksa mengundurkan diri dari AS Terbuka,” kata manajer Taufik, Melati Karina, yang dikonfirmasi Antara, Senin (19/7/2010).

Advertisements

Posted in GP | Leave a Comment »

Alamsyah ke Babak Perempat Final

Posted by febrikusuma on July 16, 2010

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemain Indonesia, Alamsyah Yunus, yang diunggulkan di tempat 3/4, lolos ke babak perempat final turnamen bulu tangkis Australia Open Grand Prix.

Pada babak kedua, Kamis (15/7/2010), Alamsyah tidak menemui kesulitan berarti untuk menyingkirkan pemain asal Selandia Baru, Ashraf Dhoray. Alamsyah menang dalam dua game 21-10, 21-11.

Pada babak perempat final, Jumat (16/7/2010), Alamsyah akan menghadapi pemain Korea Selatan, Park Tae Sang, yang maju ke perempat final dengan menyingkirkan pemain unggulan asal Wales, Raj Popat, 21-13, 21-15.

Adapun dalam perempat final lainnya, pemain Indonesia, Yoga Pratama, bertemu pemain Korea, Hwang Jung Woon.

Posted in GP | Leave a Comment »

Alamsyah ke Babak Kedua

Posted by febrikusuma on July 15, 2010

JAKARTA, Kompas.com – Tunggal putera Indonesia, Alamsyah Yunus maju ke babak kedua turnamen bulu tangkis Australia Open Grand Prix, Rabu (13/7).

Di babak pertama, Alamsyah yang ditempatkan sebagai unggulan 3/4 menyingkirkan pemian tuan rumah, Boris Ma. Alamsyah menang dalam dua game 21-15 21-10.

Dalam turnamen Australia Open ini, Indonesia diwakili tiga pemain tunggal putera: Almsyah Yunus, Yoga Pratama dan Ariyanto Hariyadi Putra.  Kemenangan juga diraih  Yoga Pratama setelah mengalahkan pemain Selandia Baru, Maoni Hu He 21-9 21-16.

Namun Ariyanto ariyadi Purra gagal mlewati babak pertama setelah dikalahkan pemian asal selandia Baru lainnya, Ashraf Dhoray. Ariyanto kalah rubber game 12-21 21-19 12-21.

Di babak kedua, Kamis (14/7), Alamsyah akan menghadapi Dhoray.

Posted in GP | Leave a Comment »

China Borong Empat Gelar

Posted by febrikusuma on March 10, 2010

JAKARTA, Kompas.com – China masih menunjukkan kedigdayaannya di arena bulu tangkis. Meskipun tak sempurna, tetapi “Negeri Tirai Bambu” ini membawa pulang empat gelar dari Jerman Terbuka Grand Prix.

Ganda putra Chai Baio/Zhan Nan yang memastikan China mendominasi turnamen berhadiah 80.000 dollar AS tersebut. Pada partai final di RWE-Sporthalle, Minggu (7/3/10), unggulan kelima ini menaklukkan unggulan dua dari Taiwan Chen Hung Lin/Lin Yu Lang dengan 17-21, 21-13, 21-15 dalam duel selama 46 menit.

Dengan demikian, semua wakil China yang tampil di partai puncak berhasil membawa pulang trofi. Mereka hanya gagal di sektor ganda campuran, setelah Tao Jiamin/Zhang Yawen yang menjadi satu-satunya wakil di nomor ini tersingkir di semifinal.

Gelar pertama diperoleh dari tunggal putra, ketika Bao Chunlai yang menjadi unggulan pertama menang 21-13, 21-10 atas kompatriotnya yang merupakan unggulan dua, Chen Long. Setelah itu, giliran Wang Xin (unggulan 2) yang mengalahkan unggulan ketiga dari Jerman Juliane Schenk dengan 21-17, 21-18, disusul kemenangan ganda putri Ma Jin/Wang Xiaoli (unggulan 1) atas rekan senegaranya Cheng Shu/Zhao Yunlei (unggulan 2) dengan 24-22, 21-15.

Sedangkan untuk sektor ganda campuran, pasangan Hongkong Yohan Hadikusumo Wiratama/Tse Ying Suet menjadi juara. Mereka hanya perlu berjuang tujuh menit untuk merengkuh gelar turnamen ini, karena lawannya Robert Blair (Inggris)/Imogen Bankier (Skotlandia) mundur di set pertama setelah tertinggal 5-15.

Dalam usahanya meraih kemenangan, Chai Baio/Zhan Nan harus bekerja ekstra keras. Sempat terjadi kejar-mengejar poin di awal pertandingan, Chai Baio/Zhan Nan malah tertinggal jauh selepas skor 4-4, lantaran Chen Hung/Lin Yu memimpin 14-8. Kerja keras Chai Baio/Zhan Nan untuk mengejar nyaris membuahkan hasil ketika mereka bisa memangkas selisih menjadi 17-18. Sayang, langkah Chai Baio/Zhan Nan terhenti karena Chen Hung/Lin Yu bisa meraup tiga poin terakhir untuk menang 21-17.

Di set kedua, Chai Baio/Zhan Nan mengamuk. Sejak unggul 2-0, mereka terus melejit dan jauh meninggalkan Chen Hung/Lin Yu hingga skor 18-8. Chen Hung/Lin Yu sempat mengais harapan untuk mengejar setelah menambah lima poin. Akan tetapi, Chai Baio/Zhan Nan yang sudah terlalu jauh di depan bisa mengakhiri set kedua dengan 21-13 dan memaksa rubber set.

Pada set penentuan, Chen Hung/Lin Yu tampaknya akan memenangkan duel ini. Bagaimana tidak, mereka unggul jauh atas Chai Baio/Zhan Nan karena berhasil memimpin 11-6. Tetapi, semangat juang yang tinggi dari Chai Baio/Zhan Nan membuat mereka bisa mengejar untuk menyamakan skor menjadi 12-12, dan terus melejit sampai 15-12. Sempat tertahan dua poin, Chai Baio/Zhan Nan akhirnya bisa menang 21-15 dan menobatkan dirinya sebagai jawara.

Dalam turnamen ini Indonesia memiliki empat wakil, dengan tiga di antaranya dari klub PB Djarum Kudus. Sayang, perjuangan pasukan Merah Putih hanya sampai di babak kedua setelah tunggal putra Andre Kurniawan Tedjono dan tunggal putri Fransiska Ratnasari, tersingkir dalam usaha memperebutkan tiket perempat final.

Posted in GP | Leave a Comment »

Wang Xin Tambah Koleksi Gelar China

Posted by febrikusuma on March 10, 2010

JAKARTA, Kompas.com – China menambah satu gelar lagi di turnamen bulu tangkis Jerman Terbuka Grand Prix, ketika Wang Xin menaklukkan Juliane Schenk. Pada pertandingan di di RWE-Sporthalle, Minggu (7/3/10), Wang Xin yang merupakan unggulan kedua menang straight set 21-17, 21-18 atas unggulan ketiga dari Jerman tersebut.

Dengan demikian, China sudah memastikan meraih tiga gelar pada turnamen berhadiah 80.000 dollar AS ini. Pasalnya, dua partai lainnya yaitu tunggal putra dan ganda putri sudah menjadi milik mereka, karena terjadi all-Chinese final.

Sebelumnya, Bao Chunlai yang merupakan unggulan pertama, lebih dulu menjadi juara di nomor tunggal putra. Pemain kidal ini menaklukkan kompatriotnya yang menjadi unggulan kedua, Chen Long, juga dengan dua set langsung 21-13, 21-10. Sedangkan di sektor ganda putri, akan mempertemukan unggulan pertama Ma Jin/Wang Xiaoli dengan unggulan kedua Cheng Shu/Zhao Yunlei.

Dalam duel selama 31 menit ini, Wang Xin tampil cukup dominan. Meskipun demikian, Schenk bisa memberikan perlawanan yang seru, dan sempat memberikan tekanan kepada Wang Xin ketika dia bisa menyamakan skor menjadi 17-17, setelah menambah tiga poin beruntun. Tetapi, ketenangan dan mental juara yang dimiliki membuat Wang Xin bisa mengatasi perlawanan Schenk untuk menang 21-17.

Di set kedua, pertarungan berlangsung lebih ketat karena terjadi kejar-mengejar poin. Akan tetapi, selepas skor 8-8, perolehan poin Wang Xin mulai menjauh sehingga dia bisa memimpin 19-12. Tetapi, kemenangan yang sudah di depan mata itu tak serta-merta menjadi milik Wang Xin, karena Schenk bisa bangkit setelah meraup lima poin beruntun untuk memangkas ketinggalannya menjadi 17-19.

Namun, Wang Xin yang sudah berada di atas angin tak mau memberikan kesempatan kepada Schenk untuk terus mengejarnya. Dia bisa menambah satu poin untuk mencapai matchpoint, sebelum mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 21-18.

Hasil ini juga menjadi partai balas dendam Wang Xin atas kegagalan kompatriotnya, Wang Lin, di semifinal. Pasalnya, pada babak empat besar kemarin, Wang Lin yang merupakan unggulan pertama, disingkirkan oleh Schenk dalam pertarungan tiga set dengan skor 17-21, 21-15, 21-16.

China masih berpeluang menambah gelarnya dari nomor ganda putra, yang akan menjadi partai terakhir di turnamen ini. Mereka juga menempatkan wakilnya, yaitu Chai Baio/Zhang Nan, yang merupakan unggulan kelima. Chai Baio/Zhang Nan akan menghadapi unggulan kedua dari Taiwan Chen Hung Lin/Lin Yu Lang.

Posted in GP | Leave a Comment »

Sikat Kompatriotnya, Bao Chunlai yang Terbaik

Posted by febrikusuma on March 10, 2010

JAKARTA, Kompas.com – Pemain China Bao Chunlai menobatkan dirinya sebagai yang terbaik di turnamen bulu tangkis Jerman Terbuka Grand Prix. Pada final tunggal putra, Minggu (7/3/10) di RWE-Sporthalle, unggulan pertama tersebut menang straight set 21-13, 21-10 atas kompatriotnya yang merupakan unggulan kedua, Chen Long.

Chunlai, yang tahun lalu mengalahkan Taufik Hidayat di final Jepang Terbuka Super Series, tak menemui kesulitan yang besar untuk merengkuh gelar di turnamen berhadiah 80.000 dollar AS tersebut. Dia hanya mendapat perlawanan ketat di awal set pertama, ketika Chen Long nyaris selalu unggul sampai kedudukan 8-8. Tetapi setelah itu, Chunlai melejit dengan raihan sembilan poin secara beruntun, sebelum menang 21-13.

Di set kedua, Chunlai memegang kendali permainan. Dia langsung unggul 3-0, dan tidak tersentuh lagi oleh Chen Long, yang sempat memangkas defisit poin menjadi 9-13. Tetapi setelah itu, Chunlai meraup enam poin berturut-turut untuk unggul 19-9, sebelum akhirnya menang 21-10 dan memastikan diri menjadi jawara.

Sebelum partai tunggal putra, lebih dulu tersaji partai ganda campuran antara pasangan Hongkong Yohan Hadikusumo Wiratama/Tse Ying Suet melawan pasangan gado-gado Robert Blair (Inggris)/Imogen Bankier (Skotlandia). Sayang, duel ini hanya berlangsung tujuh menit, karena Blair/Bankier mundur di set pertama saat tertinggal 5-15. Dengan demikian, Yohan/Tse tak perlu memeras banyak keringat untuk menjadi juara.

Pada turnamen kelas dua ini–setelah super series–, China hanya gagal menempatkan wakilnya di sektor ganda campuran. Tetapi di sektor lain, “negeri Tirai Bambu” ini memiliki wakil sehingga berpeluang meraup empat gelar. Yang pasti, raksasa bulu tangkis dunia ini meraih dua gelar yaitu tunggal putra dan ganda putri, karena terjadi all-Chinese final.

Posted in GP | Leave a Comment »

China Gagal di Ganda Campuran, tapi Pastikan Dua Gelar

Posted by febrikusuma on March 7, 2010

JAKARTA, Kompas.com – Pasangan gado-gado Robert Blair (Inggris)/Imogen Bankier (Skotlandia) meruntuhkan tembok China di nomor ganda campuran turnamen bulu tangkis Jerman Terbuka Grand Prix. Pada partai semifinal di RWE-Sporthalle, Sabtu (6/3/10), Blair/Bankier menaklukkan unggulan keempat Tao Jiaming/Zhang Yawen dengan straight set 21-17, 21-19.

Dengan demikian, “Negeri Tirai Bambu” tersebut gagal menempatkan wakilnya di sektor ganda campuran pada final turnamen berhadiah 80.000 dollar AS tersebut. Pasalnya, Tao/Zhang merupakan satu-satunya pasangan China di babak empat besar.

Pada partai puncak, Minggu (7/3), Blair/Bankier akan menghadapi Yohan Hadikusumo Wiratama/Tse Ying Suet. Pasangan Hongkong tersebut lolos setelah dengan mudah menang dua set langsun g 21-12, 21-16 atas pemain Inggris Robin Middleton/Mariana Agathangelou.

Sebelumnya, China juga kehilangan pemain andalannya di turnamen ini, Wang Lin, yang merupakan unggulan pertama. Finalis Indonesia Terbuka Super Series 2009 tersebut dijegal oleh unggulan ketiga asal Jerman Juliane Schenk, dalam bertarungan selama 55 menit, yang berkesudahan 17-21, 21-15, 21-16.

Meskipun demikian, China masih punya peluang untuk merengkuh empat gelar di Jerman Terbuka Grand Prix ini. Pasalnya, selain ganda campuran, mereka memiliki wakil yang akan tampil di final.

Malah, untuk sektor tunggal putra dan ganda putri, raksasa bulu tangkis dunia ini sudah pasti meraih gelar karena terjadi all-Chinese final. Di nomor tunggal putra, China menyikat semua wakil Malaysia ketika unggulan utama Bao Chunlai menang 21-18, 21-13 atas Wong Choong Hann (unggulan 3), serta unggulan dua Chen Long membekap Muhammad Hafiz Hashim (unggulan 8) juga dengan straight set 21-15, 21-19.

Sementara itu untuk ganda putri, China menunjukkan mereka masih yang terbaik di muka bumi ini. Pasangan unggulan pertama Ma Jin/Wang Xiaoli menang dua set langsung 21-13, 21-11 atas unggulan ketiga dari Taiwan Cheng Wen Hsing/Chien Yu Chin, dan maju ke final untuk bertemu dengan unggulan kedua Cheng Shu/Zhao Yunlei, yang juga tak kesulitan menang 21-12, 21-10 atas unggulan keempat dari Rusia Valeria Sorokina/Nina Vislova.

Pada sektor ganda putra, pasangan China unggulan kelima Chai Baio/Zhang Nan akan menghadapi unggulan kedua dari Taiwan Chen Hung Lin/Lin Yu Lang. Chai Baio/Zhang Nan menang 21-18, 21-11 atas unggulan delapan dari Taiwan Fang Chieh Min/Lee Sheng Mu, sedangkan Chen/Lin taklukkan pasangan Hongkong Yohan Hadikusumo Wiratama/Wong Wai Hong dengan 21-14, 21-18.

Di sektor tunggal putri, China menguak harapan untuk merengkuh gelar dari Wang Xin. Unggulan kedua ini lolos setelah menang 21-15, 21-14 atas pemain Hongkong Chan Tsz Ka, dan akan menghadapi penakluk rekannya, Schenk.

Posted in GP | Leave a Comment »

Kejutan! Pemain Jerman Taklukkan Wang Lin di Semifinal

Posted by febrikusuma on March 7, 2010

JAKARTA, Kompas.com — Pemain Jerman, Juliane Schenk, membuat kejutan di semifinal Jerman Terbuka Grand Prix. Pada pertandingan di RWE-Sporthalle, Sabtu (6/3/2010), unggulan ketiga tersebut menaklukkan unggulan satu dari China, Wang Lin, dalam partarungan rubber set 17-21, 21-15, 21-16, dalam waktu 55 menit.

Dengan demikian, Schenk menyegel tiket final turnamen berhadiah 80.000 dollar AS ini. Di partai puncak, Minggu (7/3/2010), dia kembali akan bertemu dengan pemain China, Wang Xin, setelah unggulan kedua ini menang straight set 21-15, 21-14 atas pemain Hongkong, Chan Tsz Ka.

Wang Lin, finalis Indonesia Terbuka Super Series 2009, tampaknya akan memenangi pertandingan setelah unggul di set pertama. Namun, di set kedua, Schenk bangkit dan tidak memberikan kesempatan kepada Wang Lin untuk mendominasi pertandingan.

Sempat tertinggal 1-4, Schenk meraup lima poin untuk balik memimpin 6-4. Setelah itu, pemain Jerman tersebut tak terkejar lagi hingga menyudahi game kedua dengan 21-15 dan memaksa rubber set.

Pada game terakhir, Schenk yang mendominasi. Dia hanya sempat tersalip pada kedudukan 5-7 dan 7-8, tetapi langsung meresponsnya dengan raihan tiga poin untuk balik memimpin 11-8 sampai akhirnya menang 21-16 dan melangkah ke final.

Wang Lin merupakan tembok China yang menjegal tunggal putri Indonesia Fransiska Ratnasari di babak kedua. Dalam duel yang berakhir Jumat (5/3) dini hari WIB, Wang Lin menang 21-14, 17-21, dan 21-13.

Sementara itu, pada nomor ganda campuran, pasangan Hongkong, Yohan Hadikusumo Wiratama/Tse Ying Suet, masih terlalu tangguh bagi pemain Inggris Robin Middleton/Mariana Agathangelou. Yohan/Tse hanya perlu waktu 29 menit untuk menang 21-12, 21-16 dan melangkah ke final untuk bertemu dengan pemenang antara unggulan empat dari China Tao Jiaming/Zhang Yawen versus pasangan gado-gado Robert Blair (Inggris)/Imogen Bankier (Skotlandia).

Posted in GP | Leave a Comment »

Kebagian Satu Gelar di India

Posted by febrikusuma on December 22, 2009

JAKARTA, Kompas.com – Indonesia hanya kebagian satu gelar juara melalui ganda putera di kejuaraan bulu tangkis di India Grand Prix 2009, Minggu (20/12/2009).

Dari tiga peserta Indonesia yang lolos ke babak final, hanya ganda putera Adnan Fauzi/Tri Kusumawardhana yang berhasil keluar sebagai juara. Di babak final mereka mengalahkan ganda tuan rumah, Ashkaye Dewalkar/Jishnu Sanyal dalam rubber game 27-25 23-25 21-15.

Ganda Adnan/Tri harus berjuang selama 51 menit untuk mengalahkan pasangan India yang merupakan unggulan pertama turnamen yang bertajuk resmi Jaypee Cup Syed Modi Memorial ini. Syed Modi merupakan pemain bulu tangkis India pada 1980-an yang mati terbunuh pada 1988. Namanya kemudian diabadikan dalam turnamen bulu tangkis.

Dua wakli Indonesia lainnya gagal di final. Ganda puteri Nadya Melati/Devi Tika Permatasari gagal di tangan pasangan Jepang, Misaki Matsutomo/Akaya Takahashi dalam rubber game 14-21 21-15 15-21, Nadya/Devi menyerah dari unggulan kedua tersebut dalam waktu satu jam.

Sementara tunggal putera, Dyonisius Hayom Rumbaka juga gagal di final. Dyonisius yang merupakan unggulan 5 dijungkalkan unggulan pertama asal India B. Chetan Anand 17-21 21-19 16-21.

Hasil final, Minggu (20/12/2009):
Aparna Balan [2] [IND]/Arun Vishnu [IND]-Shruti Kurian/Tarun Kona [IND/3] 21-14 17-21 21-19
Misaki Matsutomo/Akaya Takahashi [JPN/3]-Nadya Melati/Devi Tika Permatasari [INA] 21-14 15-21 21-15
Adnan Fauzi/Tri Kusumawardana [INA]-Akshaye Dewalkar/Jishnu Sanyal [INA/3] 27-25 23-25 21-15
Saina Nehwal [IND/1]-Aditi Mutatkar [IND/4] 21-17 21-13
B.Chetan Anand [IND/1]-Dyonisius Hayom Rumbaka [INA/5] 21-17 19-21 21-16

Posted in GP | Leave a Comment »

Dionysius Diharapkan Menjuarai India Open

Posted by febrikusuma on December 10, 2009

SEMARANG, Kompas.com – Pebulu tangkis tunggal putra PB Djarum Kudus, Dyonisius Hayom Rumbaka, diharapkan bisa menjadi juara pada turnamen bulu tangkis Grand Prix India Open yang dijadwalkan berlangsung pertengahan Desember mendatang.

Ketua PB Djarum Kudus, FX Supandji, cukup optimistis Hayom bisa mewujudkan target itu. Pasalnya, prestasi yang dicatat Hayom selama ini cukup bagus, dan dia juga diunggulkan di tempat kelima pada turnamen ini.

“Saya harapkan Hayom bisa menjadi juara di India Open karena saya melihat prestasinya akhir-akhir ini terus menunjukkan peningkatan,” katanya, Senin (7/12).

Pada turnamen bulu tangkis Hongkong Open beberapa waktu lalu, Hayom berhasil melangkah ke babak perempat final. Sayang, langkahnya dihentikan pebulu tangkis China, Bao Chun Lai dengan 15-21 dan 15-21.

Sebelumnya, Hayom menyingkirkan pebulu tangkis Taiwan, Hsieh Yu Hsin, dengan dua set langsung, 21-13 dan 21-9. Pebulu tangkis Taiwan ini akhirnya mengalahkan Taufik Hidayat pada babak penyisihan grup Super Series Masters Finals (Final Super Series) 2009 yang berlangsung di Johor Malaysia akhir pekan lalu.

Bahkan pada babak pertama, Hayom yang harus berjuang dari babak kualifikasi ini berhasil membuat kejutan dengan menyingkirkan pebulu tangkis tangguh asal Thailand, Boonsak Ponsana, dengan dua set langsung, 22-20 dan 21-19.

Di samping itu, kata dia, pada turnamen bulu tangkis India Open ini tidak diikuti pebulu tangkis top dunia seperti Peter Gade (Denmark), Lee Chong Wei (Malaysia), Bao Chunlai (China).

Menyinggung soal peluang Andre Kurniawan yang diunggulkan di tempat ketiga pada India Open ini, dia mengatakan, semua tergantung pada Andre. Karena, beberapa kali penampilannya kurang bisa mencapai prestasi yang maksimal.

“Siapa tahu pada turnamen di penghujung tahun ini dia bisa mencapai prestasi terbaiknya. Saya lihat dia latihan sangat keras di GOR Jati (milik PB Djarum Kudus),” katanya.

Tentang peluang Maria Febe Kusumastuti yang diunggulkan di tempat kedua, dia mengatakan tunggal putri itu bisa diandalkan. Tetapi, Maria bakal mendapat tantangan berat dari juara Indonesia Open 2009, Saina Nehwal dari India, yang diunggulkan di tempat pertama.

“Saya kira peluang Maria Febe dan Fransiska Ratnasari (unggulan kelima) cukup berat untuk bisa menjadi juara karena akan bertemu pebulu tangkis tuan rumah yang menjadi juara Indonesia Open. Tetapi yang terpenting adalah mereka mau bekerja keras, saya kira kemungkinannya tetap ada,” katanya.

Pada turnamen bulu tangkis India Open ini, PB Djarum Kudus mengirimkan empat atletnya, yaitu Dyonisius Hayom Rumbaka dan Andre Kurniawan (tunggal putra), serta Maria Febe Kusumastuti dan Fransiska Ratnasari (tunggal putri).

“Mereka berangkat dengan biaya dari PB Djarum Kudus tetapi kalau mereka menjadi juara dan mendapat hadiah maka hadiah itu untuk atlet yang bersangkutan,” katanya.

Posted in GP | Leave a Comment »