Badminton Lovers

Badminton is My Life

Archive for March, 2010

China Rebut Empat, Korea Dapat Satu

Posted by febrikusuma on March 28, 2010

JAKARTA, Kompas.com – China merebut empat dari lima gelar yang diperebutkan dalam final Kejuaraan Asia U-19 (di bawah 19 tahun) di Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu.

Menurut hasil yang disiarkan laman resmi turnamen, Minggu, China hanya luput dari gelar ganda putra karena tidak meloloskan finalis pada nomor tersebut.

Gelar ganda putra diraih pasangan Korea unggulan kedua Kang Ji Wook/Choi Seung Il atas unggulan pertama asal Malaysia Yew Hong Kheng/Ow Yao Han 21-16, 21-14.

Ganda campuran unggulan kedua Liu Cheng/Bao Yixin menyumbang gelar pertama bagi China setelah pasangan Malaysia unggulan pertama Ow Yao Han/Lai Pei Jing mundur sebelum bertanding.

Tunggal putri unggulan kedua Suo Di mempersembahkan gelar kedua dengan menumbangkan unggulan kedua asal Thailand Sapsiree Taerattanachai dengan kemenangan 21-13, 21-11.

Gelar ketiga China diraih pemain tunggal putra unggulan 3/4 Huang Yuxiang yang mengungguli pemain Malaysia unggulan 5/8 Loh Wei Sheng 14-21, 21-17, 21-16.

Sedang gelar ganda putri dimenangi Xia Huang/Tang Jinhua yang mengalahkan sesama pasangan China Ou Dongni/Bao Yixin 21-17, 21-8.

Tuan rumah Malaysia yang meloloskan tiga finalis tidak meraih satu gelar pun karena hanya China dan Korea yang berhasil memenangi final yang digelar di Bukit Kiara, Kuala Lumpur, Malaysia itu.

Advertisements

Posted in Junior | Leave a Comment »

Chong Wei Absen, Lin Dan Ikut

Posted by febrikusuma on March 28, 2010

CHENNAI, KOMPAS.com — Pebulu tangkis peringkat satu dunia, Lee Chong Wei, memutuskan tidak mengikuti kejuaraan Asia yang akan berlangsung di New Delhi, India, bulan depan.

Namun, kejuaraan yang akan berlangsung pada 12-18 April mendatang ini tidak akan kehilangan gairah karena para pemain peringkat utama dunia seperti Lin Dan dan peringkat tiga dunia, Taufik Hidayat, telah memastikan diri akan ikut.

Kejuaraan Asia kali ini akan diikuti lebih dari 300 pemain dari 20 negara Asia dengan hadiah uang sebesar 150.000 dollar AS untuk sektor putra dan putri. Kejuaraan ini juga menjadi uji coba menjelang penyelenggaraan Commonwealth Games pada tahun ini.

Juara dunia putri, Lu Lan asal China, juga telah memastikan diri untuk datang ke New Delhi.

Posted in World | Leave a Comment »

Sony Temani Taufik di 10 Besar

Posted by febrikusuma on March 28, 2010

JAKARTA, KOMPAS.com — Tunggal putra Indonesia, Sony Dwi Kuncoro, masuk ke 10 besar peringkat dunia versi BWF menemani Taufik Hidayat yang berada di peringkat ketiga dalam peringkat yang dikeluarkan pada Kamis (25/3/2010).

Sony naik satu tingkat setelah pekan lalu berada di peringkat ke-11. Kenaikan satu tingkat juga dialami peringkat tiga Indonesia, Simon Santoso, yang kini berada di peringkat ke-11.

Taufik Hidayat saat ini merupakan pemain Indonesia dengan peringkat tertinggi. Taufik yang telah berusia 30 tahun ini berada di peringkat ketiga dan hanya kalah dari pemain Malaysia, Lee Chong Wei, dan pemain China, Chen Jin. Taufik bahkan mengungguli lawan bebuyutannya, Lin Dan, asal China, yang kini berada di peringkat kelima.

Peringkat tunggal putra per Kamis (25/3/2010):
1. Lee Chong Wei (Malaysia)
2. Chen Jin (China) [+2]
3. Taufik Hidayat (Indonesia)
4. Peter Hoeg Gade (Denmark) [+1]
5. Lin Dan (China) [-3]
6. bao Chunlai (China)
7. Chen Long (China) [+3]
8. Nguyen Tien Minh (Vietnam) [-1]
9. Boonsak Ponsana (Thailand) [-1]
10. Sony Dwi Kuncoro (Indonesia) [+1]
11. Simon Santoso (Indonesia) [+1]
12. Jan O Jorgensen (Denmark) [-3]
13. Park Sung Hwan (Korea Republic)
14. Kenichi Tago (Japan) [+1]
15. Wong Choong Hann  (Malaysia) [-1]
25. Dionysius Hayom Rumbaka (Indonesia) [+1]
32. Andre Kurniawan Tedjono (Indonesia) [-1]
91. Andreas Adityawarman (Indonesia) [+2]
94. Tommy Sugiarto (Indonesia) [+2]
105. Adnan Fauzi (Indonesia) [+2]
139. Pratama Yoga (Indonesia) [+1]

Posted in nasional | Leave a Comment »

Indonesia Dominasi Ganda Putra

Posted by febrikusuma on March 28, 2010

JAKARTA, Kompas.com — Indonesia meloloskan tiga ganda putra di babak perempat final kejuaraan bulu tangkis Asia U-19 di Malaysia, Jumat (26/3/2010).

Tiga ganda putra, yaitu Dandi Prabudita/Jones Rafli Jansen, Ericson Rusdianto/Nur Wahid Ardianto, serta Ricky Karanda Suwardi/Arya Pangkayanira Wahyu Nayaka, lolos setelah menyisihkan lawan-lawan mereka di babak keempat, Jumat (26/3) pagi.

Dandi/Jones menyisihkan ganda Malaysia, Lim Chun Ming/Low Juan Shen 21-14 7-21 21-8. Ericson/Nur mengalahkan ganda Thailand  Chaithongwongwattana Chatupol/Pisit Poodchalat 21-17 18-21 21-13, sementara Ricky/Arya  menang rubber game atas ganda taiwan, Pan Chia Hsiang/Hung Ying Yuan 19-21 21-18 21-19.

Di babak perempat final, tiga ganda Indonesia akan menghadapi lawan berat. Dandi/Jones bertemu unggulan 3/4 asal India, Chopra Pranav/B Sai Praneet, Ericson/Nur bertemu ganda Malaysia Teo Ee Yi/Heg Nelson Wei Kiat, sedangkan Ricky/Arya menghadapi unggulan dua asal Korea, Kang Ji Wook/Choi Seung Il.

Hasil ganda putra:
Yew Hong Kheng/Ow Yao Han [MAS][1] – Tam Chun Hei/Lam Chun Tin [HKG] 21-12 21-9
Li Gen/Song Ziwei [CHN][5/8] – Lin Chia Yu/Huang Po Jui [TPE] 21-17 21-18
Chopra Pranav/B. Sai Praneet [IND][3/4] – Isriyanet Tinn/Ampunsuwan Wannawat [THA] 21-11 21-13
Prabudita Dandi/Jansen Jones Rafli [INA][5/8] – Lim Chun Ming/Low Juan Shen [MAS] 21-14 7-21 21-8
Rusdianto Ericson/Ardianto Nur Wahid [INA][5/8] – Chaithongwongwattana Chatupol/Pisit Poodchalat [THA] 21-17 18-21 21-13
Teo Ee Yi/Heg Nelson Wei Keat [MAS] – Apisuk Akrawin/Apisuk Inkarat [THA] 21-12 21-11
Suwardi Ricky Karanda/Arya Pangkaryanira Wahyu Nayaka [INA] – Lee Chun Hei/Ng Ka Long [HKG][5/8] 21-12 21-15
Kang Ji Wook/Choi Seung Il [KOR][2] – Pan Chia Hsiang/Hung Ying Yuan [TPE] 19-21 21-18 21-19

Jadwal perempat final:
Yew Hong Kheng/Ow Yao Han [MAS][1] – Li Gen/Song Ziwei [CHN][5/8]
Chopra Pranav/B. Sai Praneet [IND][3/4] – Prabudita Dandi/Jansen Jones Rafli [INA][5/8]
Rusdianto Ericson/Ardianto Nur Wahid [INA][5/8] – Teo Ee Yi/Heg Nelson Wei Keat [MAS]
Suwardi Ricky Karanda/Arya Pangkaryanira Wahyu Nayaka [INA] – Kang Ji Wook/Choi Seung Il [KOR][2]

Posted in Junior | Leave a Comment »

Hanya Evert di Perempat Final

Posted by febrikusuma on March 28, 2010

JAKARTA, KOMPAS.com — Indonesia hanya meloloskan satu wakil tunggal putra, Evert Sukamta, di babak perempat final kejuaraan Asia di Bukit Kiara, Kuala Lumpur, Jumat (26/3/2010).

Evert yang diunggulkan di tempat 3/4 maju ke babak perempat final dengan mengalahkan pemain Malaysia, Goh Giap Chin, dalam rubber game, 21-16, 16-21, 21-12.

Sementara pemain Indonesia lainnya, Riyanto Subagja, gagal mengikuti jejak rekannya. Riyanto yang diunggulkan di tempat 9/16 disingkirkan unggulan 3/4 asal China, Huang Xiangyu, dalam dua game, 12-21, 14-21.

Di babak perempat final yang akan berlangsung Jumat sore, Evert akan bertemu lawan dari China, Cai Ruiqing, yang diunggulkan di tempat 5/8. Evert pernah mengalahkan Ruiqing, 21-16, 21-14, di babak semifinal nomor beregu.

Babak perempat final kejuaraan Asia U-19 diisi para pemain unggulan.

Hasil Kejuaraan Asia U-19:
Poodchalat Pisit [THA][1] – Momota Kento [JPN] 20-22 21-15 21-17
Loh Wei Sheng [MAS][5/8] – Kim Min Ki [KOR] 21-11 13-21 21-12
Sukamta Evert [INA][3/4] – Goh Giap Chin [MAS] 21-16 16-21 21-12
Cai Ruiqing [CHN][5/8] – Hsieh Feng Tse [TPE][9/16] 21-16 21-17
B. Sai Praneet [IND][5/8] – Horiuchi Kento [JPN] 21-18 21-14
Huang Xiangyu [CHN][3/4] – Subagja Riyanto [INA][9/16] 21-12 21-14
Ng Ka Long [HKG] – Lim Yu Sheng [MAS] 23-21 21-16
Zulkiffli Zulfadli [MAS][2] – Ayub Nur Mohd Azriyn [MAS][9/16] 21-12 21-8

Jadwal Perempatfinal
Poodchalat Pisit [THA][1] – Loh Wei Sheng [MAS][5/8]
Sukamta Evert [INA][3/4] – Cai Ruiqing [CHN][5/8]
B. Sai Praneet [IND][5/8] – Huang Xiangyu [CHN][3/4]
Ng Ka Long [HKG] – Zulkiffli Zulfadli [MAS][2]

Posted in Junior | Leave a Comment »

Indonesia-China Sementara 2-2

Posted by febrikusuma on March 23, 2010

JAKARTA, Kompas.com – Tim  Indonesia sementara berbagi angka 2-2 dengan China di semifinal kejuaraan bulu tangkis yunior Asia di Malaysia, Selasa (23/03).

Indonesia sempat unggul 2-1 setelah ganda putera Jones Ralfi Jansen/Dandi Prabudita menang atas ganda China, Li Gen/Song Zi Wei dalam rubber game 21-18 14-21 21-18.

Namun China menyamakan kedudukan 2-2 setelah tunggal puterinya, Suo Di mengalahkan Renna Suwarno 21-13 21-14. Dengan hasil ini hasil ditentukan di partai terakhir  antara ganda Indonesia Della Destiara Haris/Suci Rizki Andini yang menghadapi ganda puteri China, Tang Jinhua/Xia Huan.

Tim China unggul lebih dulu setelah di nomor ganda campuran Liu Cheng/Bao Yixin mengungguli ganda campuran Indonesia Ricky Karanda Suwardi/Della Destiara Haris 21-19 21-19 dalam 21 menit.

Namun Indonesia mampu menyamakan kedudukan dalam pertandingan yang berlangsung di Stadium juara tersebut setelah tunggal putera Evert Sukamta mengalahkan Cai Ruiqing 21-16 21-14 dalam 17 menit.

Posted in World | Leave a Comment »

Tunggal Putra Indonesia Rontokkan China

Posted by febrikusuma on March 23, 2010

JAKARTA, Kompas.com — Tim Indonesia sementara berbagi angka 1-1 dengan China di semifinal kejuaraan bulu tangkis yunior Asia di Malaysia, Selasa (23/3/2010).

Tim China unggul lebih dulu setelah di nomor ganda campuran, Liu Cheng/BaoYixin mengungguli ganda campuran Indonesia, Ricky Karanda Suwardi/Della Destiara Haris, 21-19 21-19 dalam 21 menit.

Namun, Indonesia mampu menyamakan kedudukan dalam pertandingan yang berlangsung di Stadium Juara tersebut setelah tunggal putra, Evert Sukamta, mengalahkan Cai Ruiqing 21-16 21-14 dalam 17 menit.

Saat ini tengah berlangsung partai ketiga antara ganda putra Indonesia, Jones Ralfi Jansen/Dandi Prabudita, dan ganda China, Li Gen/Song Zi Wei.

Posted in World | Leave a Comment »

Gebuk Korsel 3-0, Tim Junior Bertemu China pada Semifinal

Posted by febrikusuma on March 23, 2010

JAKARTA, KOMPAS.com — Tim junior Indonesia berhasil mencapai target yang diberikan kepada mereka saat tampil pada Kejuaraan Remaja Asia U-19 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, 21-24 Maret. Para pemain muda Tanah Air itu berhasil menembus semifinal seusai menggebuk tim kuat Korea Selatan dengan skor telak 3-0, Senin (22/3/2010).

Dalam kejuaraan beregu campuran ini, Indonesia, yang tadi pagi mengalahkan Vietnam 5-0 untuk menjadi juara Grup E, meraih poin pertama lewat Suwardi Ricky Karanda/Haris Della Destiara. Ganda campuran ini menang 13-21, 21-18, 21-16 atas Kang Ji Wook/Choi Hye In.

Setelah itu, giliran tunggal putra Sukamta Evert yang membawa Indonesia unggul 2-0. Melalui pertarungan berdurasi 35 menit, Sukamta menang straight set 21-19, 21-14 atas Kim Min Ki. Ganda putra Jansen Jones Ralfi/Prabudita Dandi memastikan Indonesia meraih tiket semifinal setelah menang 21-18, 21-12 atas Kang Ji Wook/Choi Seung Il.

Namun, pada babak empat besar, Selasa (23/3/2010), pasukan “Garuda” akan menghadapi lawan yang sangat berat. Pasalnya, mereka akan bertemu dengan raksasa bulu tangkis dunia yang juga merupakan unggulan utama, China. Sementara itu, partai semifinal lainnya akan mempertemukan Thailand dengan unggulan kedua yang juga tuan rumah, Malaysia.

Keberhasilan maju ke babak empat besar ini menjadi sebuah langkah maju dibandingkan tahun lalu. Pada 2009, tim junior Indonesia gagal ke semifinal dan harus puas menempati peringkat kelima.

Kejuaraan dengan format beregu campuran yang diikuti 18 tim itu dibagi ke dalam enam grup. Indonesia berada dalam Grup E bersama Vietnam dan Mongolia.

Setiap juara grup lolos ke babak berikutnya dengan juara Grup A dan Grup B langsung mendapat tempat di semifinal. Adapun empat tim lainnya saling bertemu untuk memperebutkan dua tempat yang tersisa di semifinal. Juara Grup E bertemu juara Grup D, begitu pula juara Grup C dan F.

Unggulan pertama China menempati Grup A bersama Singapura dan Kazakhstan, sedangkan Grup B dihuni unggulan kedua sekaligus tuan rumah Malaysia dengan Hongkong dan Uzbekistan.

Posted in World | Leave a Comment »

Kalahkan Vietnam, Indonesia Hadapi Korea

Posted by febrikusuma on March 23, 2010

JAKARTA, Kompas.com – Tim Indonesia menjuarai Grup E Kejuaraan yunior Asia U-19 di Malaysia, dengan mengalahkan Vietnam 5-0 di pertandingan kedua, Senin (22/03).

Hasil ini membuat Indonrsia menjuarai Grup E setelah dalam pertandingan pertama berhasil menang 5-0 atas Mongolia. Indonesia akan menghadapi juara Grup D, Korea Selatan, Senin petang untuk memperebutkan tempat kr semifinal.

Tim Indonesia mengawali kemenangan saat ganda putra non pelatnas, Jones Ralfi Jansen/Dandi Prabudita menang dalam dua game atas ganda putera Vietnam, Nguyen Khac Tuan/Pham Hai Nam 21-16 21-10.

Tunggal puteri Renna Suwarno memperbesar keunggulan tim Indonesia meski dengan susah payah. Renna dipaksa bermain rubber game sebelum mnegungguli Vu Thi Trang  21-14 16-21 21-15 dalam pertarungan yang berlangsung satu jam.

Kemenangan Indonesia dipastikan tunggal putera Riyanto Sugja setelah mengalahkan  Huynh Vinh 21-16 21-9 dalam 20 menit.

Indonesia menyempurnakan kemengan 5-0 setelah ganda puteri Tiara Rosalia Nuraidah/Gebby Ristiyani Imawan  mengalahkan Pham Nhu Thao/Le Thu Huyen 21-12 21-9 dan ganda campuran Ricky Karanda Suwardi/Della Destiara Haris menang 21-17 21-11 atas ganda Vietnam Nguyen Huynh Thong Thao/vu Thi Trang.

Posted in World | Leave a Comment »

China dan Korsel Sapu Gelar di Swiss Terbuka

Posted by febrikusuma on March 23, 2010

JAKARTA, Kompas.com – China dan Korea Selatan menyapu gelar di turnamen bulu tangkis Swiss Terbuka Super Series. Pada final kejuaraan berhadiah 200.000 dollar AS ini, Minggu (21/3/10) di Jakobshalle, Basel, China memborong tiga gelar, sedangkan Korsel mendulang dua trofi.

China membuktikan bahwa mereka masih yang terkuat untuk sektor putri. Pada nomor tunggal putri yang terjadi all-Chinese final, unggulan keenam Wang Shixian menjadi juara setelah menang straight set 21-15, 21-19 atas unggulan kedua Jiang Yanjiao. Sedangkan di nomor ganda putri, unggulan ketujuh Tian Qing/Yu Yang, menaklukkan unggulan kelima dari Jepang Miyuki Maeda/Satoko Suetsuna dengan dua set langsung 21-16, 21-13.

“Negeri Tirai Bambu” ini menambah satu gelar lewat nomor tunggal putra, yang juga terjadi “perang saudara”. Unggulan ketiga Chen Jin, harus bermain tiga set untuk mengalahkan unggulan delapan Chen Long, dengan 12-21, 21-15, 21-17.

Sementara itu untuk dua sektor lainnya, yaitu ganda campuran dan ganda putra, Korsel menjadi yang terkuat. Di ganda campuran, Korsel sudah memastikan diri menjadi juara karena terjadi pertarungan antara sesama pemainnya, di mana unggulan kedua Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung, menang dua set langsung 21-14, 21-18 atas kompatriotnya yang non-unggulan, Shin Baek Cheol/Yoo Hyun Young.

“Negeri Ginseng” ini menambah satu gelar di nomor ganda putra melalui Ko Sung Hyun/Yoo Yeon Seong. Pasangan yang tidak diunggulkan ini di luar dugaan menang dua set langsung 21-18, 21-16 atas pasangan Malaysia yang merupakan unggulan utama dan juga pemain nomor satu dunia Koo Kean Keat/Tan Boon Heong.

Gambaran Piala Thomas dan Uber

Apa yang diperlihatkan China dan Korsel di Swiss Terbuka ini (juga di All England) menunjukkan gambaran bahwa mereka sudah sangat siap menghadapi Piala Thomas dan Uber yang akan berlangsung di Malaysia, bulan Mei mendatang. Pasalnya, dua negara tersebut memunculkan pemain-pemain baru yang sangat potensial untuk menjadi penjegal.

Untuk Korsel, mereka sudah memiliki ganda putra masa depan, Ko Sung Hyun/Yoo Yeon Seong. Peraih gelar Swiss Terbuka ini sudah sangat layak menjadi pelapis ganda nomor satunya, Lee Yong Dae/Jung Jae Sung, yang berhasil mereka kalahkan di babak kedua.

Sedangkan untuk China, sektor putrinya belum tergoyahkan. Untuk nomor tunggal putri, mereka memiliki stok pemain yang berlimpah karena ada pemain-pemain top seperti Wang Yihan, Wang Lin, yang siap dilapis oleh Wang Shixian dan Jiang Yanjiao. Sedangkan untuk ganda putri, China juga memiliki banyak alternatif. Buktinya, Yu Yang yang dipasangkan dengan Tian Qing berhasil menjadi juara. Padahal, sejatinya Yu Yang selalu menjadi tandem Du Jing.

Selain China dan Korsel, Jepang dan Denmark juga muncul sebagai kekuatan yang harus diwaspadai. Jepang tampil sangat konsisten pada dua super series terakhir, di mana mereka selalu menempatkan wakilnya di final.

Di All England, muncul tunggal putra Kenichi Tago yang membuat rangkaian kejutan sebelum kalah dari Lee Chong Wei di final. Sedangkan di Swiss Terbuka, Jepang memiliki ganda putri Miyuki Maeda/Satoko Suetsuna, yang akhirnya menyerah dari pasangan China.

Denmark pun demikian. Meskipun di Swiss Terbuka ini para pemainnya terjegal di semifinal, tetapi pekan lalu di All England, mereka berhasil membawa pulang dua gelar di nomor tunggal putri serta ganda putra, yang terjadi pertarungan antara sesama pasangannya.

Bagaimana dengan Indonesia? Tanpa mengecilkan usaha dan perjuangan yang sudah ditunjukkan selama ini, tampaknya perlu usaha yang lebih keras lagi untuk bisa bangkit sebelum terjun ke pertarungan sesungguhnya pada bulan Mei.

Jika prestasi di dua super series terakhir menjadi acuan, maka Indonesia benar-benar tenggelam dan nyaris tak punya harapan untuk bisa merebut Piala Thomas dari China (apalagi Piala Uber). Pasalnya, para pemain putra dari Tanah Air tak berdaya di All England dan Swiss Terbuka, di mana mereka langsung tersisih di babak awal. Bahkan, kekalahan dialami dari para pemain tak terkenal.

Posted in Super Series | Leave a Comment »