Badminton Lovers

Badminton is My Life

Archive for the ‘nasional’ Category

Ririn/Melati Melaju

Posted by febrikusuma on July 23, 2010

Turnamen Li Ning Singapore International Series 2010 mulai dimainkan rabu (21/7). Beberapa nomor pertandingan masih menjalani babak kualifikasi. Sementara di ganda putri langsung memainkan babak utama. Satu-satunya ganda putri yang di turunkan oleh PB Djarum berhasil melaju ke babak kedua. Ririn Amelia/Melati Daeva Oktaviani sukses mengalahkan pasangan tuan rumah Foo Melissa/Ang Qi Zhen dengan 21-15, 21-9. Di babak kedua Ririn/Melati  akan bertemu pasangan ganda putri Korea Selatan Yim Jae eun/Lee Se Rang.

Kemenangan tersebut diikuti pula oleh pemain Pelatnas asal PB Djarum, Jenna Gozali yang berpasangan dengan Variella Aprilsasi. Mereka menuntaskan perlawanan pasangan tuan rumah lainnya, Goh Charissa/Goh Peixuan 21-4, 21-16. Jenna/Variella akan menantang pasangan JepangAtsuko Koike/Yasuyo Immabeppu di babak kedua. Pasangan Indonesia lainnya yang berhasil melaju kebabak kedua adalah Gebby Ristiyani/Tiara Rosalia, Ery Oktaviani/Ni Made Claudia Ayu, Dian Fitriani/Aris Budiarti, Sheilla Devi/Anggia Shitta, Ayu Rahmawati/Dwi Agustini dan Ila Alvionita/Eka Tindra Kusumawati.

http://www.pbdjarum.com

Advertisements

Posted in nasional | Leave a Comment »

Tahun Demam Bulutangkis, Indonesia Gelar Ajang BWF Terbanyak

Posted by febrikusuma on July 20, 2010

Dalam periode tahun ini, Indonesia menjadi satu dari dua negara yang mengadakan turnamen gelaran Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) terbanyak. Total tiga turnamen BWF diadakan tahun ini di tiga kota nusantara. Tahun ini tanah air disemarakkan dengan begitu banyak turnamen bulutangkis yang membuat semangat kompetisi para atlet meningkat, dan semangat dukungan dari masyarakat menjamur.

Bulan Juni belum lama berakhir. Gempita Istora Senayan seakan masih terasa. Saat itu Djarum Indonesia Open Super Series 2010 sukses menyedot begitu banyak pengunjung dan penonton di layar kaca. Nuansa tersebut belum sirna sempurna, namun Indonesia sudah segera disuguhkan kembali dengan turnamen BWF lainnya. Pada tanggal 27-31 Juli 2010 nanti akan digelar Indonesia International Challenge di Surabaya. Turnamen ini berada tiga level di bawah Super Series.

Tidak berhenti disitu. Pada bulan Oktober, rakyat Kalimantan akan menikmati ajang bergengsi yang baru pertama kali diadakan di Indonesia: Indonesia Open Grand Prix Gold yang sedianya akan diadakan pada tanggal 12-17 Oktober 2010 di provinsi terkaya Indonesia, Kalimantan Timur di kota GOR Bulutangkis Palaran, kota Samarinda yang dapat menampung 5.500 penonton. Turnamen ini hanya satu level di bawah Super Series.
Penyerahan Gelar Juara Djarum Indonesia Open 2010

Djarum Indonesia Open Premier Super Series 2011, prize money hampir Rp 6 Milyar

Ketiga turnamen itu menghibahkan total USD 385 ribu atau kurang lebih Rp 3,5 milyar dengan Djarum Indonesia Open Super Series 2010 sebagai prize money paling tinggi sebesar USD 250 ribu, diberikan kepada para atlet yang berpartisipasi di babak utamanya. Tidak heran jika Indonesia dipilih menjadi salah satu tuan rumah Premier Super Series yang mulai diadakan tahun depan. Gelontoran prize money yang dapat dikatakan murah hati ini tentu saja menjadi modal kuat Indonesia untuk menjadi tuan rumah turnamen super prestise tahun depan tersebut. Level Premiere Super Series diposisi setingkat di atas Super Series yang selama ini diadakan. Disini pemain peringkat 10 teratas dunia wajib ikut serta. Total hadiah yang disediakan adalah sebanyak USD 600 ribu atau hampir Rp 6 Milyar

Semoga gelaran Premiere Super Series tersebut akan berdampak lebih lagi bagi bangkitnya kembali euforia bulutangkis di dalam negeri kita. Tahun ini, bibit-bibit euforia tersebut telah ditanamkan dengan begitu banyaknya turnamen yang diadakan: tiga internasional, sembilan Sirkuit Nasional, dan tidak terhitung lagi banyak lainnya yang diadakan oleh institusi/lembaga maupun individu tertentu seperti Candra Wijaya Men’s Double Championships, FISIP UI Open, dan Pertamina Open.

Merupakan tugas kita bersama untuk dapat menjaga bibit tersebut untuk dapat bertumbuh segar, kuat, dan juga mengakar kuat. Dukung terus bulutangkis Indonesia! (DC)

http://www.pbdjarum.com

Posted in nasional | Leave a Comment »

Semifinal Pertemukan Pelatnas dan PB Djarum

Posted by febrikusuma on July 16, 2010

TEGAL, Kompas.com – Babak semifinal tunggal puteri ng Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Bulutangkis 2010 didominasi PB Djarum dan Pelatnas.

PB Djarum berhasil meloloskan pemain senior Maria Elfira Christina dan Ayu Wanda Tika, sedangkan Pelatnas meloloskan satu pratamanya, Elizabeth Purwaningtyas dan satu atlet utamanya, Rizky Amelia Pradipta.

Di laga perempat final yang digelar Kamis (15/7), Ayu Wanda Tika menjadi atlet terakhir yang memastikan tempat di semifinal. Ayu berlaga melawan Cyntia Tan, Ayu bermain diatas angin. Tipe penyerang seperti Ayu ini berhasil mengacaukan irama permainan pemain rally seperti Cyntia, alhasil Ayu pun menutup pertandingan ini dengan 21-12 dan 21-14.

Ayu berujar kemenangannya tadi adalah karena ia berhasil membawa lawan untuk mengikuti tempo permainannya, dan dengan tipe permainan menyerah, Ayu tak mau membawa lawannya untuk bermain rally. “Sebisa mungkin saya menurunkan bola terlebih dahulu,” paparnya usai pertandingan.

Di semifinal nanti, Ayu sudah ditunggu atlet putri nomor enam di Pelatnas utama, Rizky Amelia Pradipta. Rizky yang kini menjadi tunggal keenam Pelatnas, dengan sukses berhasil mencuri tiket ke babak semifinal dengan skor 21-17 dan 21-15 atas Athiatun.

Menghadapi pertandingan pertamanya melawan Rizky, Ayu siap untuk menampilkan permainan terbaiknya. Apalagi kedua pemain ini memiliki tipe permainan yang sama, keduanya sama memiliki postur tubuh yang tinggi, dan keduanya merupakan pemain menyerang. “Sebisa mungkin saya akan mengeluarkan kemampuan terbaik saya,” tambahnya.

Sedangkan Rizky sendiri membawa misi untuk bisa menang di Djarum Sirnas Tegal ini, setelah di dua Djarum Sirnas sebelumnya, Rizky harus puas hanya menempuh sampai babak perempat final. “Tentu saya ingin menjadi juara disini, tapi untuk pertandingan besok saya tidak mau lengah, dan siap untuk terus berkonsentrasi saja,” ungkap Rizky yang merupakan putra dari Unkum Mulyawan dan Titi Rianti ini.

Sementara itu partai semifinal lainnya menjadi milik Elizabeth “Ocoy” Purwaningtyas dari Pelatnas melawan Maria Elfira Christina dari PB Djarum. Ocoy berhasil mengalahkan Nathalia Deske dengan 24-22 dan 21-19, sementara Maria melenggang dengan menekuk Riza Nur Azizah yang merupakan kakak kandung semifinalis Djarum Indonesia Open Super Series 2010, Ana Rovita. Maria menang dua game langsung 21-10 dan 21-12.

Posted in nasional | Leave a Comment »

Kido/Hendra Naik ke Peringkat Dua

Posted by febrikusuma on July 16, 2010

JAKARTA, Kompas.com – Ganda putera Indonesia, Markis Kido/Hendra Setiawan berhasil naik ke peringkat 2 BWF setelah menjuarai Malaysia Open Grand Prix Gold, pekan lalu.

Pekan lalu, Kido?hendra m,enempati peringkat 4.Dalam daftar yang dikeluarkan BWF, Kamis (15/7), peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 ini menempati peringkat 2, di bawah ganda Malaysia, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong.

Kido/Hendra menggeser ganda Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen dan ganda China, Guo Zhendong/Xu Chen ke peringkat tiga dan empat.

Di final Malaysia Open Grand Prix Gold, pekan lalu, Kido/Hendra mengalahkan rekan senegara, Alvent Yulianto/Hendra AG yang masih bertahan di peringkat lima BWF.

Peringkat 10 besar ganda putera, Kamis (15/7):
1. [MAS] Koo Kien Keat/Tan Boon Heong
2. [INA] Markis Kido/Hendra Setiawan
3. [DEN] Mathias Boe/[DEN] Carsten Mogensen
4. [CHN] Zhendong Guo/Chen Xu
5. [INA] Alvent Yulianto/Hendra AG
6. [DEN] Lars Paaske/Jonas Rasmussen
7. [KOR] Jung Jae Sung/Lee Yong Dae
8. [TPE] fang Chieh Min/Lee Sheng Mu
9. [USA] Howard Bach/[USA] Tony Gunawan
10.[MAS] Choong Tan Fook/[MAS] Lee Wan Wah

Posted in nasional | Leave a Comment »

Yoga Pratama Singkirkan Unggulan Kedua

Posted by febrikusuma on July 16, 2010

JAKARTA, Kompas.com – Tunggal putera Indonesia, Yoga Pratama maju ke babak perempatfinal turnamen bulu tangkis Australia Open Grand Prix, Kamis (15/7/2010).

Dalam pertandingan babak kedua, Kamis (15/7), Yoga membuat kejutan dengan menyingkirkan unggulan 2 asal Selandia Baru, Joe Wu. Yoga menang dalam pertandingan rubber game 17-21 21-10 21-16. Pertandingan kedua pemain ini berlangsung dalam 50 menit.

Di babak perempat final, Jumat (16/7), Yoga Pratama akan menghadapi pemain asal Korea, Hwang Jung Woon. Di babak kedua, Jung Woon juga membuat kejutan dengan menyingkirkan unggulan 5/8 asal Inggris, Harry Wright dalam dua game 21-18 21-11.

Sementara pemain Indonesia lannya, Alamsyah Yunus baru akan turun malam ini menghadapi pemain Selandia Baru lainnya, Ashraf Dhoray.

Posted in nasional | Leave a Comment »

Hari Ketiga Djarum Sirkuit Nasional, Tegal.

Posted by febrikusuma on July 16, 2010

Di hari ketiga Djarum Sirkuit Nasional Bulutangkis Regional III yang berlangsung di kota Tegal Jawa Tengah, sebagian besar unggulan belummenemui hambatan dan melenggang ke babak perempat final. Kejutan hanya terjadi di tunggal dewasa putri dimana unggulan kedua, Desy Nidya Amelia dari SGS Elektrik Bandung harus tumbang di tangan atlet Pelatnas Rizki Amelia Pradipta 21-11, 18-21 dan 21-15.

Di kategori ini, tak hanya Desy yang tumbang, unggulan lain seperti  Putri Muthia Restu (3/4) harus menyerah dari Chintya Tan 21-13, 10-21 dan 21-17.

Sementara unggulan lainnya yang melaju ke perempatfinal adalah Elysabeth Purwaningtyas (3/4) yang menumbangkan Mutiarani dengan rubber game 21-17, 19-21 dan 21-7. Maria Elfira Christina dari PB. Djarum yang menjadi unggulan pertama baru akan bertanding di babak perempat final (Kamis, 15/7) karena mendapatkan bye. Pemain lain yang masuk ke babak perempat final adalah Riza Nur Azizah, Natalia Deske, Ayu Wanda Tika Wulandari dan Athiatun.

Di kategori tunggal dewasa putra, tidak terjadi kejutan. Unggulan-unggulan seperti Fauzi Adnan, Budi Santoso dan Tommy Sugiarto melaju dengan mudah.

Fauzi Adnan menang mudah atas atlet Jepang Masao Watanabe dua game langsung 21-10 dan 21-12. Budi Santoso menang atas M. Yunus 21-6 dan 21-15. Sedangkan Tommy Sugiarto unggul telak atas Ryohe dengan skor 21-4 dan 21-5.

Perempatfinalis lainnya yaitu Kaisar Bobby dari Anugerah Jakarta, Senatria (SGS Elektrik Bandung), Andre Marteen (Mutiara Bandung), Pandu Dewantoro (Pelatnas) serta Subhan Hasan (Pusdiklat Jaya Raya Jakarta).

Di nomor ganda putra, unggulan pertama pasangan Berry Angriawan/Muhammad Ulinnuha menang atas pasangan Dwi K/Joko Margono 21-12 dan 21-10. Unggulan kedua pasangan Andrei Adistia/Rachmat Ardianto juga menang dua game langsung atas pasangan Rendy/Sigit 21-13 dan 21-15. Pasangan lain yang melaju ke perempat final adalah M. Nur Rofi’ I/Subhan Hasan, Albert Saputra/Rizki Yanu Kresnayandi, Rendra Wijaya/Trikus Haryanto, Agripina Prima Rahmanto.P/Ricky Karanda Suwardi, Chistopher Rusdianto/Marcus Fernaldy Gideoan dan Budi Hartono/Sandi Dharma Kusumah.

Di sektor ganda putri, hanya melangsungkan tiga pertandingan saja karena banyak pemain yang walkover. Pasangan Cisita Joity Jansen/Wieke menang atas Desi Nidya Amelia/Natalia Deske 21-13 dan 21-18. Jenna Gozali/Variella Aprilsasi Putri Lejarsari menang atas seeded (3/4) Nadya Melati/Natalie Poluakan (3/4) 21-19 dan 21-18. Gabby Ristiyani Imawan/Tiara Rosalia Nuraidah yang menjadi seeded (3/4) menang atas Melicia Kurniawan/Sri Winarni 21-10 dan 21-6.

Sementara di nomor ganda dewasa campuran, yang mempertandingkan 4 pertandingan, pasangan Trikus Kusuma Wardana/Nadya Melati yang merupakan unggulan pertama dari klub Jaya Raya Suryanaga, Surabaya/Pusd. Jaya Raya, Jakarta berhasil masuk ke babak perempat final setelah menumbangkan pasangan Risky Yanu Kresnayandi/Dwi Agustiawati dari Pelatnas 23-21 dan 21-6. Pasangan lain yang melaju ke babak perempatfinal Ferdian Fiscal Wardhani Rusman/Delis Yuliana (Djarum, Kudus), Titon/Elsa (Dimensi, Jakarta/Ratih, Banten), Sigit/Wieke (PMS Solo).

Babak round tiga, Djarum Sirkuit Nasional Bulutangkis Regional III Tegal 2010 para unggulan tunggal putra melaju dengan mudah.

Unggulan pertama yang juga juara bertahan Djarum Sirnas Bulutangkis Tegal, dengan mudah mengatasi perlawanan atlet Jepang dua game langsung 21-10 dan 21-12. Sementara jagoan klub Tri Star Semarang, yang juga seeded (3/4) Budi Santoso dengan cepat menyudahi perlawanan M. Yunus dari Silva, Riau 21-6 dan 21-15. Unggulan lainnya dari PBSI Propinsi DKI Jakarta Tommy Sugiarto, menang mudah atas atlet Hiqua Wima Surabaya Ryohe dengan skor 21-4 dan 21-5.

Pemain lainnya yang maju ke babak perempat final yaitu Kaisar Bobby dari Anugerah Jakarta, Senatria (SGS Elektrik Bandung), Andre Marteen (Mutiara Bandung), Pandu Dewantoro (Pelatnas) serta Subhan Hasan (Pusdiklat Jaya Raya Jakarta).

Hari Kamis (15/5) akan mempertandingankan babak perempat final. Jika tak ada kejutan, Fauzi Adnan sepertinya akan bertemu pemain senior Budi Santoso. Sementara dengan absennya Alamsyah karena mengikuti turnamen bulu tangkis Australia Open Grand Prix, Tommy Sugiarto diprediksi akan melenggang mudah ke partai final.

http://www.djarum-super.com

Posted in nasional | Leave a Comment »

Desy Nidya Amelia Tumbang

Posted by febrikusuma on July 16, 2010

Unggulan kedua tunggal putri, Desy Nidya Amelia harus mengakui keunggulan atlet pelatnas Rizki Amelia Pradipta dengan rubber game.

Desy yang menjadi unggulan SGS Elektrik, Bandung menempati seeded 2 tak mampu meladeni permainan atlet pelatnas Rizki Amelia Pradipta. Rizki Amelia yang saat ini masuk Pelatnas satu, bermain penuh tenaga. Di game pertama, atlet Pelatnas ini unggul mudah 21-11.

Namun di game kedua, Desy yang mendapat banyak dukungan dari rekan-rekan SGS Elektrik mulai bangkit. Melalui perjuangan keras, Desy yang baru saja pulih dari cedera lutut ini sanggup memenangi 21-18. Namun di game penentuan, Rizki yang sudah di atas angin, sanggup menyudahi pertandingan dengan skor 21-15.

Kekalahan ini diakui Desy disebabkan faktor fisik. Ia mengaku masih kurang fit untuk mengikuti Djarum Sirnas Bulutangkis Tegal ini.

“Rizki bermain bagus, saya kalah power”, ungkapnya.

“Baru dua minggu saya latihan setelah cedera, sebenarnya saya sudah tidak mau berangkat ke Sirnas ini, namun pelatih menyuruh untuk berangkat,” imbuhnya.

Dengan kekalahan Desi, unggulan pertama Maria Elfira Christina dari Djarum berpeluang besar untuk menjadi juara. kemungkinan di semifinal, Maria akan berjumpa Elysabeth Purwaningtyas dari Pelatnas.

http://www.djarum-super.com

Posted in nasional | Leave a Comment »

Tak Ada Kejutan di Tunggal Putra

Posted by febrikusuma on July 16, 2010

Babak round tiga, Djarum Sirkuit Nasional Bulutangkis Regional III Tegal 2010, para unggulan tunggal putra melaju dengan mudah.

Unggulan pertama Fauzi Adnan yang juga juara bertahan Djarum Sirnas Bulutangkis Tegal, dengan mudah mengatasi perlawanan atlet Jepang Masao Watanabe dua game langsung 21-10 dan 21-12. Sementara jagoan klub Tri Star Semarang, yang juga seeded (3/4) Budi Santoso dengan cepat menyudahi perlawanan M. Yunus dari Silva, Riau 21-6 dan 21-15. Unggulan lainnya dari PBSI Propinsi DKI Jakarta Tommy Sugiarto, menang mudah atas atlet Hiqua Wima Surabaya Ryohe dengan skor 21-4 dan 21-5.

Menurut Fauzi, Tommy Sugiarto kemungkinan besar akan menjadi calon lawan di partai final.

“Dengan Alamsyah absen, Tommy kemungkinan akan maju ke final.”

Pemain lainnya yang maju ke babak perempat final yaitu Kaisar Bobby dari Anugerah Jakarta, Senatria (SGS Elektrik Bandung), Andre Marteen (Mutiara Bandung), Pandu Dewantoro (Pelatnas) serta Subhan Hasan (Pusdiklat Jaya Raya Jakarta).

Hari Kamis (15/5) akan mempertandingankan babak perempat final. Jika tak ada kejutan, Fauzi Adnan sepertinya akan bertemu pemain senior Budi Santoso. Sementara dengan absennya Alamsyah karena mengikuti turnamen bulu tangkis Australia Open Grand Prix, Tommy Sugiarto diprediksi akan melenggang mudah ke partai final.

http://www.djarum-super.com

Posted in nasional | Leave a Comment »

Trikus/Andriani Ungguli Risky/Dwi

Posted by febrikusuma on July 16, 2010

Pasangan ganda campuran Trikus Haryanto/Andriani berhasil menumbangkan pasangan Pelatnas Risky Yanu Kresnayandi/Dwi Agustiawati dua game langsung 23-21 dan 21-6.

Di game awal, ketatnya pertandingan nampak dari silih berganti kedua pasangan campuran ini saling menyusul dalam perolehan angka. Kejar-mengejar angka bahkan harus terjadi hingga deuce. Setelah beberapa kali deuce, akhirnya pasangan dari dua klub, Jaya Raya Suryanaga dan Kurmo berhasil menang 23-21.

Di game kedua, pasangan Pelatnas Risky Yanu Kresnayandi/Dwi Agustiawati tak berkutik. Dengan cepat, Trikus/Andriani menutup pertandingan dengan skor 21-6.

Para unggulan baru akan bertanding di hari Kamis (15/7). Unggulan pertama pasangan Trikus Kusuma Wardana/Nadya Melati akan bertanding menghadapi pasangan Yulistian H/Riza Nur Azizah. Sementara unggulan lainnya pasangan Fauzi Adnan/Natalia Poluakan (3/4) akan berjumpa pasangan Haswir Sahib/Maya Rosita. Duel sesama klub dari PB. Djarum akan terjadi kala pasangan Riki Widianto/Jenna Gozali (3/4) akan menghadapi pasangan Yudha Wiratama/Cisita Joity Jansen.

http://www.djarum-super.com

Posted in nasional | Leave a Comment »

Elizabeth Dipaksa ‘Rubber Game’

Posted by febrikusuma on July 15, 2010

TEGAL, KOMPAS.com — Pemain pelatnas, Elizabeth Puwaningtyas, dipaksa bermain rubber game oleh pemain tunggal putri asal SGS Elektrik, Mutiarani, Rabu (14/7/2010).

Dalam pertandingan nomor tunggal dewasa putri Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Bulutangkis Regional III di GOR Mutiara Tegal ini, Elizabeth dipaksa bermain rubber game sebelum menang 21-17, 18-21, dan 21-7.

Atlet yang kerap disapa Ocoy ini berhasil menutup game pertama dengan 21-17. Namun, ia harus menyerah 18-21 pada game kedua. “Game kedua, (saya) memang agak blank, seperti kehilangan irama permainan,” ungkapnya seusai pertandingan.

Memasuki game ketiga, Ocoy yang lebih unggul stamina ini tanpa basa-basi lagi langsung menghabisi lawannya itu dengan skor telak 21-7. Hal ini pun ia lakukan karena lawan sudah tak lagi mampu mengejar bola-bola yang dia tempatkan pada game ketiga.

Mungkin bila melihat perawakan gadis berusia 17 tahun ini, Anda akan menebak bahwa dia sudah pasti orang Indonesia bagian timur. Namun, bila Anda berbicara dengannya mungkin Anda akan terheran-heran. Putri pasangan Antonius Soehardjo (alm) dan Vonny Bernadette ini sangat fasih berbahasa Sunda. Logatnya pun sangat Sunda.

Dia memang lahir dari keluarga yang multi-ras. Sang ayah yang orang Yogya menikah dengan sang ibu yang merupakan putri dari keluarga Makassar dan Manado. “Dari lahir sudah di Cimahi, jadi ya beginilah,” ungkapnya dengan logat Sunda kental.

Dengan keluarga multi-ras dan sedari kecil tinggal di Cimahi, Ocoy tak ragu untuk menyebut Cimahi sebagai kampung halamannya. “Kampung halaman saya ya Cimahi. Saya dari kecil di sana,” lanjutnya sambil tertawa.

Usia 10 tahun mungkin oleh bagi sebagian atlet akan dianggap sebagai usia yang sangat terlambat untuk memulai karier di dunia olahraga. Namun, Ocoy membuktikan bahwa hal itu salah. Ia baru mulai memegang raket pada usia 10 tahun. Kini di usianya yang ke-17, Ocoy sudah menjadi bagian dari Pelatnas Pratama.

Perjalan karier Ocoy pun tak semudah membalikkan telapak tangan. Berbagai cobaan di hidupnya membuat dia sempat sangat ingin berhenti di bulu tangkis. “Setelah papa meninggal, saya sempat tidak mau lagi bermain bulu tangkis,” kenangnya.

Ocoy harus kehilangan motivator utamanya di dunia bulu tangkis, saat sang ayah harus kembali ke pangkuan Yang Maha Kuasa tahun 2005. Hal ini mempengaruhi prestasi dia di lapanga. Bahkan, ia mengenang, sempat hanya mendapat satu poin dalam satu set pada pertandingan tahun 2006. Ia kalah dari Yeni Asmarani yang kini memperkuat PB Djarum. Kala itu, Ocoy menyerah 1-21 dan 6-21.

Berbagai kegagalan pun harus Ocoy telan pada hari berikutnya. Ia mendaftarkan diri ke salah satu pusdiklat. Namun, ia menerima jawaban tidak. Tahun 2007 menjadi titik balik baginya, saat ia mulai naik ke kelas remaja. Ia terus berprestasi di bawah asuhan Didit Suluh Patria karena Didit-lah yang meyakinkan ia untuk terus berkarier di bulu tangkis.

Pada tahun yang sama, gadis yang lahir pada 23 Februari 1993 ini mengikuti seleksi di Pelatnas Cipayung untuk bisa ikut Vietnam Challenge. Ia mengenang bahwa saat itu harus menempuh perjalanan sendiri dari Bandung ke Cipayung. Seleksi ini hanya membutuhkan dua orang. Namun, Ocoy hanya finis di ranking ketiga, dan sudah dipastikan batal berangkat ke Vietnam.

“Memang bisa berangkat, tapi harus biaya sendiri, dan mama memilih pilihan, ke Vietnam atau pergi ke turnamen-turnamen nasional.”

Ocoy pun memutuskan untuk tidak berangkat, tapi kemudian ia dihubungi oleh donatur yang akan memberikannya biaya untuk berangkat ke Vietnam. “Itulah pertama kali turnamen internasional saya,”

Di Vietnam, ia hanya sampai babak kedua. Namun, pada tahun 2008, Ocoy menunjukkan tajinya. Ia ditargetkan meraih lima gelar juara, dan ia pun menjawab itu dengan menyabet empat gelar juara Sirnas dan satu kejuaraan swasta nasional.

Ocoy memang kerap kali disangsikan banyak orang. Dengan tinggi badan yang hanya 161 cm, Ocoy dianggap tidak akan bisa berkembang dan tidak akan bisa bertaji di kancah bulu tangkis. Namun, hal ini tidak menyurutkan Ocoy untuk meniti karier di dunia bulu tangkis. Akhirnya ia bergabung bersama Pelatnas Pratama, dan ingin terus menunjukkan prestasinya. Melihat perjuangannya, mungkin yang dibutuhkan Ocoy adalah kesempatan dan kepercayaan. “Saya ingin membuktikan bahwa tidak ada yang tidak mungkin,” pungkasnya.

Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Bulutangkis Regional III di Tegal berlangsung 12-17 Juli ini.

Posted in nasional | Leave a Comment »