Badminton Lovers

Badminton is My Life

Archive for the ‘Uncategorized’ Category

Pemain Film King Bangga Main di Pelatnas

Posted by febrikusuma on April 30, 2010

JAKARTA, KOMPAS.com — Menginjakkan kaki di arena Pelatnas Cipayung, Jakarta, mungkin adalah hal biasa bagi sebagian orang. Namun, tidak demikian bagi Jonathan Christie, pemeran Arya dalam film King.

Peraih gelar juara nomor tunggal putra MILO School Competition (MSC) ini mengaku sempat deg-degan mengawali laga final MSC di Pelatnas Cipayung, Jakarta, Rabu (28/4/2010).

“Awalnya sih tegang. Tapi pas mulai main, sudah lupa tegangnya,” ujarnya diselingi senyum lebar.

Ya, dalam keikutsertaan pertamanya pada ajang MSC, atlet cilik yang akrab disapa “Jo” ini memang tidak main-main menunjukkan kemampuannya. Terbukti, ia mampu melibas lawannya, Yardis Setiawan, dari Makassar sebanyak dua set langsung, 21-13, 21-9.

Jo mengawali kecintaannya terhadap bulu tangkis lewat kegiatan ekstrakurikuler sekolah di St Antonius, Jakarta. Lambat laun, prestasinya berkembang dan tercatat mampu meraih dua medali emas dari nomor tunggal putra dan ganda campuran serta satu medali perak dari ganda putra pada Kejuaraan Antar Pelajar ASEAN 2008.

Penggemar berat pebulu tangkis asal China, Lin Dan, ini bahkan mendapatkan penghargaan Satya Lencana dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada awal tahun 2009. Melalui Hendri Saputra, pelatih Simon Santoso, bakat Jo pun dilirik untuk dikembangkan di Klub Tangkas Alfamart.

Bagi Jo yang telah menggeluti dunia bulu tangkis sejak usia 6 tahun ini, bisa bermain di Pelatnas Cipayung merupakan impiannya sejak dulu. Maka dari itu, bisa bermain langsung di pelatnas dan disaksikan langsung oleh para pemain pelatnas lainnya merupakan suatu kebanggaan tersendiri.

“Cita-cita saya dari dulu ya ingin masuk sini (pelatnas). Semoga paling tidak beberapa tahun ke depan saya benar-benar bermain di sini sebagai bagian dari pelatnas,” tandas siswa SMP 220, Jakarta, ini penuh harap.

Advertisements

Posted in nasional, Uncategorized | 2 Comments »

Kejuaraan Bulutangkis Khusus Ganda Putra Candra Wijaya Luluk/Ronald Ke Final Singkirkan Tony/Ulin

Posted by febrikusuma on April 24, 2010

Bulutangkis.com – Luluk Hadiyanto yang berpasangan dengan pebulutangkis Singapura Ronald Susilo melangkah ke babak final siang hari ini (Sabtu, 24/04/10). Luluk/ Ronald melangkah ke final setelah mengalahkan pebulutangkis Amerika Serikat Tony Gunawan yang berpasangan dengan Muhammad Ulinuha pada kejuaraan bulutangkis khusus ganda putra Candra Wijaya di Gedung Bulutangkis Asia Afrika, Senayan, Jakarta kemarin malam (Jumat, 24/04/10).

Pada pertandingan semi final ganda putra dewasa kemarin pasangan Luluk/ Ronald yang merupakan unggulan (5/8) mampu meredam permainan pasangan unggulan satu Tony Gunawan/ M. Ulinuha. Set pertama Luluk/ Ronal meraih kemengan 21-19 atas Tony Gunawan. Pada set kedua Luluk/ Ronald harus kehilangan poin dan kalah 15-21 setelah tidak berhasil menghadapi tekanan pasangan senior/junior Tony Gunawan/ M. Ulinuha. Pada set penentuan kedua pasangan bermain alot dan perolehan poin kejar mengejar dan hingga 20-20. Satu serve Luluk saat kedudukan 22-21 berhasil mengecoh Tony Gunawan yang tak mampu mengembalikan ke arah bidang lawan dengan sempurna dan bola keluar sehingga kemenangan bagi lawan 23-21.

‘’Kita saling ngobrol dan memberikan masukan,’’ ungkap Luluk Hadiyanto ke Bulutangkis.com saat ditanyakan kunci keberhasilan menaklukkan pasangan Tony Gunawan/ M. Ulinuha. Sementara saat ditanyakan peluang menghadapi junior-junior di Djarum Rendra Wijaya/ Andre Adistia, Luluk mengungkapkan, ‘’Mereka bisa tampil di final pasti punya kualitas yang sangat baik.’’ Rendra Wijaya adik Candra Wijaya kini merupakan atlit Djarum Kudus setelah lepas dari pelatnas, sementara Andre Adistia adalah pebulutangkis Djarum Kudus yang berhasil masuk pelatnas tahun ini.

Bagi pasangan gado-gado Indonesia/ Singapura Luluk Hadiyanto/ Ronald Susilo kemengan ini menghantar mereka menuju partai final berhadapan dengan Rendra Wijaya/ Andre Adistia. Rendra/ Andre melangkah ke final setelah menyingkirkan Didit Juang/ Seiko Wahyu melalui pertarungan ketat tiga set yang 21-17, 19-21, 25-23.

Partai final hari ini akan berlangsung di Gedung Bulutangkis Asia Afrika, Senayan, Jakarta mulai pukul 14.00 wib pada satu lapangan utama. Pertandingan final akan diisi partai hiburan berupa dua partai eksibisi. Patai eksibishi pertama merupakan partai legendaries Candra Wijaya/ Christian Hadinata melawan Tony Gunawan/ Ade Candra. Eksibishi kedua berupa partai 1 vs 2 yaitu Christian Hadinata melawan Tony Gunawan/ Candra Wijaya.

Hasil lengkap babak semi final:
Ganda Putra Pemula:
– Hendra Gustiawan/ Wahyu Candra Mahardika (Banda Baru Batam) vs Arif Wahyu/ Ilham Sri Yulianto (AQMA) 23-21, 21-9
– A.K. Zaelani/ Armand Dimas (Jaya Raya) vs Engga Nur Hanafi/ Hananta Tjandra (Trinox) 21-9, 21-18
Ganda Putra Remaja:
– Kevin Sanjaya (Djarum Kudus) vs Fajar Kusuma/ Galih Pangestu (Jaya Raya) 21-18, 21-18
– Fikri Ikhsandi/ Rico Hamdani (Tangkas Alfamart) vs Kenny Putra/ Rafiddias Nugroho (Djarum Kudus) 21-15, 21-18
Ganda Putra Taruna:
– Edi Subaktiar/ Felix Kinalsal (Djarum Kudus) vs Bayu Tri P./ Rinov Dalle R. (Jaya Raya) 17-21, 21-15, 21-12
– Praveen Jordan/ Rangga Yave (Djarum Kudus) vs Feryco Halim/ Samuel Paulus (Tangkas Alfamart) 21-11, 21-15
Ganda Putra Dewasa :
– Luluk Hadiyanto/ Ronald Susilo (USA/SIN) vs Tony Gunawan/M. Ulinuha (USA/INA) 21-19, 15-21, 23-21.
– Rendra Wijaya/ Andre Adistia (INA) vs Didit Juang/ Seiko Wahyu (Djarum Kudus) 21-17, 19-21, 25-23
Ganda Putra Veteran +85:
– Bambang Supriyanto/ Effendi Wijaya (Musica Flypower) vs Anthonius/ Eddy Hartono (Musica Flypower) 21-11, 18-21, 21-17
– Gehun/ Hadi Saputra (Musica Flypower) vs Bobby Msf/ Rudy Wijaya (Musica Flypower) 19-21, 21-13, 21-18.

Jadwal final hari ini mulai jam 14.00 wib :
Ganda Putra Pemula: Hendra Gustiawan/ Wahyu Candra Mahardika (Banda Baru Batam) vs A.K. Zaelani/ Armand Dimas (Jaya Raya)
Ganda Putra Remaja:
Kevin Sanjaya (Djarum Kudus) vs Fikri Ikhsandi/ Rico Hamdani (Tangkas Alfamart)
Ganda Putra Taruna:
Edi Subaktiar/ Felix Kinalsal (Djarum Kudus) vs Praveen Jordan/ Rangga Yave (Djarum Kudus)
Ganda Putra Dewasa :
Luluk Hadiyanto/ Ronald Susilo (USA/SIN) vs Rendra Wijaya/ Andre Adistia (INA)
Ganda Putra Veteran +85:
Bambang Supriyanto/ Effendi Wijaya (Musica Flypower) vs Gehun/ Hadi Saputra.

Posted in nasional, Uncategorized | Leave a Comment »

update lagi…..

Posted by febrikusuma on March 7, 2010

waw….

Dah lama sekali saya gag pernah update berita di sini. Kemaren-kemaren lagi melaksanakan tugas universitas. Dapat tugas KKN di Desa Gerdu, Kecamatan Pecangaan, Kab. Jepara. Banyak pengalaman yang di dapat dari sana. Kab. Jepara yang lokasinya bersebelahan dengan Kab. Kudus membuat kota ini bulutangkisnya juga sangat maju. Banyak terdapat lapangan dan klub bulutangkis di sana.

Sekarang KKN sudah selesai dilaksanakn, berarti saatnya untuk memulai koneksi dengan internet lagi..

update berita bulutangkis lagi..

jia you…

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

Denmark Borong Gelar di Copenhagen Masters

Posted by febrikusuma on January 1, 2010

JAKARTA, KOMPAS.com — Tuan rumah turnamen invitasi Copenhagen Masters, Denmark, memborong empat gelar yang dipertandingkan dalam turnamen tersebut. Pada babak final, Selasa (29/12/2009) petang atau Rabu dini hari WIB, empat wakilnya menaklukkan semua lawan mereka.

Menurut situs resmi turnamen (www.badmintondenmark.com), Tine Rasmussen juara tunggal putri. Meski harus berjuang dalam tiga game, dia mampu mengalahkan pemain Malaysia, Lydia Cheah, 21-11, 18-21, 21-10 sekaligus mempertahankan gelar yang ia raih tahun lalu.

Sementara itu, pasangan juara dunia 2003, Lars Paaske/Jonas Rasmussen, unggul dalam pertarungan antarsesama pemain Denmark. Mereka menaklukkan Mathias Boe/Carsten Mogensen 21-16, 22-20.

Adapun pasangan juara dunia 2009, Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl, meraih kemenangan atas ganda campuran Polandia, Roberts Mateusiak/Nadiezda Kostiuczyk. Kemenangan diraih tanpa harus bertanding karena pasangan Polandia tidak dapat bertanding setelah Mateusiak cedera pada kaki kirinya.

“Tentu sayang sekali kami tidak memainkan pertandingan final di hadapan begitu banyak penonton. Namun, kami senang kembali lagi ke lapangan dan turnamen ini telah membuat kembalinya kami menjadi hebat,” kata Kamilla melalui laman resmi turnamen.

Gelar tunggal putra diraih pemain muda Denmark yang sedang menanjak, Jan O Jorgensen. Dia tanpa kesulitan mengalahkan pemain Belanda, Dicky Palyama, 21-7, 21-14 dalam debutnya pada turnamen tersebut.

“Saya tidak memperkirakan ini pada awal tahun. Hanya diundang pun saya senang, tetapi memenanginya sungguh luar biasa. Saya berharap bisa bermain dalam turnamen besar ini pada tahun yang akan datang dan semoga menang lagi,” katan Jan yang akan berusia 22 tahun pada 31 Desember.

Indonesia juga ambil bagian dalam turnamen yang selalu digelar pada akhir tahun itu. Sayang, tiga wakil, yakni Simon Santoso, pasangan Markis Kido/Hendra Setiawan, dan Nova Widianto/Liliyana Natsir, semuanya tersisih sebelum mencapai final.

Ketiganya berangkat menuju Kopenhagen hanya sepekan setelah kembali dari Laos untuk memperkuat kontingen Indonesia di SEA Games XXV Laos. Pada event dua tahunan itu, mereka berhasil mempersembahkan medali emas.

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

Djarum Sirkuit Nasional Bulutangkis Piala Gubernur Sumatera Utara 2009

Posted by febrikusuma on October 16, 2009

MEDAN – Babak semifinal tunggal dewasa putra Djarum Sirkuit Nasional Bulutangkis Piala Gubernur Sumatera Utara 2009, akan berlangsung tanpa penampilan atlet Pelatnas Pratama Indonesia setelah tiga perwakilannya yang tampil di babak perempatfinal dikalahkan lawan-lawannnya, di GOR PBSI, Jl. Pancing Medan, Kamis (15/10).

Partai semifinal akan menampilkan empat unggulan masing-masing Fauzi Adnan (PB JR Suryanaga), Bandar Sigit Pamungkas (PB Djarum), Budi Santoso (PB Mutiara Bandung) dan Aryanto Haryadi Putra (PB Tangkas Alfamart).

Fauzi Adnan yang merupakan unggulan pertama, melaju ke semifinal setelah menaklukkan atlet Pelatnas Adi Pratama 21-15, 21-18. Meski kalah, Adi cukup memberikan perlawanan berarti dalam pertandingan yang berlangsung selama 40 menit itu. Juara Sirnas di Tegal dan Surabaya itu harus berjuang keras untuk merebut kemenangan di set kedua.

“Adi tampil bagus, namun dia masih labil dan terbilang lemah saat melakukan serangan balik dan keadaan itu sering saya manfaatkan untuk mencuri poin,” ucap atlet berusia 20 tahun itu yang mengaku ingin kembali merebut gelar juara.

Di babak semifinal yang akan berlangsung pada Jumat (16/10) ini, Fauzi akan menghadapi atlet senior sekaligus unggulan ketiga, Budi Santoso (PB Mutiara Bandung). Budi melaju setelah menghentikan perlawanan unggulan kelima Marcus Fernaldi Gideon 21-14, 22-20. Menanggapi lawannya di semifinal, Budi mengaku akan tampil lepas dan tidak terbebani target. “Saya sih yang penting main, kalah menang biasa,” katanya. Diakui Budi, dalam dua pertemuan terakhir, dirinya kalah dari Fauzi.

Unggulan kedua Bandar Sigit Pamungkas melaju ke semifinal usai membungkam atlet Pelatnas Nandang Arif Saputro lewat rubber set. Unggul di set pertama 21-15, Pamungkas tampil buruk di set kedua dengan kekalahan mencolok 8-21. Beruntung pebulutangkis asal PB Djarum itu berhasil bangkit di set ketiga untuk meraih kemenangan 21-12. “Permainan saya pasif di babak kedua dan keadaan ini dimanfaatkan lawan. Tapi saya bersyukur dapat kembali tampil maksimal di set kedua,” katanya.

Sementara itu, Nandang Arif Saputro mengaku kesal karena harus kalah dari pemain yang dulu pernah berlatih bersama di Pelatnas Pratama. “Pamungkas bukanlah lawan yang istimewa karena kami sering berlatih bersama dan saya tahu kemampuannya,” ucap Saputro yang mengaku sangat kecewa karena tidak ada satu pun pemain Pelatnas lolos ke semifinal.

Di babak semifinal, Bandar Sigit Pamungkas akan menghadapi  Aryanto Haryadi Putra (PB Tangkas Alfamart). Putra ke semifinal setelah mengalahkan atlet Pelatnas, Siswanto dengan kemenangan pantastis 21-13, 21-6.

Sementara itu, di nomor ganda campuran dewasa, pasangan non unggulan asal PB JR Surya Naga, Tri Kusuma/Nadia sukses melaju ke babak perempatfinal setelah menghentikan perlawanan pasangan Pelatnas M Rizki Delynugraha/Wenny Setyawati 21-9, 22-20. Di perempatfinal,  Kusuma/Nadia akan berhadapan dengan pasangan Pelatnas yang juga unggulan satu, Irfan Fadhila/Weni Anggraini.

Pasangan Pelatnas Cristopher Rusdianto/Gebby R Imawan melaju setelah menundukkan Kurniharto/Shinta P Pengcab Kab. Siak 21-8, 21-12. Pasangan Pelatnas lainnya Hendra Satriyo Nugroho/Luluk Maria Ulfa melaju setelah membukukan kemenangan atas Andrei Adistia/Cisita Joity Jansen (PB Djarum) 21-18, 20-22, 21-19. Pasangan Erwin Wihardi/Dwi Agustiawati (Pelatnas) meraih kemenangan WO.

Pasangan Rahmat Adianto/Delis Yuliana (PB Djarum),  Hendra Mulyono/Ayu Rahmasari (Pelatnas) melaju tanpa peras keringat setelah lawan-lawanya mengundurkan diri. Dua pasangan lainnya, Irfan Fadhilah/Weni Anggraini (Pelatnas) dan Riky Widianto/Devi Tika (PB Hi-Qua Wima/SGS) telah terlebihdahulu menunggu di perempatfinal hasil bye.

Di kelompok tunggal remaja putra, unggulan pertama Ryan Fajar Satrio (PB Djarum) menembus perempatfinal setelah mengalahkan unggulan sembilan, Rico Hamdani (PB Tangkas Alfamart) 21-16, 21-13. Unggulan kedua Ari Januari melaju setelah meraih kemenangan lewat perjuangan keras dari pebulutangkis asal PB Mutiara, Ikhsan 21-13, 20-22, 21-16.

Pada kelompok tunggal remaja putri, unggulan pertama Anggia Shitta Awanda (PB Jaya Raya) melaju ke perempatfinal usai mengalahkan pebulutangkis non unggulan, Syafitri Nur Azizah (PB Djarum) 21-15, 23-25, 21-16. Unggulan kedua Shella Devi Aulia (PB Jaya Raya) tembus perempatfinal setelah meraih kemenangan dari pebulutangkis PB Djarum, Marsa Indah Salsabila 16-21, 21-16, 21-16. Pebulutangkis unggulan tuan rumah, Arinda (PB Angsapura) gagal melaju setelah dipaksa menyerah oleh unggulan lima Ni Ketut Mahadewi. Sempat unggul di set pertama 21-10, Arinda harus menerima kekalahan di dua set terakhir 19-21, 14-21.

Di kelompok tunggal taruna putra, pebulutangkis tuan rumah Herdiyanto sukses melaju ke babak perempatfinal setelah menumbangkan pebulutangkis asal PBSI Sumsel, Wahyu, 21-14, 21-8. Herdiyanto kini menjadi satu-satunya harapan tuan rumah Sumut untuk meraih gelar di kelompok taruna putra. “Ya, saya berharap dapat mewujudkan harapan meraih gelar juara, meskipun target saya hanya semifinal,” katanya.

( Source : Waspada Online)

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

Hello world!

Posted by febrikusuma on June 19, 2009

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Posted in Uncategorized | 1 Comment »