Badminton Lovers

Badminton is My Life

Archive for November, 2009

Kalahkan TVRI 1, Trans TV Juara

Posted by febrikusuma on November 27, 2009

AKARTA, Kompas.com – Trans TV yang merupakan pendatang baru dalam turnamen Bulu Tangkis antar-Media wilayah DKI Jakarta masih terlalu perkasa bagi tim TVRI 1. Di partai final yang digelar di Hall Bulu Tangkis Asia Afrika Senayan Jakarta, Kamis (26/11), Trans TV menang dengan angka 2-0, sehingga partai ketiga tidak akan memengaruhi status mereka sebagai juara.

Trans TV dan TVRI sebelumnya sudah pernah bertemu di babak penyisihan Grup A dan berakhir 3-0 untuk kemenangan Trans TV. Gelar juara ini membawa Trans TV berhak mengantongi hadiah uang tunai sebesar Rp 5 juta dan mewakili wilayah Jakarta untuk bermain di babak grand-final yang berlangsung di Kudus, Jawa Tengah 9-11 Desember. Sedangkan TVRI mendapat hadiah uang tunai sebesar Rp 2 Juta.

Coorporate Communication PT Djarum Indonesia Yudi Eko mengatakan semoga dengan gelar juara ini Trans TV di babak grand final yang akan digelar di kota Kudus mendatang bisa meraih gelar juara.

“Mudah-mudahan Trans TV yang mewakili wilayah Jakarta bisa kembali meraih juara di grand final di Kudus nanti. Persaingan di Kudus akan berat karena juara tahun 2007, Suara Merdeka juga akan bermain” ungkapnya usai menutup turnamen.

Peringkat ketiga ditempati Suara Pembaruan yang mengalahkan Rakyat Merdeka 2-1. Dengan hasil itu, Suara Pembaruan membawa pulang hadiah uang tunai sebesar Rp 1 Juta.

“Saya berharap turnamen ini menjadi barometer bulu tangkis di kalangan media, dan ke depannya bisa terus belanjut,” kata Yudi lagi.

Sementara itu di bagian perorangan tampil sebagai juara pasangan Noviar (Surya Pos)/Dani (Nonstop) setelah di final mengalahkan Yuslan (Waspada)/Toni Bramantoro (Persda) tiga set 11-21, 21-14, 21-13. Dengan kemenangan ini, Noviar/Dani berhak atas hadiah uang tunai sebesar Rp 1 juta, dan runner up Yuslan/Toni meraih hadiah Rp 750 ribu.

Peringkat tiga ditempati Dudi (Koran Jakarta)/Agus Baharudin (Suara Pembaruan) yang menang atas Hermansyah/Raja Pane 21-11, 21-18. Dudi/Agus Baharudin berhak membawa pulang hadiah sebesar Rp 500 ribu, dan peringkat keempat mendapat hadiah sebesar Rp 250 ribu.

Advertisements

Posted in nasional | Leave a Comment »

Harian “Rakyat Merdeka” Tantang Trans TV di Semifinal

Posted by febrikusuma on November 27, 2009

JAKARTA, KOMPAS.com — Tim bulu tangkis harian Rakyat Merdeka akan menantang Trans TV pada babak semifinal Invitasi Bulu Tangkis Djarum Bakti Olahraga Antarmedia 2009 wilayah Jakarta yang akan berlangsung di Gedung Bulu Tangkis Asia Afrika Senayan Jakarta, Kamis (26/11). Sementara semifinalis lainnya akan saling berhadapan antara TVRI I melawan Suara Pembaruan.

Trans TV yang diunggulkan menjadi juara invitasi tahun ini, akhirnya keluar sebagai juara Grup A, setelah dalam laga terakhir penyisihan grup, Rabu (25/11), menundukkan tim unggulan lainnya TVRI I 3-0. Hasil ini membawa Trans TV yang bermaterikan para pemain muda keluar menjadi juara grup, dengan meraih nilai sempurna 8, dengan meraih seluruh kemenangan. TVRI I harus puas sebagai runner-up Grup A dengan nilai 7, hasil tiga kali menang dan sekali kalah.

Sementara di Grup B, Suara Pembaruan juga memastikan lolos ke semifinal. Tim yang dikomandoi Charles Ulag, anggota Porwanas DKI Jakarta, ini menjadi juara grup, juga meraih nilai sempurna 8, dengan memenangkan seluruh pertandingan di babak penyisihan. Runner-up Grup B akhirnya ditempati Rakyat Merdeka dengan nilai 7 hasil dari tiga kali menang dan sekali kalah, sekaligus menyingkirkan pesaingnya, TVRI II.

Kepastian Rakyat Merdeka lolos ke semifinal ditentukan dari pertandingan terakhir Grup B antara Suara Pembaruan melawan TVRI II. Pada laga terakhir, TVRI II menyerah 1-2 dari Suara Pembaruan, sekaligus membuyarkan ambisi mereka lolos ke semifinal.

Pertarungan sengit di pertandingan TVRI 1 melawan Trans TV. TVRI 1 yang mengandalkan peraih emas Porwanas Kaltim 2007, Sumarjo, akhirnya harus mengakui keunggulan Trans TV, dan harus puas menjadi runner-up Grup A. Transv TV unggul lewat tunggal andalan mereka, Hafizh, yang menundukkan tunggal TVRI 1 Suratno dengan angka 21-9, 21-2.

Trans TV memastikan kemenangan setelah ganda utama mereka, Yulistian/Sandy, mengatasi perlawanan Sumarjo/Wahyu dengan angka yang cukup mencolok 21-8, 21-8. Keunggulan Trans TV 2-0 atas TVRI 1 membuat pertandingan ketiga antara Slamet/Osdi (TVRI 1) melawan Ahmad/Anggara (Trans TV) tidak dilanjutkan. Trans TV tetap dinyatakan menang 3-0.

Sementara itu, di nomor ganda perorangan, ganda Tony Bramantara (Persda-Kompas) yang berpasangan dengan Yuslan Kisra (Waspada) akan menantang ganda Noviar (Surya Pos)/Dani (Nonstop) di partai final yang akan diprediksi berlangsung alot.

Posted in nasional | Leave a Comment »

Final Super Series Tanpa Pemain Utama China dan Indonesia

Posted by febrikusuma on November 27, 2009

JAKARTA, Kompas.com – Turnamen tutup tahun “Super Series Masters Finals” di Malaysia, 2-6 Desember tidak akan diikuti para pemain utama Indonesia dan China.

Setelah Indonesia lebih mementingkan SEA Games Laos dan menarik semua pemain nasionalnya yang lolos ke turnamen akhir musim tersebut, China menyusul dengan tidak mengirim pemain topnya.

Menurut situs resmi Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) yang akan menjadi penyelenggara turnamen berhadiah 500.000 dolar AS itu, Rabu, disebutkan China memilih tidak mengirim pemain top termasuk juara dunia Lin Dan. Pada penyelenggaraan pertama tahun lalu di Kota Kinabalu, Malaysia, China menarik semua pebulu tangkisnya.

Selain Lin Dan, China juga menarik tunggal putra nomor duanya Chen Jin dan hanya menyisakan Bao Chunlai sebagai satu-satunya wakil tunggal putra yang menempati urutan delapan dalam peringkat Super Series setelah ke-12 rangkaian turnamen tersebut selesai dengan turnamen terakhir China Terbuka di Shanghai pekan lalu.

Manajer event Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) M. Venugopal, memastikan bahwa Lin Dan dan Chen Jin tidak akan tampil dalam Final Super Series. “China hanya akan diwakili oleh pemain top pada tunggal putri Wang Yihan (sekarang peringkat satu dunia). Kami harus memilah banyak hal sebelum dapat menyelesaikan daftar peserta untuk Final,” katanya seperti dikutip situs BAM.

Asosiasi Bulu Tangkis China (CBA) juga telah memutuskan untuk memasukkan ganda putra nomor duanya Guo Zhendong/Chen Xu sementara peringkat satu dunia ganda putri Du Jing/Yu Yang absen dalam turnamen tersebut.

Keputusan CBA untuk tidak mengirim pemain-pemain topnya mungkin negara tersebut akan mengikutsertakan pemain utamanya dalam East Asian Games di Hong Kong pada 5-13 Desember. Bulu tangkis dalam pesta olahraga multi cabang empat tahunan itu akan dipertandingkan 10-13 Desember. Tunggal putri terbaik Hong Kong Zhou Mi dan Wang Chen juga tidak akan datang ke Johor.

Keputusan China tidak menurunkan pemain utamanya merupakan pukulan bagi penyelenggara, terutama setelah PBSI juga memutuskan tidak mengirim pemain termasuk pasangan juara Olimpiade Markis Kido/Hendra Setiawan, pemain tunggal Sony Dwi Kuncoro dan Simon Santoso serta ganda campuran Nova Widianto/Liliyana Natsir.

Posted in Super Series | Leave a Comment »

Djarum-SIWO Gelar Bulu Tangkis Antar-media Seri Jakarta

Posted by febrikusuma on November 27, 2009

JAKARTA, Kompas.com – Setelah Jawa Timur dan Jawa Tengah, Djarum bekerjasama dengan Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Jaya menggelar invitasi bulu tangkis antarmedia 2009 seri Jakarta, yang akan digelar 24-26 November di Gedung Bulu Tangkis Asia Afrika Jakarta. Turnamen ini diikuti sepuluh tim beregu dan sekitar 16 pasangan perorangan. Pemenang beregu akan dikirim ke final wilayah yang akan berlangsung 9-11 Desember di Kudus, Jawa Tengah.

Sepuluh tim tersebut dibagi dalam dua grup, grup A terdiri dari juara bertahan TVRI-1, Jawa Pos, Top Skor, Trans TV dan Pikiran Rakyat. Sedangkan di grup B terdiri dari Suara Pembaruan, Media Indonesia, Rakyat Merdeka, TVRI-2 dan Bola. Semua tim saling bertemu di grup, dua tim terbaik lolos ke babak semifinal.

Ketua Panitia Fery Kodrat menyatakan, untuk seri Jakarta ini digelar juga nomor perorangan untuk mengakomodir media yang tidak memiliki tim. Jumlah peserta di nomor perorangan cukup banyak sekitar 16 pasangan yang berasal dari berbagai media, ungkap Fery dalam pertemuan tekhnik di Sekretariat SIWO PWI Jaya, Senin (23/11).

Sementara itu, Ketua Panitia Nasional Fatih Chabanto didampingi Fery menjelaskan, digelarnya kejuaraan ini selain untuk mengakrabkan insane media juga untuk memasyarakatkan cabang bulu tangkis ke berbagai lapisan masyarakat. Apalagi, media memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan bulu tangkis Indonesia, ujarnya.

Jumlah peserta di Jakarta, menurut Fatih, yang terbesar di banding di dua wilayah Jawa Timur yang digelar 10-12 Nopember di Surabaya, maupun di Jawa Tengah yang digelar 17-18 Nopember di Semarang. Sepuluh media merupakan jumlah yang terbesar, apalagi diramaikan juga dengan nomor perorangan.

Juara masing-masing wilayah nantinya akan bertanding lagi di tingkat nasional, yang akan digelar 9-11 desember di Kudus Jawa Tengah, untuk Jawa Timur diwakili tim Jawa Pos, sedangkan Jawa Tengah oleh Suara Merdeka. Dan akan memperebutkan hadiah total 35 juta. Juara nasional terakhir adalah tim Suara Merdeka yang juara pada tahun 2007.

Untuk lebih menggairahkan dunia bulu tangkis, panitia juga menggelar lomba penulisan selama event ini berlangsung. Dengan total hadiah 15 juta rupiah. Ada tiga kategori yang dilombakan yakni untuk lomba foto (media cetak), lomba penulisan berita (media cetak) dan lomba peliputan televisi, masing-masing kategori akan dipilih lima karya terbaik untuk mendapatkan hadiah.

Posted in nasional | Leave a Comment »

Taufik dan Dua Ganda Putra ke Final Super Series

Posted by febrikusuma on November 27, 2009

JAKARTA, Kompas.com – Indonesia mengirim tiga wakil dalam turnamen akhir musim, Super Series Masters Finals 2009, yang akan digelar di Johor Baru Malaysia, 2-6 Desember. Dalam daftar nama peserta yang dikeluarkan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Rabu (25/11), pemain Indonesia yang akan ambil bagian adalah Taufik Hidayat dan pasangan Alvent Yulianto/Hendra Aprida Gunawan serta Rian Sukmawan/Yonatan Suryatama Dasuki. Super Series Masters Finals atau kerap disingkat Final Super Series adalah turnamen akhir tahun yang menjadi puncak dari 12 rangkaian turnamen Super Series sepanjang tahun. Event ini hanya diikuti delapan pemain/pasangan pada setiap nomornya, dan setiap negara hanya boleh mengirim maksimal dua wakil pada setiap nomor. Selain Indonesia, China juga hanya mengirimkan tiga wakil dalam kejuaraan tersebut yakni dua tunggal, Bao Chunlai dan Lu Lan serta ganda putra Gua Zhendong/Xu Chen. “Negeri Tirai bambu” itu beralasan, pemain-pemain topnya termasuk juara dunia dan Olimpiade Lin Dan akan mengikuti East Asian Games di Hongkong. Hendra AG mengatakan, ia dan pasangannya Alvent Yulianto yang menempati peringkat delapan Super Series memastikan akan ambil bagian dalam turnamen berhadiah total 500.000 dollar AS itu. “Iya berangkat,” kata Hendra yang tidak ingin memasang target muluk-muluk karena semua pemain top hadir. “Kami hanya akan berusaha untuk memenangi pertandingan partai demi partai,” katanya. Absennya pasangan Markis Kido/Hendra Setiawan yang menempati urutan kedua dalam ranking Super Series, membuka kesempatan bagi Rian/Yonatan (ranking 10) setelah Bona Septano/Mohammad Ahsan (9) juga absen karena akan memperkuat tim SEA Games Indonesia. Tidak hadirnya sejumlah pemain tunggal yakni Simon Santoso (3), Lin Dan (4), Chen Jin (5) dan Sony Dwi Kuncoro (7) juga memberi peluang bagi Taufik Hidayat (9), Jan O Jorgensen (10), Boonsak Ponsana (11) dan Hsieh Yu Hsin (13) untuk berkompetisi dalam turnamen tersebut. – Daftar nama peserta Final Super Series: Tunggal putra: Lee Chong Wei (Malaysia), Peter Gade (Denmark), Park Sung Hwan (Korea), Bao Chunlai (China), Taufik Hidayat (Indonesia), Jan Jorgensen (Denmark), Boonsak Ponsana (Thailand), Hsieh Yu Hsin (Taiwan). Ganda putra: Koo Kien Keat/Tan Boon Heong (Malaysia), Mathias Boe/Carsten Mogensen (Denmark), Lee Yong Dae/Jung Jae Sung (Korea), Anthony Clark/Nathan Robertson (Inggis), Guo Zhendong/Xu Chen (China), Alvent Yulianto/Hendra Aprida Gunawan (Indonesia), Rian Sukmawan/Yonathan Dasuki (Indonesia), Mohd Zakry Abdul Latif/Mohd Fairuzizuan Tazari (Malaysia). Tunggal putri: Pi Hongyan (Perancis), Saina Nehwal (India), Lu Lan (China), Salakjit Ponsana (Thailand), Yao Jie (Belanda), Nicole Grether (Jerman), Juliane Schenk (Jerman), Kim Moon Hi (Korea). Ganda putri: Wong Pei Tty/Chin Eei Hui (Malaysia), Ha Jung Eun/Kim Min Jung (Korea), Lee Hyo Jung/Lee Kyung Won (Korea), Cheng Wen Hsing/Chien Yu Chin (Taiwan), Gabrielle White/Jenny Wallwork (Inggris), Duang Anong Aroonkesorn/Kunchala Voravichitchaikul (Thailand), Lena Frier Kristiansen/Christina Pedersen (Denmark), Nicole Grether/Charmaine Reid (Jerman/Kanada). Ganda campuran: Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung (Korea), Joachim Fisher Nielsen/Christina Pedersen (Denmark), Songphon Anugritayawon/Kunchala Voravichitchaikul (Thailand), Ko Sung Hyun/Ha Jung Eun (Korea), V Diju/Jwala Gutta (India), Anthony Clark/Donna Kellogg (Inggris), Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam (Thailand), Robert Mateusiak/Nadiezda Kostiuczk (Polandia).

Posted in Super Series | Leave a Comment »

Dionysius Berpeluang Kalahkan Chunlai

Posted by febrikusuma on November 12, 2009

HONG KONG, Kompas.com – Tunggal putera Dionysius Hayom Rumbaka akan menghadapi tunggal putera China, Bao Chunlai di babak perempatfinal Hong Kong Terbuka Super Series, Jumat (13/11).

Di babak kedua, Kamis (12/11), Dionysius menyingkirkan  pemain Taiwan Hsieh Yu Hsin dalam pertandingan dua game.  Pemain asal PB Djarum ini menang 21-13 21-9 dalam partai yang berlangsung di Queen Elizabeth Stadium ini.

Pemain yang belum terlalu dikenal ini, di babak pertama  membuat kejutan besar dengan menyisihkan pemain unggulan delapan dari Thailand, Boonsak Ponsana juga dalam dua game 22-20 21-19.

Sementara Bao Chunlai lolos ke babak perempatfinal dengan menyingkirkan pemain tuan rumah Hong KOng, Hu Yun. Chun Lai yang tidak diunggulkan di turnamen ini, menang dalam rubber game 21-13 17-21 21-11 dalam 56 menit.

Dionysius berpeluang besar untuk menyisihkan Chunlai di babak perempatfinal, Jumat (13/11). Juara Australia Open Grand Prix 2009 ini lolos ke babak utama Hong Kong Terbuka Super Series dengan menyisihkan pemain Republik Ceko, Petr Koukal.

Posted in Super Series | Leave a Comment »

Pia/Fran Ingin Kalahkan Senior Mereka

Posted by febrikusuma on November 12, 2009

JAKARTA, Kompas.com – Ganda campuran Pelatnas, Fran Kurniawan/Pia Zebadiah bertekad mengalahkan bekas senior mereka di pelatnas, Hendra AG/Vita Marissa, Jumat (13/11).

Fran/Pia akan menghadapi Hendra/Vita dalam pertandingan perempatfinal turnamen bulu tangkis Hong Kong Terbuka Super Series di Queen Elizabeth Stadium.

Di babak kedua, Fran/Pia menyisihkan unggulan pertama asal Korea Selatan, Lee Yong dae/Lee Hyo Jung 21-19 21-19. Sementara Hendra/Vita menyisihkan  ganda Taiwan, Chen Hung Ling/Chou Chia Chi dari Taiwan 21-18, 21-15.

Kemenangan atas juara Olimpiade diakui Fran meningkatkan percaya diri mereka untuk menghadapi Hendra/Vita yang pernah menjadi senior mereka di Pelatnas. “Percaya diri sih pasti karena mereka juara Olimpiade, tapi kami tidak mau puas sampai di sini,” katanya.

“Besok kami akan berusaha main bagus dan tetap semangat, karena mereka juga pasti mau menang untuk mengejar poin menuju Final Super Series,” tambahnya.

Posted in Super Series | Leave a Comment »

Kejutan! Pia/Fran Singkirkan Juara Olimpiade

Posted by febrikusuma on November 12, 2009

HONGKONG, KOMPAS.com — Ganda campuran Fran Kurniawan/Pia Zebadiah menyingkirkan peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 sekaligus unggulan pertama, Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung, pada Kamis (12/11).

Dalam pertandingan babak kedua turnamen bulu tangkis Hongkong Terbuka Super Series ini, Pia/ Fran tampil menawan. Mereka mampu mengimbangi dan bahkan kemudian mengatasi keunggulan pengalaman Lee/Lee. Pasangan pelatnas Cipayung ini akhirnya menang 21-19, 21-19 dalam 34 menit.

Pada babak pertama, Fran/Pia melewati adangan pasangan Taiwan, Lee Sheng Mu/Chien Yu Chin, dalam pertandingan di Queen Elizabeth Stadium. Pasangan Indonesia ini menang 21-14, 12-21, dan 21-6. Sementara itu, Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung dari Korea Selatan mengalahkan ganda asal Thailand, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam pada babak pertama, 23-21, 21-13, dalam 36 menit.

Namun di babak perempat final, Jumat (13/11), Fran/Pia harus bertemu dengan kakak mereka, Hendra AG/Vita Marissa. Hendra/Vita yang diunggulkan di tempat ketujuh maju ke perempat final dengan menyingkirkan ganda Taiwan, Chen Hung Ling/Chou Chia Chi, 21-18, 21-15, dalam 27 menit.

Hendra AG/Vita Marissa yang kini tidak lagi menjadi penghuni pelatnas maju ke babak kedua tanpa kesulitan setelah menyisihkan ganda asal Kanada, Rueben Khosadalina/Michelle Lie. Hendra/Vita unggul 21-12, 21-12 dalam 18 menit.

Posted in Super Series | Leave a Comment »

Yonathan/Rian Bertemu Pasangan Tangguh Malaysia

Posted by febrikusuma on November 12, 2009

HONGKONG, Kompas.com – Dua ganda putra, Luluk Hadiyanto/Joko Riyadi dan Yonathan Suryatama Dasuki/Rian Sukmawan, menjadi wakil terakhir dari Indonesia yang meraih tiket ke babak kedua Hongkong Terbuka Super Series. Dalam pertandingan di Queen Elizabeth Stadium, Rabu (11/11), Luluk/Joko menang rubber set 21-15, 13-21, 21-17 atas pasangan Malaysia Gan Teik Chai/Tan Bin Shen, sedangkan Yonathan /Rian menang straight set 21-9, 21-19 atas pasangan Taiwan Chen Hung Ling/Lin Yun Lang.

Namun di babak kedua, Kamis (12/11), dua wakil Indonesia ini bakal menghadapi lawan berat karena sama-sama bertemu pasangan Malaysia. Pasangan non-Pelatnas Luluk/Joko menantang unggulan delapan Choong Tan Fook/Lee Wan Wah, sedangkan pemain Pelatnas finalis Jepang Terbuka, Yonathan/Rian, menghadapi unggulan kedua yang bulan lalu menjadi juara Denmark Terbuka, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong.

Dengan demikian, secara keseluruhan ada 11 wakil Indonesia yang akan bertarung di babak kedua untuk memperebutkan tiket ke perempat final. Selain dua pasangan tersebut, di nomor ganda putra masih ada unggulan utama Markis Kido/Hendra Setiawan yang akan ditantang pasangan Korsel Cho Gun Woo/Shin Baek Cheol, serta unggulan keenam Alven Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan yang bertemu pasangan India Rupesh Kumar/Sanave Thomas.

Di nomor tunggal putra, terjadi “perang saudara” antara Simon Santoso yang menghadapi seniornya, Taufik Hidayat. Di partai lain, pemain PB Djarum Kudus Dionysius Hayom Rumbaka, diharapkan bisa meneruskan kejutan yang dilakukan pada babak pertama ketika menyingkirkan unggulan kedelapan dari Thailand, Boonsak Ponsana. Dionysius bertemu pemain top Taiwan, Hsieh Yu Hsin.

Di sektor tunggal putri, Indonesia tinggal menaruh harapan kepada Maria Febe Kusumastuti setelah dua pemain Pelatnas Cipayung, Maria Kristin Yulianti dan Adriyanti Firdasari, tersingkir. Pemain PB Djarum ini akan melawan unggulan ketujuh dari China, Lu Lan.

Indonesia juga masih menaruh harapan untuk meraih gelar di turnamen berhadiah 250.000 dollar AS ini dari sektor ganda campuran, karena ada tiga wakil yang tampil. Unggulan ketiga Nova Widianto/Liliyana Natsir yang bulan lalu merengkuh gelar di Perancis Terbuka, ditantang pasangan Korsel Ko Sung Hyun/Ha Jung Eun, dan finalis Perancis Terbuka Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa (unggulan 7) bertemu pasangan Taiwan Chen Hung Ling/Chou Chia Chi.

Perjuangan berat bakal dilakoni pasangan Pelatnas Fran Kurniawan Teng/Pia Zebadiah Bernadet. Mereka harus bertemu unggulan utama asal Korsel, Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung.

Di babak kedua, tidak ada wakil Indonesia yang tampil di nomor ganda putri. Vita yang menjadi satu-satunya pemain Indonesia, berpasangan dengan pemain Amerika Serikat Mona Santoso, langsung tersingkir di babak pertama karena tak mampu meruntuhkan tembok kokoh China yang merupakan unggulan kedua, Cheng Shu/Zhao Yunlei.

Jadwal pertadingan pemain Indonesia di babak kedua Hongkong Terbuka, Kamis (12/11)

Tunggal putra
Dionysius Hayom Rumbaka vs Hsieh Yu Hsin (Taiwan)
Simon Santoso vs (5) Taufik Hidayat

Tunggal putri
Maria Febe Kusumastuti vs (7) Lu Lan (China)

Ganda putra
Yonathan Suryatama Dasuki/Rian Sukmawan vs (2) Koo Kien Keat/Tan Boon Heong (Malaysia)
Luluk Hadiyanto/Joko Riyadi vs (8) Choong Tan Fook/Lee Wan Wah (Malaysia)
(1) Markis Kido/Hendra Setiawan vs Cho Gun Woo/Shin Baek Cheol (Korsel)
(6) Alven Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan vs Rupesh Kumar/Sanave Thomas (India)

Ganda campuran
(1) Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung (Korsel) vs Fran Kurniawan Teng/Pia Zebadiah Bernadet
(7) Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa vs Chen Hung Ling/Chou Chia Chi (Taiwan)
(3) Nova Widianto/Liliyana Natsir vs Ko Sung Hyun/Ha Jung Eun (Korsel)

Posted in Super Series | Leave a Comment »

Menyedihkan! Sony Disingkirkan Pemain Kualifikasi

Posted by febrikusuma on November 12, 2009

HONGKONG, Kompas.com – Menyedihkan! Tunggal putra Indonesia Sony Dwi Kuncoro, langsung tersingkir di babak pertama Hongkong Terbuka Super Series. Padahal, dalam laga perdananya di Queen Elizabeth Stadium, Rabu (11/11), juara Indonesia Terbuka 2008 tersebut “hanya” bertemu pemain kualifikasi asal Thailand, Tanongsak Saensomboonsuk.

Dalam duel selama 55 menit, Sony menyerah 13-21, 21-19, 16-21. Dengan demikian, tunggal putra Indonesia yang tersisa di turnamen berhadiah 250.000 dollar AS ini adalah unggulan kelima Taufik Hidayat, rekan setim Sony di Pelatnas, Simon Santoso, serta pemain PB Djarum Kudus Dionysius Hayom Rumbaka.

Namun sudah bisa dipastikan, antara Taufik dan Simon pasti tersingkir di babak kedua. Pasalnya, Taufik yang merupakan mantan pemain Pelatnas ini, harus saling “membunuh” dengan Simon, untuk memperebutkan tiket ke perempat final. Sementara itu, Dionysius bertemu pemain tangguh dari Taiwan, Hsieh Yu Hsin.

Kegagalan Sony ini tentu saja sangat menyesakkan. Bagaimana tidak, Sony sudah mendapat “keuntungan” karena tunggal utama China, Lin Dan, yang mesti menjadi lawannya di babak pertama ini mengundurkan diri, sehingga dia “diberi” lawan enteng yang lolos dari babak kualifikasi. Tetapi, performanya justru anjlok sehingga langsung tersingkir.

Di set pertama, Sony tak berdaya menghadapi agresivitas Tanongsak. Pemain Thailand tersebut tampil menyerang sejak awal, sehingga dia terus memimpin perolehan poin. Meski sempat terjadi pertarungan sengit, tetapi selepas skor 12-12, Tanongsak melejit dan hanya sempat kehilangan satu poin sebelum menang 21-13.

Tak ingin dipecundangi pemain kurang terkenal, Sony bangkit di set kedua. Kali ini dia terus memimpin perolehan poin, meskipun Tanongsak terus menempel ketat sampai skor 18-18, sampai akhirnya Sony bisa menambah tiga poin lagi untuk menang 21-19, sekaligus memaksa rubber game.

Di set penentuan, lagi-lagi Sony keteteran. Terbukti, lawan sempat unggul jauh dengan skor 13-7. Meskipun sempat mengejar dan balik unggul 16-15, Sony tak mampu meredam semangat Tanongsak. Pasalnya, setelah skor tersebut Tanongsak yang menyapu bersih enam angka tersisa untuk menang 21-16 dan berhak maju ke babak kedua untuk bertemu Kenichi Tago. Pemain Jepang ini lolos setelah menang 16-21, 21-19, 21-14 atas pemain Malaysia, Wong Choong Hann.

Dengan demikian, secara keseluruhan sudah empat wakil Pelatnas Cipayung yang tersingkir di babak pertama ini. Sebelumnya, ganda putra Mohammad Ahsan/Bona Septano menyerah dari seniornya non-Pelatnas, Alven Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan, serta dua tunggal putri, Maria Kristin Yulianti dan Adriyanti Firdasari, juga tak mampu melewati adangan lawan-lawannya.

Posted in Super Series | Leave a Comment »