Badminton Lovers

Badminton is My Life

Archive for the ‘Int. Chal’ Category

Pelatnas Pastikan Gelar Ganda Putri

Posted by febrikusuma on July 30, 2010

SURABAYA, Kompas.com – Tim Pelatnas PBSI memastikan gelar ganda putri turnamen Sunkist Indonesia International Challenge Indocock Djarum Open 2010, setelah meloloskan empat wakilnya di semifinal.

Dari hasil pertandingan babak perempat final di GOR Sudirman Surabaya, Kamis (29/7/10) malam, empat ganda putri pelatnas berhasil melewati adangan lawan-lawannya.

Mereka yang saling terlibat bentrok, masing-masing Jenna Gozali/Variella Aprilsasi melawan Suci Rizki Andini/Della Destiara, kemudian Dwi Agustiawati/Ayu Rahmasari menghadapi Komala Dewi/Keshya Nurvita.

Pasangan Jenna Gozali/Veriella lolos ke semifinal setelah menghentikan wakil tuan rumah Andriani Ratnasari/Maya Rosita dua set langsung 21-10, 22-20. Sementara Suci/Della yang menempati unggulan ke-3, meraih kemenangan mudah 21-11, 21-15 atas pasangan Thailand, Rodjana Chuthabunditkul/Wiranpatch Hongchookeat.

Unggulan ke-2 Komala Dewi/Keshya menang atas Deariska Putri/Gloria Emanuelle dengan skor 21-16, 21-18. Kemudian Dwi Agustiawati/Ayu Rahmasari mengalahkan rekan sesama pelatnas Gebby Ristiyani/Tiara Rosalina dalam tiga set 12-21, 21-13, 21-11.

Manajer tim pelatnas Maria Fransisca usai pertandingan, mengaku tidak menduga pemain ganda putri bisa menguasai partai semifinal.

“Hasil ini jauh lebih baik dibanding penampilan mereka di beberapa turnamen sebelumnya. Kualitas permainan pemain-pemain putri juga sudah lebih baik,” katanya.

Peluang tambah gelar

Pelatnas masih berpeluang menambah gelar setelah meloloskan wakil di semifinal semua nomor. Bahkan pada ganda putra, dua pasangan pelatnas saling berhadapan yakni Rahmat Adianto/Andrei Adistia dengan Rizki Yanu Kresnayandi/Albert Saputra.

Pasangan Rahmat/Andrei yang sempat kalah pada set pertama, mampu membalikkan keadaan dan meraih kemenangan 17-21, 21-13, 21-17 atas pasangan Singapura, Yi Liu/Jiang Terry. Sedangkan Rizki Yani/Albert Saputra menundukkan rekannya sendiri Agrippina Primaharmanto/Ricky Karanda 21-17, 21-18.

Pada nomor tunggal putra, dua pemain pelatnas Ary Trisnanto dan Evert Sukamta berhasil menjungkalkan lawan-lawannya. Sementara Pandu Dewantoro gagal melanjutkan kiprahnya.

Ary secara mengejutkan menumbangkan mantan seniornya di pelatnas Tommy Sugiarto dengan dua set langsung 21-19, 21-8, sementara Evert juga menang dua set 21-18, 21-11 atas finalis tahun lalu Fauzi Adnan.

Di semifinal, Evert akan menantang unggulan utama Andre Kurniawan dan Ary bertemu unggulan ke-2 Alamsyah Yunus.

Dari nomor tunggal putri, Bellatrix Manuputty menjadi satu-satunya wakil pelatnas yang tersisa, setelah Aprilia Yuswandari yang lebih diunggulkan harus tersingkir.

Aprilia harus mengakui keunggulan Silvina Kurniawan dalam permainan tiga set yang berakhir 21-11, 16-21, 17-21. Sementara Bellatrix menang atas semifinalis Indonesia Super Series 2010, Ana Rovita, dengan skor 21-8, 10-21, 21-17.

Pada perebutan tiket final, Bellatrix akan menghadapi juara bertahan Fransiska Ratnasari yang sebelumnya menang mudah atas pemain Malaysia Sannatasah Saniru 21-13, 21-10.

Advertisements

Posted in Int. Chal | Leave a Comment »

Dari Re-Draw Menuju Pertandingan Panas

Posted by febrikusuma on July 30, 2010

Surabaya – Lebih dari 300 atlet siap ambil bagian di turnamen berbintang dua ini. Babak pertama pun telah digelar di semua nomor pada hari Selasa (27/7) pagi hingga larut malam. Terjadinya re-drawing membuat beberapa peserta kecewa, apalagi jika mereka yang merasa drawing sebelumnya terasa lebih “mudah” daripada drawing terbaru yang dikeluarkan panitia.

Re-draw ini terjadi karena pada saat penentuan unggulan atau yang lebih dikenal dengan istilah seeding yang sebelumnya, belum meng-update prestasi-prestasi terbaru. Hal ini pun dipaparkan oleh Ketua Bidang Turnamen dan Perwasitan PBSI, Mimi Irawan kepada PBDjarum.com

“Dengan adanya update prestasi, otomatis kami harus melakukan seeding ulang, dan hal ini lah yang menyebabkan terjadinya re-draw,” papar Mimi.

Kho Hendriko pun tak ayal menjadi “korban” re-draw. Kho yang pada drawing sebelumnya akan berhadapan dengan Taruna dari negeri Gajah Putih dan memiliki kesempatan untuk bisa berlaga di babak kedua, terpaksa harus terhenti di hari pertama ini setelah ia bertubrukan dengan seniornya di PB Djarum, Bandar Sigit Pamungkas setelah adanya re-draw.

“Asalnya ketemu atlet Thailand, baru nanti di babak kedua ketemu Koh Andre (Andre Kurniawan Tedjono – red),” papar Kho.
Namun hal ini tentu saja tak mengurangi aroma persaingan. Tercatat beberapa nama besar bulutangkis Indonesia siap ambil bagian, sebut saja Senatria yang baru saja menjuarai Djarum Sirnas Tegal, siap berancang-ancang untuk kembali membuktikan bahwa ia masih bisa terus beprestasi dengan mengincar gelar juara. Kemudian pasukan Pelatnas Cipayung yang diperkuat atlet pratama dan utamanya siap menghadang di semua nomor, dan selain itu nama-nama yang pernah mengenyam kerasnya pelatihan di Cipayung pun siap menebar ancaman.

PB Djarum pun jelas tak mau ketinggalan, punggawa-punggawa seniornya dengan gemilang berhasil mencatatkan kemenangan di pertandingan hari ini. Fransiska Ratnasari terus melaju bersama Bandar Sigit Pamungkas, ditemani para atlet tarunanya seperti Thomi Azizan, Riyanto Subagja, dan Arief Gifar. Sementara para unggulan yang mendapat bye di babak pertama, baru akan berlaga pada hari Rabu (28/7) pagi.

http://www.pbdjarum.com

Posted in Int. Chal | Leave a Comment »

Pemain Perancis Kalah dari Indonesia

Posted by febrikusuma on July 23, 2010

SURABAYA, Kompas.com – Para pebulu tangkis Perancis tidak mematok target dalam keikutsertaannya di ajang “Sunkist Indonesia International Challenge Indocock Djarum Open 2010” di GOR Sudirman Surabaya pada 27-31 Juli 2010.

Pelatih tim bulu tangkis Perancis Arif Rasidi yang ditemui di Surabaya, Kamis, mengatakan keikutsertaan anak asuhnya di turnamen tahunan ini, lebih bertujuan mencari pengalaman tanding di luar negaranya.  “Kami membawa sembilan pemain yang semuanya masih junior. Mereka memang pemain-pemain pelapis yang disiapkan untuk masa depan,” paparnya kepada Antara.

Arif Rasidi yang pernah menghuni Pelatnas Cipayung di tahun 1998-2001 itu, mengakui kualitas anak asuhnya tidak sebagus pemain-pemain Indonesia, namun diharapkan mereka tetap bisa memberikan perlawanan maksimal.

Dari daftar undian yang dirilis panitia “Indonesia Challenge”, para pebulu tangkis Perancis sudah harus bertemu lawan-lawan berat di babak awal.  Pada nomor tunggal putra misalnya, Maxime Francois yang mendapat “bye” di babak pertama, sudah bertemu unggulan utama Andre Kurniawan pada babak kedua.  Sementara rekannya Michael Phomsoupha harus menghadapi pebulu tangkis Pelatnas Pratama Febriyan Irvannaldy.

Nasib sama juga dialami pebulu tangkis putri Prancis Shinta Saiche yang sudah bertemu juara bertahan sekaligus “seeded” pertama Fransiska Ratnasari.  “Mereka memang belum memiliki peringkat dunia, sehingga wajar kalau mendapatkan undian yang tidak menguntungkan. Ini bisa menjadi pengalaman berharga buat mereka,” ujar Arif Rasidi.

Ia menambahkan tujuan utama pebulu tangkis Perancis datang ke Surabaya adalah mengasah kemampuan dengan berlatih di klub Jaya Raya Suryanaga. Program mengisi liburan musim panas ini sudah dijalankan sejak 2004 lalu.  “Kebetulan di Surabaya ada kejuaraan, mereka sekalian kami daftarkan. Hitung-hitung cari pengalaman dan mengukur kemampuan bermain,” tutur Arif menambahkan.

Selain Perancis, turnamen Indonesia Challenge 2010 diikuti 17 negara asing lainnya dari Asia, Eropa dan Kanada dengan total pemain sebanyak 109 orang. Malaysia menjadi negara yang mengirimkan pemain terbanyak, yakni 36 orang, diikuti Singapura dengan 19 pemain dan Thailand menyertakan 14 pemain.

Posted in Int. Chal | Leave a Comment »

Pemain dari 18 Negara Ambil Bagian

Posted by febrikusuma on July 20, 2010

SURABAYA, KOMPAS.com- Sebanyak 322 pebulu tangkis dari 18 negara, termasuk Indonesia, berlaga di Sunkis Indonesia International Challenge Indocock Djarum Open 2010, 27-31 Juli di Surabaya, Jawa Timur. Indonesia akan diperkuat 40 pebulu tangkis dari pelatnas pratama.

Bagi Jawa Timur, ajang ini sekaligus sebagai evaluasi bagi 16 atlet pemusatan latihan daerah atau puslatda yang turut terjun di kejuaraan ini.

Menurut Wakil Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jatim Ferry Stewart, walaupun perwakilan dari negara asing adalah atlet lapis kedua, ajang ini diperkirakan bakal berlangsung ketat. Turunnya atlet pelatnas pratama menjadi daya tarik tersendiri di kejuaraan yang berhadiah uang 15.000 dolar Amerika ini. Kualitas atlet pratama itu benar-benar akan diuji melawan atlet luar negeri.

Bagi kontingen tuan rumah, hasil kejuaraan ini sekaligus sebagai ajang evaluasi atlet puslatda. Selanjutnya akan menjadi bahan pertimbangan promosi dan degradasi puslatda yang akan dilaksanakan pada Desember nanti, kata Ferry, Senin (19/7) di Surabaya.

Selain Indonesia, negara yang turut ambil bagian adalah Prancis, Spanyol, Jepang, Cheko, Mesir, Belgia, Kanada, Swiss, Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam, Srilanka, Singapura, Kroasia, Jerman, Belanda, dan Italia. Dari Indonesia, ada 216 pemain yang turun, dan sisanya, 106 pemain merupakan pemain asing. Kategori yang dilombakan di kejuaraan ini adalah kelompok dewasa putra-putri untuk nomor tunggal, ganda, dan campuran.

Menurut Ketua Panitia Abdul Chodir, harga tiket untuk babak penyisihan adalah Rp 15.000 dan Rp 50.000 untuk babak semifinal. Sementara untuk final, panitia akan menjual tiket seharga Rp 75.000 per lembar. Panitia menyediakan hadiah total sebanyak 15.000 dolar Amerika di kejuaraan ini.

Bagi pemain yang sudah mendaftarkan diri dan tiba-tiba mundur atau tidak hadir di pertandingan akan didenda 250 dolar Amerika untuk setiap atletnya. “Sampai hari ini seluruh pemain asing sudah mengkonfirmasi keikutsertaannya,” ucap Chodir.

Posted in Int. Chal | Leave a Comment »

Sebanyak 14 Negara Ikut Indonesia Challenge

Posted by febrikusuma on July 7, 2010

SURABAYA, Kompas.com – Sedikitnya 14 negara dijadwalkan mengikuti turnamen bulu tangkis “Indocock Djarum Indonesia International Challenge 2010” di GOR Sudirman Surabaya, Jawa Timur pada 27-31 Juli.

Ketua Pelaksana Indonesia Challenge H. Abdul Chodir yang ditemui di Surabaya, Rabu, mengatakan dari ke-14 negara tersebut, dua negara yang memiliki kekuatan bulu tangkis di Asia, yakni China dan Korea Selatan kembali absen mengirimkan atletnya.

Pada penyelenggaraan turnamen serupa tahun 2009 di Jakarta, kedua negara tersebut juga absen mengirimkan atletnya. “Kami sudah mencoba menghubungi asosiasi bulu tangkis kedua negara tersebut, tapi mereka tidak memberikan konfirmasi sama sekali. Kendati tanpa pemain China dan Korsel, kualitas turnamen ini tidak berkurang,” katanya.

Ke-14 negara yang sudah memberikan konfirmasi dan mengirimkan daftar atletnya, adalah Prancis, Spanyol, Jepang, Ceko, Mesir, Belgia, Kanada, Swiss, Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam, Sri Lanka, Singapura, dan tuan rumah Indonesia.

Malaysia menjadi peserta asing yang paling banyak mengirim atletnya, yakni hampir mencapai 50 orang, diikuti Singapura dengan sekitar 29 atlet dan Jepang menyertakan lebih dari 10 atlet. “Dari jumlah negara, memang ada sedikit penurunan dibanding tahun lalu yang mencapai 19 negara, tapi dari jumlah peserta (atlet) asing justru bertambah,” kata Chodir kepada Antara.

Tuan rumah Indonesia selain menurunkan pemain Pelatnas Pratama, juga akan diwakili seluruh klub besar, seperti Djarum Kudus, Suryanaga Surabaya, SGS Elektrik Bandung, dan Tangkas Jakarta.

Chodir memastikan persaingan merebut juara pada turnamen berhadiah total 15 ribu dolar AS ini juga lebih ketat dibanding tahun lalu.

Pada Indonesia Challenge 2009, dua pemain PB Djarum Kudus, yakni Fransiska Ratnasari dan Dionysius Hayom Rumbaka, masing-masing tampil sebagai juara tunggal putri dan putra.

Fransiska yang saat itu masih menghuni Pelatnas, meraih gelar juara setelah mengalahkan rekan satu klubnya Maria Elfira Christina 21-12, 21-9. Sementara Dionysius Hayom Rumbaka yang kini telah bergabung di Pelatnas Cipayung, merebut gelar setelah lawannya Adnan Fauzi (Suryanaga) mundur pada set kedua karena sakit.

Posted in Int. Chal | Leave a Comment »

Pemain Djarum di Astec Open & Indonesia International Challenge 2009

Posted by febrikusuma on August 1, 2009

Kejuaraan Swasta Nasional Bulutangkis Astec Open & Indonesia International Challenge 2009, diselenggarakan mulai 04 Agustus- 08 Agustus 2009 dan berlangsung di Gedung Bulutangkis Gelora Bung Karno dan Gedung Tennis Indoor Senayan, JakartaPara pemain PB Djarum yang akan turut serta dalam turnamen tersebut sebagai berikut:

Tunggal Putra Taruna :
1. Arief Gifar Rahmadhan
2. Shesar Hiren Rhustavito
3. Kho Henrikho Wibowo

Tunggal Putra Dewasa :
1. Dionysius Hayom Rumbaka
2. Andreas Adityawarman
3. Bandar Sigit Pamungkas
4. Engga Setiawan
5. Riyanto Subagja

Tunggal Putri Taruna :
1. Ayu Wanda Tika Wulandari

Tunggal Putri Dewasa :
1. Maria Febe Kusumastuti
2. Maria Elfira Christina
3. Febby Angguni
4. Fransiska Ratnasari
5. Rosaria Yusfin Pungkasari
6. Ana Rovita

Ganda Putra Remaja :
1. Robby Insan Wahyudi / Bagus Hariyanto
2. Edi Subaktiar / Arya Maulana Aldiartama
3. Felix Kinalsal / Kenny Putra Aviancy
4. Jusan Ahmad / Firman Ramadhan
5. Kevin Sanjaya Sukamuljo / Zulfikar Aziz Hidayat

Ganda Putra Taruna :
1. Jones Ralfy Jansen / Darmiko
2. Alvin Iqshandy / Yudha Wiratama
3. Dandi Prabudita / Ganjar Rismawardani
4. Ferdian Fascal Wardhanni Rusman / Rangga Yave Rianto
5. Sigit Sudrajad / Praveen Jordan

Ganda Putra Dewasa :
1. Muhammad Ulinnuha /Berry Angriawan
2. Seiko Wahyu Kusdianto / Didit Juang Indrianto
3. Rahmat Adianto / Andrei Adistia

Ganda Putri Remaja :
1. Melati Daeva Oktaviani / Dara Ayu Setiawati

Ganda Putri Taruna :
1. Lidya Pradita / Yayu Rahayu
2. Nurbeta Kwanrico / Aulia Putri
3. Gloria Emanuelle Widjaja / Deariska Putri Medita
4. Ririn Amelia / Khaeriah Rosmini
5. Farah Amalia Triyani / Ummi Khanifah

Ganda Putri Dewasa :
1. Jenna Gozali / Rufikha Olivta
2. Nimas Rani Wijayanti / Reni Rosi Hendarni
3. Delis Yuliana / Cisita Joity Jansen

Ganda Campuran Remaja :
1. Felix Kinalsal / Melati Daeva Oktaviani
2. Bagus Hariyanto / Chintia Rhizta Andreti

Ganda Campuran Taruna :
1. Jones Rafly Jansen / Nurbeta Kwanrico
2. Yudha Wiratama / Gloria Emanuelle Widjaja
3. Ganjar Rismawardani / Lidya Pradita
4. Rangga Yave Rianto / Aulia Putri
5. Darmiko / Khaeriah Rosmini
6. Dandi Prabudita / Deariska Putri Medita
7. Sigit Sudrajad / Farah Amalia Triyani
8. Praven Jordan / Ririn Amelia

Ganda Campuran Dewasa :
1. Muhammad Ulinnuha / Jenna Gozali
2. Didit Juang Indrianto / Yayu Rahayu
3. Berry Angriawan / Delis Yuliana

Posted in Int. Chal | Tagged: , | Leave a Comment »