Badminton Lovers

Badminton is My Life

Archive for the ‘World’ Category

Usai Juara, Chong Wei Kebingungan

Posted by febrikusuma on June 30, 2010

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemain tunggal putra utama dunia, Lee Chong Wei, mengaku belum memutuskan apakah ia akan ikut serta dalam turnamen Grand Prix Gold Malaysia pada 6-11 Juli mendatang.

Chong Wei baru saja memenangi gelar juara pada turnamen Djarum Indonesia Open Super Series, Minggu (27/6/2010). Di final, ia mengalahkan unggulan ke-2 asal Indonesia, Taufik Hidayat.

Beberapa saat setelah memastikan gelar juara, Chong Wei mengaku diliputi kebimbangan tentang keikutsertaannya di turnamen yang akan berlangsung di Johor Bahru tersebut.

“Saya masih bingung. Saya ingin ikut pertandingan yang dilangsungkan di Malaysia ini dan saya ingin menghibur para penggemar saya,” kata Chong Wei. “Namun bila ikut, saya mengambil risiko karena ikut terlalu banyak turnamen,” kata Chong Wei yang dua pekan lalu disingkirkan Sony Dwi Kuncoro di Singapura Terbuka Super Series.

“Saya akan menghadapi tiga kejuaraan besar. Saya harus ikut kejuaraan dunia (Paris pada Agustus), Commonwealth Games (New Delhi, Oktober), dan Asian Games (Guangzhou, November). Saya harus membicarakan dulu dengan pelatih saya (Misbun Sidek),” ungkapnya.

Advertisements

Posted in World | Leave a Comment »

Solibad’s Flashmob: First Succes in France

Posted by febrikusuma on June 5, 2010

Bulutangkis.com – French Badminton Fans, Led by world star Pi Hongyan, gathered in front of the Eiffel Tower, in Paris, to launch a new trend: A Flashmob dedicated to both badminton and charity foundation – Solibad.

It’s only beginning, as organizers plan a world-wide flashmob next year.

On the famous “Champ De Mars”, in the shadow of the Eiffel Tower, French badminton players started a trend which could become famous all over the world – the first “FLASHMOB” dedicated to badminton and a charity foundation SOLIBAD – Badminton Without Borders.

The choreography, which saw some tourists quite stunned on their way to France’s most visited monument, was led by none other than Pi Hongyan, bronze medallist at the last World Championships. The Chinese-born shuttler, six time national champion in her new home, started a badminton routine, holding a racket, before more than 200 fans, came from nowhere to join her on the grass, for what became a giant and synchronized choreography under the cameras of French National TV.

“It’s just amazing to be able to play here, to have fun, and to promote SOLIBAD at the same time. This place is special. It’s symbolic. I didn’t expect so many people to show up in spite of the bad weather. It shows badminton involves caring people” said Pi Hongyan.

A joy shared by SOLIBAD Founder, Badminton Reporter and photographer Raphael Sachetat : “This is just unique – playing in one of France’s most amazing places, enjoying ourselves, while promoting a work that helps the underprivileged. This is the image we want people to remember of SOLIBAD” added Sachetat, hinting that most of the crazy fans present on June 1st where the ones who helped to collect money for the projects in Bali and Kuala Lumpur. “It isthanks to their work that I was able to hand out a Cheque last month in Kuala Lumpur’s orphanage Sanctuary Care Center, during the Thomas Cup” added Sachetat.

Special guests

Amongst the other special guests gathering below the Eiffel Tower, some had come straight from Brazil – Sebastiao Oliveira and few of his young players – some of the best in the American continent. Oliveira runs a badminton Academy (project Miratus) in Brazil for underprivileged children, turning them into champions, with the help of DECATHLON, one of France’s major distributor. The French Company also contributed to one of SOLIBAD’s ongoing Project (“1000 rackets for Haiti” jointly coordinated by PEACE and SPORT) by giving out 40 rackets and shuttles tubes to be sent to Haiti right after Tuesday’s Flashmob.

Also, as special guests were Matthieu Lo Ying Ping, SOLIBAD Ambassador for France, who is currently the Nation’s second best shuttler and who happens to have African blood running in his veins – with a father originally from La Reunion Island. That’s three continents which were represented in Paris, with a fourth one added as some of Pi Hongyan’s friends who work in the Chinese Embassy in Paris had come to see how French think out of the box, together with their 3 year old daughter – the latter also enjoyed a “post Flashmob” badminton game with the fans.

Next step – A World wide Flashmob

The Flashmob which spread through the social networks such as Facebook and Twitter amongst the French badminton community was also followed in more than 7 cities in France, from Fougères in Britanny – France’s biggest club – to the Reunion Island, some 9300 kilometres away.

“We wanted to start in France, but this is only the beginning of a new and crazy adventure,” says Sachetat. “Next year, we’ll challenge every country to have their own flashmob – a giant gathering in symbolic places, wearing our colours, and playing badminton in the streets everywhere. We hope to have, some day, a “SOLIBAD Day” written in bold in the calendar of big badminton countries. I’m sure this will be a great way to enjoy ourselves while promoting our work.”

France will welcome the Yonex BWF World Championships in August, but the next event involving SOLIBAD on the world tour will be in Singapore where Top stars will ravish the home fans with some surprises during the upcoming Li-Ning Singapore Open from June 14th to 20th.

Wikipedia : A flash mob (or flashmob) is a large group of people who assemble suddenly in a public place, perform an unusual act for a brief time, then quickly disperse.

Contribute: Raphael SACHETAT
Phone: +33 66068 25 04 begin_of_the_skype_highlighting              +33 66068 25 04      end_of_the_skype_highlighting
Email: Raphael@solibad.net

Posted in World | Leave a Comment »

Kelakuan Minus, Dicoret dari Pelatnas

Posted by febrikusuma on May 27, 2010

SINGAPURA, Kompas.com – Pebulu tangkis Singapura, Zhang Beiwen kehilangan peluang untuk bertanding pada Commonwealth Games tahun ini setelah dijatuhi hukuman skors akibat perilaku buruk.

Hal ini diungkapkan oleh  Ketua Asosiasi Bulu Tangkis Singapura, Kamis.  Zhang Beiwen terkena hukuman paling berat yang pernah dijatuhkan saat diskors tiga bulan tanpa bayaran dan kehilangan hak berlatih dengan tim nasional atau mengikuti ujian seleksi dan turnamen.

Hukuman tersebut dijatuhkan karena disiplin yang buruk dan perilaku yang mengganggu dalam latihan kata Asosiasi Bulu Tangkis Singapura, yang berarti pemain peringkat 31 dunia itu tidak akan dipilih untuk bertanding pada ujicoba untuk Commonwealth Games di New Delhi pada 3-14 Oktober.

“SBA ingin memberi pesan dengan jelas mengenai pentingnya menempatkan pdofesionalisme kepada para pemain kami,” kata kepala SBA Edwin Pang kepada Reuters.

“Kami tidak akan mentoleransi tindakan kurang disiplin dari para pemain kami karena akan berakibat merugikan tim nasional, tanpa memandang setinggi apa peringkat mereka atau seberapa potensial mereka bagi Singapura dalam turnamen besar.

“Dulu, SBA telah memberlakukan denda dan skorsing dari kompetisi bagi pemain nasional yang salah tetapi kali ini untuk pertama kalinya pada tahun-tahun terakhir, kami menskors pemain nasional yang dipekerjakan oleh Asosiasi dari keduanya, latihan dan kompetisi tanpa bayaran.”

SBA mengatakan, pemain kelahiran China berusia 19 tahun, Zhang, peraih medali perunggu beregu SEA Games di Laos tahun lalu, telah menunjukkan “perilaku buruk dalam latihan dan turnamen.” “Pada beberapa kesempatan, ia tidak melaksanakan instruksi pelatihnya dan mematuhi peraturan latihan yang dibuat tim. Beiwen kurang disiplin dan kurang bertekad bulat, seperti yang diharapkan dari pemain profesional dan pemain nasional.”

Pemain ganda putra dan campuran Hendra Wijaya juga diskors selama tiga bulan tetapi akan menerima 50 persen gaji selama diskors dan akan melanjutkan latihan, kata Pang. Hukuman itu dijatuhkan karena mengabaikan latihan. Pang mengatakan tempat kedua pemain dalam tim nasional akan dievaluasi pada akhir masa skorsing.

Posted in World | Leave a Comment »

Piala Uber : Indonesia Pastikan Raih Posisi Juara Grup D

Posted by febrikusuma on May 11, 2010

KUALALUMPUR – Dalam pertandingan yang dilangsungkan di Lapangan 1 – Putra Stadium Kuala Lumpur, Indonesia berhasil mengungguli Denmark dengan skor 5-0.

Pesta kemenangan Indonesia ini dibuka oleh Adriyanti Firdasari yang bermain sebagai tunggal pertama menggantikan Maria Febe Kusumastuti berhasil mengandaskan perlawanan Camilla Sorensen dalam straight-game 21-11 21-11. Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari menambah keunggulan Indonesia menjadi 2-0 atas Denmark setelah memenangkan pertandingan melawan Kamilla Rytter Juhl/Christinna Pedersen dalam rubber-game 13-21 21-15 21-13.

Partai ketiga yang memainkan tunggal putri, Maria Kristin Yulianti memastikan Indonesia menjadi Juara Grup D setelah mengalahkan Karina Jorgensen, 21-9 21-6 dalam waktu 26 menit. Shendy Puspa Irawati/Liliyana Natsir dan Lindaweni Fanetri melengkapi kemenangan Indonesia menjadi 5-0. Shendy/Liliyana unggul atas Lena Frier Kristiansen/Marie Ropke 21-17 21-17, sedangkan Lindaweni mengandaskan perlawanan Line Kruse, 21-6 21-12.

Posted in World | Leave a Comment »

Piala Uber – Lindaweni Sempurnakan Indonesia

Posted by febrikusuma on May 11, 2010

Kuala Lumpur – Lindaweni Fanetri menang dua set langsung atas Line Kruse di game kelima laga Indonesia kontra Denmark. Hasil tersebut menyempurnakan kemenangan Tim Piala Uber Indonesia menjadi 5-0.

Turun di nomor terakhir, Lindaweni menyudahi perlawanan Kruse dengan 21-6 dan 21-12. Seperti kebanyakan rekan-rekannya, Lindaweni tak menghadapi banyak kesulitan sebelum menuntaskan laga dalam waktu 25 menit Demikian dilaporkan wartawan detiksport langsung dari Kuala Lumpur.

Kemenangan tersebut membuat Indonesia memetik hasil sempurna 5-0 atas Denmark, sekaligus mengulang sukses yang sama saat menghadapi Australia di pertandingan pertama lalu.

Indonesia sebelumnya sudah memastikan lolos ke perempatfinal dengan status juara grup setelah bisa langsung unggul 3-0. Belum diketahui siapa lawan yang akan dihadapi oleh Tim Uber Indonesia di babak perempatfinal nanti.

Srikandi-srikandi ‘Merah Putih’ membuka keunggulan atas Denmark melalui Adrianti Firdasari. Turun sebagai tunggal pertama, Adrianti menang dua set langsung atas Camilia Sorensen dengan 21-11 dan 21-11.

Meski sempat dapat perlawanan sengit dan harus bermain sepanjang tiga set, ganda Greysia Polii/Nitya Krishinda akhirnya juga bisa menyumbang poin. Mereka menang dengan skor 13-21, 21-15 dan 21-13 atas Kamilla Rytter Juhl/Christinna.

Adalah Maria Kristin yang memastikan kemenangan Indonesia setelah dia memenangi game ketiga atas Karina Jorgensen. Maria tak butuh waktu lama untuk menyudahi perlawanan Karina Jorgensen dengan 21-9 dan 21-6.

Di nomor keempat yang sudah tak menentukan lagi, Shendy Puspa Irawati/Liliyana Natsir berhasil melanjutkan dominasi Indonesia setelah memetik kemenangan 21-17 dan 21-17 atas Lena Frier Kristiansen/Marie Ropke.

Posted in World | Leave a Comment »

Indonesia Ungguli Denmark 3-0

Posted by febrikusuma on May 11, 2010

JAKARTA, KOMPAS.com — Tim Piala Uber Indonesia memastikan keunggulan atas Denmark 3-0 setelah Maria Kristin Yulianti mengalahkan Karina Jorgensen, Selasa (11/5/2010).

Maria Kristin yang merupakan peraih medali perunggu medali Olimpiade Beijing 2008 tidak menemui kesulitan berarti untuk mengalahkan Maria Jorgensen dalam dua game, 21-9, 21-6.

Kristin memang unggul setidaknya dua kelas di atas Jorgensen. Pukulan-pukulan pemain Denmark tersebut mudah dikembalikan dan menjadi bumerang bagi dirinya. Game pertama ditutup dengan 21-9.

Pada game kedua, Kristin mencoba mempersingkat permainan dengan memperagakan pukulan silang yang menyulitkan lawannya. Akhirnya game kedua ditutup 21-6 dan pertandingan berlangsung hanya dalam 26 menit.

Sebelumnya, Indonesia merebut dua poin melalui kemenangan Adriyanti Firdasari atas Camilla Sorensen, 21-11, 21-11, dan ganda Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari yang mengalahkan Kamilla Rytter Juhl/Christinna Pedersen, 13-21, 21-15, 21-13.

Dengan keunggulan 3-0 ini, Indonesia memastikan diri menjadi juara grup B. Sementara itu, Denmark berada di posisi kedua karena menang atas peserta lainnya, Australia.

Dua partai lainnya yang masih akan dimainkan adalah antara ganda kedua Shendy Puspa Irawati/Lilyana Natsir menghadapi Lena Frier Kristiansen/ Marie Røpke dan tunggal ketiga Lindaweni Fanetri menghadapi Line Kruse.

Posted in World | Leave a Comment »

Greysia/Nitya Kalahkan Ganda Denmark

Posted by febrikusuma on May 11, 2010

JAKARTA, KOMPAS.com — Tim Piala Uber Indonesia sementara unggul 2-0 atas Denmark setelah ganda Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari menang atas Kamilla Rytter Juhl/Christinna Pedersen.

Dalam pertandingan kedua grup B tersebut Indonesia telah unggul 1-0 melalui Adriyanti Firdasari. Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari unggul dalam permainan rubber game, 13-21, 21-15, 21-13, Selasa (11/5/2010).

Ganda Denmark tampil dominan dalam awal pertandingan. Mereka menekan Greysia/Nitya dengan smes-smes keras yang terutama diarahkan kepada Nitya.  Pemain Indonesia ini pontang-panting mengejar bola yang ditujukan ke arahnya. Alhasil game pertama pasangan Indonesia kalah 13-21.

Pada game kedua, Greysia mampu menutup celah permainan rekan gandanya tersebut. Ia bergerak maju mundur dan mengatur arah bola, terutama serangan yang ditujukan kepada pasangan Denmark. Ganda Indonesia ini merebut game kedua, 21-15.

Permainan serupa diperlihatkan Greysia/Nitya pada game ketiga. Hasil yang mereka tuai lebih efektif karena ganda Denmark sering melakukan unforced error dengan pukulan-pukulan yang menyangkut di net. Setelah unggul 15-10, Greysia/Nitya melesat dan menang 21-13 dalam pertandingan yang berlangsung 59 menit.

Unggul 2-0, tim Piala Uber Indonesia menurunkan perebut medali perunggu Olimpiade Beijing 2008, Maria Kristin Yulianti, yang akan menghadapi pemain Denmark, Karina Jorgensen.

Posted in World | Leave a Comment »

Jonassen Jadi Pelatih Inggris

Posted by febrikusuma on May 11, 2010

KUALA LUMPUR, Kompas.com – Pebulu tangkis asal Denmark yang   sudah mulai merintis karir sebagai pelatih, Kenneth Jonassen,   mengatakan kepergiannya untuk melatih di Inggris bukan berarti ucapan selamat tinggal bagi Denmark.

“Ini bukan ucapan selamat tinggal, tetapi sampai jumpa di kemudian hari,” ujar Kenneth yang ikut memperkuat tim Piala Thomas Denmark sebagai pemain sekaligus pelatih.

Pebulu tangkis kelahiran Herning, Denmark, 3 Juli 1974 itu mengatakan, Piala Thomas dan Uber 2010 itu adalah terakhir kalinya ia bersama Denmark karena setelah itu ia akan melanjutkan karir melatihnya di Inggris.

Mulai Juli mendatang, Kenneth yang memperkuat tim Thomas Denmark sejak 1998 itu akan menjadi pelatih tunggal putra di Inggris.  “Saya kira ini akan menjadi pengalaman yang menarik, saya sudah tahu sistem di Denmark, dengan mendapat wawasan dari luar mungkin itu baik bagi saya dan Denmark,” kata juara Eropa 2008 itu.

“Meninggalkan Denmark juga akan menjadi pengalaman yang menarik bagi keluarga saya yang selama ini tinggal di Denmark,” kata Kenneth yang akan menghadapi ujian pertama sebagai pelatih saat membawa tim Inggris ke Kejuaraan Dunia di Paris, Perancis, Agustus mendatang.

Tentang tim Denmark yang baru saja melahirkan bintang baru, Viktor Axelsen (16) sebagai pemain Eropa pertama yang menjadi juara dunia junior, Kenneth mengaku senang bahwa regenerasi pemain di negaranya berjalan cukup baik terutama pada tunggal dan ganda putra.

Posted in World | Leave a Comment »

Firda Bawa Indonesia Unggul 1-0

Posted by febrikusuma on May 11, 2010

JAKARTA, KOMPAS.com — Adriyanti Firdasari menjawab kepercayaan diturunkan sebagai tunggal pertama dengan merebut angka pertama Tim Piala Uber Indonesia.

Firda menang dalam dua game, 21-11, 21-11, saat menghadapi tunggal pertama Denmark, Camilla Sorensen, pada pertandingan Grup B. Tampil menekan, Firda menang dalam 34 menit.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Putra, Bukit Jalil, Malaysia, Firda tampil seperti tanpa beban. Ia terus menekan Camilla dengan pukulan-pukulan silangnya.

Unggul 21-11 pada game pertama, Firda sempat bingung dengan tekanan yang dilakukan lawannya pada game kedua. Namun dengan kombinasi permainan bola di depan net dan drop shot silang, ia mampu menyelesaikan game kedua 21-11.

Pada partai kedua, pemain ganda Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari berhadapan dengan ganda Denmark, Kamilla Rytter Juhl/Christinna Pedersen.

Posted in World | Leave a Comment »

Tim Indonesia Mulai Latihan

Posted by febrikusuma on May 8, 2010

JAKARTA, KOMPAS.com — Tim Piala Thomas dan Uber Indonesia mulai berlatih di Kuala Lumpur, Malaysia, setelah tiba di kota tersebut, Jumat (7/5/2010) siang, untuk mengikuti putaran final yang akan berlangsung pada 9-16 Mei.

“Tadi sudah latihan tapi banyak yang enggak bisa ikut karena baru sampai dan waktunya mepet banget,” ujar pemain ganda putra, Markis Kido, yang dihubungi dari Jakarta.

Namun, tim Indonesia belum mendapat kesempatan berlatih di lapangan tempat bertanding di Putra Stadium, Bukit Jalil. “Tadi latihannya di tempat latihan, besok baru di tempat bertanding,” tambah Kido.

Pernyataan yang sama disampaikan Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB PBSI Lius Pongoh yang menyebutkan bahwa kendala waktu menyebabkan tidak semua pemain bisa langsung berlatih setibanya di Kuala Lumpur.

Tim Indonesia tiba di Kuala Lumpur sekitar pukul 11.10 waktu setempat. Mereka kemudian langsung dijamu makan siang oleh Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Da’i Bachtiar.

Pada Sabtu, tim Indonesia mendapat kesempatan mencoba lapangan bertanding di Putra Stadium, antara pukul 10.00 dan 12.00 waktu setempat, sebelum mulai bertanding pada hari Minggu (9/5/2010).

Pada hari pertama kejuaraan dunia beregu tersebut, baik tim putra maupun putri akan menghadapi tim Australia pada babak penyisihan grup.

Tim Thomas Indonesia berada dalam Grup D bersama India dan Australia. Sementara itu, tim Uber berada dalam Grup B bersama Denmark dan Australia. Dua tim teratas dalam setiap grup akan maju ke perempat final.

Susunan tim Indonesia:

Tim Thomas: Taufik Hidayat, Sony Dwi Kuncoro, Simon Santoso, Dionysius Hayom Rumbaka, Markis Kido, Hendra Setiawan, Alvent Yulianto, Hendra Aprida Gunawan, Nova Widianto, dan Mohammad Ahsan.

Tim Uber: Maria Febe Kusumastuti, Adriyanti Firdasari, Maria Kristin, Linda Weni Fanetri, Greysia Polii, Nitya Krishinda, Shendy Puspa Irawati, Meiliana Jauhari, Liliyana Natsir, dan Anneke Feinya Agustin.

Posted in World | Leave a Comment »