Badminton Lovers

Badminton is My Life

Archive for October, 2009

Berry/Claudia Menyerah dari Pasangan Jepang

Posted by febrikusuma on October 28, 2009

JAKARTA, KOMPAS.com – Pasangan Berry Anggriawan/Ni Made Claudia Ayu Wijaya gagal mempertahankan keunggulan mereka. Akhirnya, ganda campuran Indonesia ini menyerah pada pasangan Jepang Hiroki Takeuchi/Miki Takagi 21-13, 21-23, 16-21 pada putaran kedua Kejuaraan Dunia Junior di Malaysia, Rabu (28/10)malam.

Setelah memenangi pertandingan putaran pertama atas Ngo Yi Chye/Toh Siew Fen 21-14, 21-11 pada pagi harinya, pasangan Berry/Claudia sebenarnya sudah memimpin 21-13, 20-19 sebelum lawannya mengejar dan membalik keadaan untuk memenangi pertandingan putaran kedua.

Permainan yang tidak konsisten, menurut pelatih ganda campuran Pelatnas Pratama Namrih Suroto, menjadi penyebab kekalahan tersebut.

“Pada game ketiga banyak pukulan yang mati sendiri, tadi mereka mainnya tidak konsisten,” kata Namrih usai pertandingan.

Namrih juga mengakui bahwa pasangan Jepang tersebut cukup bagus meskipun sebenarnya Berry/Claudia bisa mengimbangi mereka.

Meski kehilangan satu pasangan, ganda campuran Indonesia masih punya tiga wakil yang berhasil lolos ke putaran ketiga turnamen yang digelar di Sultan Abdul Halim Stadium, Alor Star, Kedah, Malaysia.

Angga Pratama/Della Destiara melangkah ke putaran ketiga untuk bertemu unggulan 5/8 Ng Ka Long/Tse Ying Suet. Pasangan Hongkong ini lolos setelah mengalahkan Vivas Paul Jefferson/Alcala Malvinne Ann Venice dari Filipina 21-16, 21-18.

Setelah mengalahkan Anatoliy Yartsev/Natalie Perminova dari Rusia 21-17, 22-20, unggulan 5/8 Kevin Alexander/Suci Rizki Andini juga maju ke putaran ketiga. Mereka akan bertemu ganda Filipina Escueta Philip Joper/Gelita Castelo.

Sedangkan Muhammad Ulinnuha/Tiara Rosalia Nuraidah bermain tiga game untuk menundukkan unggulan 5/8 lainnya Niclas Nohr/Lena Grebak dari Denmark 21-16, 19-21, 21-17, untuk selanjutnya melawan Yang Chih Hsun/Wu Yun Ting dari Taiwan.

Satu dari dua ganda putri yang ambil bagian dalam turnamen tersebut, Della Destiara/Ni Made Claudia Ayu Wijaya maju ke putaran kedua setelah mengantungi kemenangan 21-13, 21-13 atas Sandra Maria Jensen/Line Kjaersfeldt. Satu pasangan lainnya Suci Rizki Andini/Tiara Rosalia Nuraidah langsung maju setelah mendapat bye pada putaran pertama.

Sementara itu kedua ganda putra, unggulan pertama Angga Pratama/Rendy Sugiarto dan Berry Angriawan/Muhammad Ulinnuha langsung maju ke putaran kedua.

Advertisements

Posted in Junior | Leave a Comment »

Taufik Susah Payah Lolos

Posted by febrikusuma on October 28, 2009

PARIS, Kompas.com – Taufik Hidayat harus berjuang ekstra keras untuk meraih tiket ke babak kedua Perancis Terbuka Super Series. Tunggal Indonesia yang merupakan unggulan keempat ini butuh waktu 55 menit untuk bertarung tiga set melawan pemain Inggris Carl Baxter, yang berakhir dengan skor 21-17, 12-21, 21-16, Rabu (28/10), di Pierre de Coubertin Stadium.

Selanjutnya, Taufik yang bulan lalu merupakan finalis Jepang Terbuka Super Series, akan menghadapi Muhammad Hafiz Hashim. Pemain Malaysia ini lolos usai menaklukkan pemain Hongkong, Ng Wei, dengan straight set 21-18, 21-17.

Di set pertama, Taufik mengawalinya dengan sangat meyakinkan karena dia langsung meraih empat poin berturut-turut untuk unggul 4-0. Tetapi setelah itu, Baxter bisa mengejar dan sempat dua kali memimpin pada kedudukan 10-8 dan 16-14.

Namun Taufik yang sudah kenyang pengalaman bisa mengatasi tekanan. Dari tertinggal 14-16 itu, Taufik bisa membalikkan keadaan setelah mendulang enam poin secara beruntun sampai menang 21-17.

Di game kedua, Baxter bermain sangat agresif dan penuh determinasi. Pemain Inggris ini membuka permainan dengan keunggulan 3-0, dan tidak terkejar lagi sampai meraih kemenangan 21-12, dan memaksa rubber game.

Pada set penentuan, Taufik bangkit lagi. Setelah skor imbang 2-2, juara dunia 2005 tersebut melejit untuk melebarkan jarak dengan keunggulan 14-7. Meskipun Baxter sempat memangkas jarak sehingga hanya terpaut satu poin di kedudukan 16-15, Taufik bisa bangkit lagi untuk menang 21-16.

Dengan demikian, Taufik mengikuti jejak Simon Santoso, yang sudah lebih dulu meraih tiket ke babak kedua. Kini, hanya tinggal Sony Dwi Kuncoro yang belum bertanding.

Nitya/Greysia juga lolos

Di sektor ganda putri, pasangan Pelatnas Cipayung Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii terus memilihara asa untuk meraih prestasi. Unggulan kedelapan ini lolos meskipun harus bermain tiga set melawan pasangan Denmark Helle Nielsen/Marie Ropke, yang berakhir dengan kemenangan 21-9, 16-21, 21-12.

Selanjutnya, Nitya/Greysia akan menghadapi Miyuki Maeda/Satoko Suetsuna. Pasangan Jepang ini maju ke putaran kedua karena mendapat tiket gratis menyusul pengunduran diri pasangan Inggris Donna Kellogg/Samantha Ward.

Nitya/Greysia tampaknya akan menang dengan mudah, karena di set pertama mereka nyaris tak mendapat perlawanan. Sempat tertahan di angka 2, pasangan Indonesia ini langsung unggul 9-1 dan terus melejit hingga mennag 21-9.

Namun di set kedua, Nielsen/Ropke membuat kejutan. Mereka tampil lebih agresif dan memimpin perolehan poin. Nitya/Greysia sempat mengejar dan menyamakannya menjadi 12-12, tetapi setelah itu pasangan Denmark tersebut bisa keluar dari tekanan dan menang 21-16.

Di set penentuan, Nitya/Greysia sempat tertinggal 1-4 di awal pertandingan. Tetapi setelah itu, mereka bangkit dan meraup enam poin untuk balik memimpin 6-4. Inilah titik balik untuk kesuksesan Nitya/Greysia, apalagi mereka kembali mendulang enam poin selepas skor 12-9, sehingga unggul 18-9, sampai akhirnya menang 21-12.

Posted in Super Series | 1 Comment »

Empat Tunggal Putra Indonesia ke Babak Kedua

Posted by febrikusuma on October 28, 2009

JAKARTA, Kompas.com – Empat pemain tunggal putra Indonesia yang ambil bagian dalam Kejuaraan Dunia Junior nomor perorangan, mengawali perjuanganya dengan bagus. Mereka meraih kemenangan pada laga yang berlangsung Rabu (28/10).

Dalam turnamen yang digelar di Sultan Abdul Halim Stadium, Alor Star, Kedah, Malaysia itu, Hermansyah tampil pertama. Dia menaklukkan pemain Srilanka Harsha Parera 21-18, 21-11.

Kemenangan berikutnya diraih Ary Trisnanto. Meskipun harus berjuang tiga set, Ary akhirnya menang 21-14, 18-21, 21-6 atas Tam Chun Hei.

Pemain non-pelatnas Andre Marteen yang memperkuat tim Indonesia di Kejuaraan Dunia melalui seleksi, mengalahkan pemain Pakistan Muhammad Irfan Saeed Bhatti 21-14, 21-9. Suksesnya diikuti Evert Sukamta yang menang atas Patrick Kaemnitz dari Jerman 21-11, 21-18.

Pada putaran kedua, Kamis (29/10), Hermansyah akan menghadapi pemain China Liu Cheng, sedangkan Ary, Andre dan Evert masing-masing akan melawan Mohammad Reza Khanjani (Iran), Anatoliy Yartsev (Rusia), dan Dmitriy Balandin (Rusia).

Dari keempat pertandingan tersebut, pelatih tunggal Pelatnas Pratama Rony Agustinus memperkirakan Hermansyah yang menghadapi lawan terberat dibanding teman-temannya.

“Besok, lawan yang berat dihadapi Hermansyah karena bertemu pemain China,” katanya.

“Tetapi pada putaran ketiga, kalau semuanya lolos, akan menghadapi lawan yang cukup berat karena semuanya bertemu pemain unggulan,” tambah Rony.

Hermansyah kemungkinan bertemu unggulan pertama Tian Houwei dari China, Ary berpeluang jumpa unggulan 5/8 Misbun Ramdan Mohmed Misbun dari Malaysia, Andre kemungkinan jumpa unggulan 3/4 Muhammad Syawal Mohd Ismail (Malaysia) dan Evert mungkin akan melawan unggulan 9/16 Jordy Hilbink dari Belanda.

“Semoga semua bisa lewat dengan hasil maksimal,” kata Rony.

Sementara itu, empat tunggal putri belum bertanding pada hari pertama karena semuanya mendapat bye.

Pada putaran kedua, tiga pemain yang menjadi unggulan yakni Febby Angguni, unggulan kedua, akan melawan Suo Di dari China, unggulan 3/4 Anna Rovita bertemu Oshadi Kuruppu dari Srilanka, dan unggulan 5/8 Siti Anida Lestari Qoryatin berhadapan dengan Anastasia Nazarchuk dari Rusia.

Adapun Elysabeth Purwanigtyas yang tidak diunggulkan, akan memperebutkan tempat di putaran ketiga dengan pemain Perancis Lauren Meheust.

Posted in Junior | Leave a Comment »

Kido/Hendra dengan Mudah Lolos

Posted by febrikusuma on October 28, 2009

PARIS, KOMPAS.com — Ganda putra nomor satu dunia, Markis Kido/Hendra Setiawan, dengan mudah lolos ke babak kedua Perancis Terbuka Super Series. Dalam pertarungan selama 23 menit di Pierre de Coubertin Stadium, Rabu (28/10), unggulan pertama asal Indonesia ini menang straight set 21-16 21-11 atas pasangan Jepang, Kenta Kazuno/Kenichi Hayakawa.

Besok, peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 ini kembali akan bertemu pemain Jepang, Hirokatsu Hashimoto/Noriyasu Hirata. Pasangan non-unggulan tersebut lolos setelah menyingkirkan pemain Jerman, Kristof Hopp/Jonannes Schottler, dengan straight set 21-17 21-19.

Kido/Hendra yang bulan lalu menjadi juara di Jepang Terbuka Super Series hanya mendapat perlawanan ketat di awal set pertama. Setelah unggul 4-0, pasangan Pelatnas Cipayung ini sempat kehilangan tujuh poin secara beruntun sehingga mereka tertinggal 4-7.

Namun, setelah itu Kido/Hendra berusaha bangkit dan mengejar ketinggalannya. Kerja keras pasangan yang sedang meretas jalan untuk mempertahankan gelar di turnamen ini membuahkan hasil ketika bisa menyamakan skor menjadi 10-10.

Setelah itu, Kido/Hendra tak terkejar lagi. Meskipun pasangan Jepang sempat memangkas perbedaan hingga selisihnya tinggal satu menjadi 17-16, Kido/Hendra kembali melaju dan menyudahi set pertama dengan 21-16.

Di set kedua, Kido/Hendra sangat dominan. Selepas kedudukan 2-2, ganda nomor satu dunia ini menambah lima poin secara berturut-turut untuk unggul 7-2, dan selanjutnya semakin menjauh sampai akhirnya menang 21-11 dan maju ke babak kedua.

Dengan hasil tersebut, sejauh ini sudah ada lima wakil Indonesia yang lolos, yaitu tunggal putra Simon Santoso, tunggal putri Adriyanti Firdasari, dan dua ganda campuran, yaitu Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa dan Fran Kurniawan Teng/Pia Zebadiah Bernadet. Hanya ganda putra Yonathan Suryatama Dasuki/Rian Sukmawan yang gagal melewati adangan ganda Malaysia.

Posted in Super Series | Leave a Comment »

Firdasari Lolos, Bertemu Juara Denmark Terbuka

Posted by febrikusuma on October 28, 2009

PARIS, KOMPAS.com — Adriyanti Firdasari cukup mudah meraih tiket ke babak kedua Perancis Terbuka Super Series. Satu-satunya tunggal putri Indonesia yang tampil di turnamen bulu tangkis ini hanya perlu waktu 30 menit untuk menang straight set 21-16, 21-16 atas pemain Ukraina, Larisa Griga, Rabu (28/10) di Pierre de Coubertin Stadium.

Namun di babak kedua, Kamis (29/10), Firdasari yang tidak diunggulkan di kejuaraan ini sudah harus bertemu lawan yang sangat berat karena pemain Pelatnas Cipayung ini bertemu Tine Rasmussen. Unggulan keempat asal Denmark yang pekan lalu menjadi juara Denmark Terbuka Super Series ini lolos setelah menang 21-17, 21-19 atas pemain Belanda, Judith Meulendijks.

Di set pertama, Firdasari mengawalinya dengan sangat bagus karena dia terus mengontrol jalannya pertandingan sehingga memimpin perolehan poin dengan jarak yang cukup jauh. Akan tetapi setelah skor 12-9, angka Firdasari stagnan sehingga Griga bisa mengejar dan menyamakannya menjadi 12-12, dan bahkan balik unggul 14-12.

Beruntung, Firdasari bisa keluar dari tekanan. Dia berhasil menahan laju pemain Ukraina tersebut, dan mendulang lima poin secara beruntun untuk balik memimpin 17-14, sebelum menyudahi set pertama dengan 21-16.

Di set kedua, pertarungan berlangsung lebih ketat. Griga, yang berusaha tampil lebih agresif untuk menyamakan skor, memimpin jalannya pertandingan sampai skor 6-4. Setelah itu, Firdasari menyamakannya, dan terjadilah kejar-mengejar angka.

Namun, setelah memimpin 11-10, performa Griga menurun sehingga Firdasari bisa mencetak lima poin berturut-turut untuk memimpin 15-11. Inilah titik balik pertarungan di set kedua karena laju Firdasari tak terbendung lagi hingga akhirnya menang 21-16 dan lolos ke babak kedua.

Perjuangan Firdasari di babak kedua ini pasti sangat berat. Selain kerja keras, dia juga perlu sedikit keajaiban agar mampu melewati adangan Rasmussen, yang memupus ambisinya untuk berprestasi di Denmark Terbuka. Di turnamen itu (Denmark Terbuka), Rasmussen akhirnya menjadi juara dan mengalahkan Firdasari pada perempat final.

Posted in Super Series | Leave a Comment »

Hendra AG/Vita dan Fran/Pia Lolos, tapi Bertemu di Babak Kedua

Posted by febrikusuma on October 28, 2009

PARIS, KOMPAS.com — Dua ganda campuran Indonesia melewati rintangan pertamanya di turnamen bulu tangkis Perancis Terbuka Super Series. Dalam pertarungan di Pierre de Coubertin Stadium, Rabu (28/10), Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa dan Fran Kurniawan Teng/Pia Zebadiah Bernadet menang straight set atas lawan-lawan mereka.

Hendra AG/Vita hanya perlu waktu 23 menit untuk menang 21-17, 21-16 atas pasangan Ukraina, Valeriy Atrashchenkov/Elena Prus. Sementara itu, pasangan Pelatnas Cipayung, Fran Kurniawan/Pia, butuh waktu 25 menit untuk menyingkirkan pasangan Bulgaria, Stilian Makarski/Diana Dimova, dengan 21-13, 21-15.

Sayang, selanjutnya dua pasangan Indonesia ini sudah harus bertemu. Artinya, salah satu pasangan ini sudah pasti tersingkir. Namun di sisi lain, satu tempat di perempat final dapat dipastikan menjadi milik Indonesia.

Hendra AG/Vita, yang merupakan unggulan ketujuh, tak menemui hambatan besar selama pertandingan. Di set pertama, mantan pasangan pelatnas tersebut langsung melejit selepas skor 2-2, sampai menang 21-17.

Di set kedua, ganda Ukraina memberikan perlawanan yang cukup gigih. Meskipun kalah, mereka terus menempel perolehan angka Hendra AG/Vita, dan sempat beberapa kali menyamakannya saat kedudukan 3-3, 4-4, 8-8, dan 9-9.

Sementara itu, Fran/Pia tampil sangat dominan. Pasangan yang bulan Agustus lalu menjadi juara Selandia Baru Terbuka Grand Prix itu tak pernah terkejar karena mereka selalu unggul dengan skor mencolok. Fran/Pia pun menang dengan skor 21-13, 21-15.

Dengan demikian, Indonesia sampai dengan partai ini telah menempatkan tiga wakilnya di babak kedua, setelah tunggal putra Simon Santoso lolos. Hanya ganda putra Yonathan Suryatama Dasuki/Rian Sukmawan yang tersingkir karena ditaklukkan pasangan Malaysia, Abdul Latif Mohd Zakry/Mohd Tazari Mohd Fairuzizuan.

Posted in Super Series | Leave a Comment »

Simon Bangkit, Lolos ke Babak Kedua

Posted by febrikusuma on October 28, 2009

PARIS, KOMPAS.com — Simon Santoso melewati rintangan pertamanya di turnamen bulu tangkis Perancis Terbuka Super Series. Tunggal putra Indonesia ini menang rubber set 8-21, 21-16, 21-14 atas pemain Jepang, Sho Sasaki, Rabu (28/10).

Selanjutnya, Simon yang pekan lalu menjadi juara Denmark Terbuka Super Series ini akan menghadapi lawan yang lebih tangguh lagi. Dia harus bertemu unggulan keenam dari Denmark, Joachim Persson, yang lolos setelah menang 15-21, 22-20, 21-16 atas pemain India Chetan Anand.

Simon yang tidak diunggulkan di turnamen ini mengawali pertandingan dengan sangat buruk. Tunggal kedua Pelatnas Cipayung ini langsung tertinggal 0-4, dan selanjutnya dia semakin terpuruk. Tak heran jika di set pertama ini Simon menyerah dengan skor telak, 8-21.

Namun di set kedua, Simon langsung bangkit untuk membalas kekalahan di set awal. Selepas skor imbang, 3-3, Simon langsung melejit dan terus memimpin jalannya pertandingan. Sasaki sempat memangkas ketinggalannya menjadi 14-15, tetapi Simon kembali menjauh dan menang 21-16 dan memaksa rubber game.

Di set penentuan, Simon mendominasi. Akan tetapi, setelah unggul 5-3, Sasaki sempat mengejar untuk menyamakannya menjadi 5-5. Namun, Simon dengan cepat bereaksi sehingga dia bisa keluar dari tekanan untuk kembali memimpin sampai akhirnya menang, 21-14, dan maju ke babak kedua.

Posted in Super Series | Leave a Comment »

Yonathan/Rian Langsung Tersingkir

Posted by febrikusuma on October 28, 2009

PARIS, KOMPAS.com — Ganda putra Indonesia, Yonathan Suryatama Dasuki/Rian Sukmawan, langsung tersingkir di babak pertama Perancis Terbuka Super Series. Ganda Pelatnas Cipayung ini tak berkutik menghadapi pasangan Malaysia, Abdul Latif Mohd Zakry/Mohd Tazari Mohd Fairuzizuan.

Dalam pertandingan yang berlangsung selama 24 menit, Rabu (28/10), Yonathan/Rian menyerah dua set langsung 17-21, 16-21. Tersingkirnya finalis Jepang Terbuka Super Series bulan lalu ini membuat Indonesia sudah kehilangan satu wakilnya di nomor tersebut.

Di set pertama, Yonathan/Rian tak bisa mengimbangi permainan lawan yang merupakan unggulan kelima. Mereka hanya bisa menyamakan skor 1-1 dan 3-3 karena setelah itu pasangan Malaysia tidak terkejar lagi hingga menang 21-17.

Tak berbeda dengan sebelumnya, permainan Yonathan/Rian di set kedua tak kunjung membaik. Malah, kali ini mereka langsung jauh tertinggal setelah skor 2-2 karena lawan dengan cukup mudah mengumpulkan poin untuk menang 21-16 dan maju ke babak kedua.

Selanjutnya, pasangan Malaysia ini bertemu ganda Jerman, Michael Fuchs/Ingo Kindervater, yang menang 21-14, 21-17 atas pasangan Perancis yang lolos dari babak kualifikasi, Bertrand Gallet/Jean Michel Lefort.

Posted in Super Series | Leave a Comment »

BWF World Junior Badminton Championships 2009 Indonesia Gagal Hadang China

Posted by febrikusuma on October 25, 2009

Bulutangkis.com – Indonesia gagal melangkah ke babak semi final untuk menjuarai grup setelah dikandaskan China 1 – 4 di Kedah Malaysia malam ini (Sabtu, 24/10/09).

Kejuaraan beregu yang memperebutkan Pialan Suhandinata ini merupakan kejuaraan beregu campuran sesuai format kejuaraan Piala Sudirman yaitu lima nomor pertandingan (tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri dan ganda campuran).

Indonesia meraih poin pertama melalui nomor ganda putra dimana Rendy Sugiarto/ Angga Pratama mengalahkan ganda putra China Lu Kai/ Liu Peixuan 21-12, 21-18.

China menyamakan kedudukan 1 – 1 melalui tunggal putrinya Chen Xiaojia yang mengalahkan Febby Angguni melalui pertarungan ketat tiga set 21-14, 16-21, 21-15.

Pada pertandingan ketiga China kembali meraih poin menjadi 2-1 melalui nomor tunggal putra. Ary Trisnanto harus mengakui tunggal putra China Tian Houwei 21-11, 21-14.

Harapan Indonesia melalui ganda putri terkuat di Pelatnas Pratama Della Destiara Harris/ Ni Made Claudia Ayu Wijaya untuk menyamakan kedudukan juga tidak membuahkan hasil. Della Destiara Harris/ Ni Made Claudia Ayu Wijaya takluk di tangan ganda putri China Tang Jinhua/ Xia Huan 12-21, 18-21. Indonesia tertinggal 1-3 dari China dan gagal menjadi juara grup.

Pada pertandingan kelima yang tidak lagi menentukan Indonesia juga gagal meraih poin. Pasangan ganda campuran Muhammad Ulinnuha/ Tiara Rosalia Nuraidah tak berdaya di tangan ganda campuran China Lu Kai/ Bao Yixin 8-21, 12-21.

China yang menjadi juara Grup W melangkah ke babak semi final dan akan berhadapan dengan juara grup X.

Posted in Junior | Leave a Comment »

Indonesia Kalah 1-4 dari China, Gagal ke Semifinal

Posted by febrikusuma on October 25, 2009

JAKARTA, KOMPAS.com – Tim Indonesia hanya mampu mencuri satu poin dari China dalam lanjutan penyisihan Grup W Kejuaraan Dunia Junior di Kedah, Malaysia, Sabtu (24/10).

Ganda putra juara Asia Junior, Rendy Sugiarto/Angga Pratama, menjadi satu-satunya penyumbang poin Indonesia. Mereka mengalahkan pasangan China Lu Kai/Liu Peixuan 21-12 21-18 dalam pertandingan penentuan tim yang lolos ke semifinal yang berakhir dengan kemenangan China 4-1.

Tunggal putri Febby Angguni yang tampil pada partai kedua berhasil merebut game kedua meskipun akhirnya menyerah dari Chen Xiaojia 14-21 21-16 15-21.

“Febby sedikit tegang karena berbeda main beregu dengan perorangan,” ujar pelatih tunggal Pelatnas Pratama Rony Agustinus.

Tunggal putra Ary Trisnanto juga gagal mengatasi permainan Tian Houwei yang mengalahkannya dua game langsung 11-21 14-21. Pasangan Della Destiara/Ni Made Claudia Ayu Wijaya juga kalah dari pasangan Tang Jinhua/Xia Huan 12-21 18-21.

Begitu pula pasangan Muhammad Ulinnuha/Tiara Rosalia Nuraidah yang hanya mampu bertahan 17 menit menghadapi Lu Kai/Bao Yixin. Mereka menyerah 8-21 12-21.

“Pada ganda dan campuran, pemain kita kalah power dan kecepatan,” kata pelatih ganda Pelatnas Pratama Namrih Suroto.

Kemenangan China atas Indonesia membawa juara bertahan itu maju ke semifinal bertemu juara Grup X Thailand, sedangkan semifinal lainnya mempertemukan juara Grup Y dan Z, Taiwan dan tuan rumah Malaysia. Sementara itu Indonesia bertemu tim Hongkong dalam babak playoff penentuan peringkat 5-8.

Pada tahun lalu, Indonesia menempati urutan keenam dalam turnamen yang memperebutkan Piala Suhandinata–diambil dari nama tokoh bulu tangkis asal Indonesia–itu.

Meski belum berhasil maju ke semifinal, Rony mengatakan bahwa secara keseluruhan para pemain telah bermain maksimal. Tetapi memang harus diakui, pemain luar kualitasnya lebih baik, katanya.

Rony berharap, pada nomor perorangan yang akan dimulai Rabu (28/10), para pemain bisa tampil lebih baik lagi.

Posted in Junior | Leave a Comment »