Badminton Lovers

Badminton is My Life

Sony ke Final, Ikut Jejak Nova/Liliyana

Posted by febrikusuma on June 21, 2010

JAKARTA, Kompas.com — Sony Dwi Kuncoro melangkah ke final turnamen bulu tangkis Singapura Terbuka Super Series. Pemain pelatnas Cipayung ini meraih tiket menuju partai puncak setelah menang straight set 21-19, 22-20 atas pemain India, Kashyap Parupalli, Sabtu (19/6/2010).

Dengan demikian, Sony mengikuti jejak ganda campuran Nova Widianto/Liliyana Natsir, yang sudah lebih dulu menjejakkan kakinya di final turnamen berhadiah 200.000 dollar AS ini. Artinya, Indonesia sudah memiliki dua wakil, meskipun Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa serta Meiliana Jauhari/Greysia Polii terjegal di semifinal. Tim Merah Putih masih memiliki peluang menambah satu wakil lagi, jika ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan berhasil mengalahkan ganda Taiwan, Fang Chieh Min/Lee Sheng Mu.

Sony, unggulan ketujuh, tampil sangat mengesankan dalam duel berdurasi 48 menit di Singapore Indoor Stadium ini. Pada awal set pertama, Sony selalu tertinggal dalam pengumpulan angka. Namun, setelah mampu mengejar dan menyamakannya pada kedudukan 17-17 menyusul tiga poin beruntun yang diraih, maka Sony membalikkan situasi dengan meraih kemenangan 21-19.

Pada set kedua, pertarungan berlangsung sangat ketat dan menegangkan karena terjadi kejar-mengejar poin. Kashyap lebih dulu memimpin hingga kedudukan 6-4, kemudian Sony mengejar dan gantian memimpin hingga 14-11. Kemudian, Kashyap bisa menyusul dan sempat meraih set point dalam kedudukan 20-19, tetapi Sony kembali mengejar dan meraih kemenangan 22-20.

Hasil ini membuat Sony, yang di perempat final kemarin mengalahkan pemain nomor satu dunia asal Malaysia, Lee Chong Wei, menambah daftar kemenangannya terhadap Kashyap. Sebelumnya, mereka pernah bertemu pada turnamen Philipina Terbuka 2007, di mana Sony menang straight set 21-18, 21-12.

Di final, Minggu (20/6/2010), Sony akan bertemu dengan pemenang antara unggulan keempat dari Thailand, Boonsak Ponsana, versus unggulan dua dari Denmark, Peter Hoeg Gade. Peluang Sony menjadi juara di Singapura cukup terbuka lebar karena secara head to head, Sony unggul atas dua calon lawannya tersebut.

Dengan Boonsak, Sony pernah bertemu tiga kali dan unggul 2-1. Sony menang pada pertemuan di Hongkong Terbuka Super Series 2007 serta Olimpiade Beijing 2008, sedangkan Boonsak mengalahkan Sony pada penyisihan Grup D Piala Thomas 2008.

Sedangkan dengan Peter Gade, Sony juga pernah bertemu tiga kali dan unggul 2-1. Sony menang di Kejuaraan Dunia 2003 dan Kejuaraan Dunia 2007, sedangkan Peter menang di Kejuaraan Dunia 2005.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: