Badminton Lovers

Badminton is My Life

Sayang, Kido/Hendra Kalah Telak

Posted by febrikusuma on June 21, 2010

JAKARTA, Kompas.com — Markis Kido/Hendra Setiawan tampil buruk di semifinal Singapura Terbuka Super Series, Sabtu (19/6/2010). Di luar dugaan, ganda putra nomor satu Indonesia tersebut menyerah dua set langsung 19-21, 9-21 dari pemain non-unggulan Taiwan, Fang Chieh Min/Lee Sheng Mu, dalam duel berdurasi 26 menit di Singapore Indoor Stadium.

Hasil ini tentu sangat menyesakkan, jika menilik segudang prestasi Kido/Hendra dibandingkan dengan lawannya. Alih-alih menang sehingga Indonesia mempunyai tiga wakil di final turnamen berhadiah 200.000 dollar AS ini, juara Olimpiade Beijing 2008 tersebut menyerah dengan sangat mudah.

Dengan demikian, Indonesia hanya memiliki dua wakil yang akan tampil di final, Minggu (20/6/2010). Ganda campuran Nova Widianto/Liliyana Natsir lebih dulu mendapatkan tiket ke partai puncak, disusul tunggal putra Sony Dwi Kuncoro, yang membuat perjalanan fantastis ke final setelah lebih dulu mengalahkan pemain nomor satu dunia asal Malaysia, Lee Chong Wei, pada perempat final kemarin.

Kido/Hendra, unggulan kedua, hanya menyajikan permainan yang menarik di set pertama. Selepas skor 6-6, mantan pemain pelatnas Cipayung ini terus memimpin hingga 18-16. Sayang, untuk merebut tiga angka terakhir mereka sangat kesulitan sehingga lawan bisa mengejar dan membalikkan keadaan untuk menang 21-19.

Di set kedua, permainan Kido/Hendra menurun sangat drastis. Kondisi ini memudahkan pasangan Taiwan, yang melesat cepat sampai unggul 14-8. Di sini, Kido/Hendra hanya bisa menambah satu poin, sebelum lawan mengakhiri pertandingan dengan meraih tujuh poin secara beruntun untuk menang 21-9.

Di final, Fang/Lee akan bertemu dengan pemenang antara pasangan Korea Selatan Ko Sung Hyun/Yoo Yeon Seong versus unggulan delapan dari Amerika Serikat Howard Bach/Tony Gunawan. Partai ini akan berlangsung setelah pertarungan tunggal putra antara unggulan empat dari Thailand, Boonsak Ponsana, versus unggulan dua dari Denmark, Peter Hoeg Gade.

Singapura loloskan ganda putri

Tuan rumah Singapura memiliki harapan untuk mendapatkan satu gelar di kandangnya sendiri. Asa itu muncul ketika ganda putri Shinta Mulia Sari/Yao Lei berhasil memenangkan partai sengit melawan ganda Taiwan yang merupakan unggulan keempat, Cheng Wen Hsing/Chien Yu Chin, dengan rubber set 11-21, 21-18, 21-19.

Dalam pertarungan yang berdurasi 50 menit ini, Shinta/Yao sangat keteteran di set awal karena mereka langsung tertinggal 0-6. Meskipun berusaha bangkit, tetapi pasangan tuan rumah itu tak mampu mengejar lagi lawannya yang berhasil menutup set pembuka dengan 21-11.

Di game kedua, pertarungan berlangsung sangat ketat. Dukungan penonton yang memadati stadion membuat Shinta/Yao berhasil mengatasi tekanan lawan dan balik menyerang sehingga bisa memenangkan duel sengit itu dengan skor tipis 21-18, sekaligus memaksa rubber game.

Pada awal set penentuan, Shinta/Yao selalu tertinggal. Meskipun demikian, mereka terus menjaga jarak sehingga lawan tak terlalu jauh berada di depan. Selepas skor 14-12, Shinta/Yao mampu mengunci lawan berkat empat poin beruntun yang diraih sehingga mereka balik memimpin 16-14. Inilah titik balik bagi pasangan Singapura itu sampai akhirnya menang 21-19.

Di final, Shinta/Yao bakal menghadapi lawan yang berat lagi. Pasangan non-unggulan ini akan melawan unggulan kelima dari Korea Selatan, Kim Min Jung/Lee Hyo Jung, yang maju ke final setelah menang straight set 21-8, 21-15 atas pasangan Indonesia, Meiliana Jauhari/Greysia Polii.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: