Badminton Lovers

Badminton is My Life

Tiongkok Absen, Indonesia Incar Juara

Posted by febrikusuma on June 5, 2010

JAKARTA – Peluang Indonesia mengakhiri dahaga gelar tahun ini terbuka lebar. Itu terwujud setelah Tiongkok, negara terkuat di peta persaingan bulu tangkis dunia memutuskan absen dari Singapura Super Series (15-20 Juni) dan Indonesia Super Series (22-27 Juni).

Seperti dikutip dari situs resmi federasi bulu tangkis dunia (BWF), para pemain Negeri Tirai Bambu itu tak berpartisipasi dalam dua seri itu, karena berkonsentrasi untuk tampil pada liga badminton profesional di negara mereka. “Memang, absennya Tiongkok membuat persaingan untuk meraih gelar lebih terbuka,” urai Yacob Rusdianto, sekjen PB PBSI kemarin (1/6).

Selama ini, memang para pebulu tangkis Tiongkok sangat dominan, dan selalu meraih gelar dalam setiap even bergengsi bulu tangkis dunia. Terakhir, mereka memenangkan Piala Thomas 2010 di Malaysia Mei lalu. Tapi, gagal di Piala Uber, setelah dikandaskan Korea Selatan (Korsel) di final.

Tidak tampilnya Tiongkok membuat daftar unggulan di Singapura Super Series pun berubah. Para pebulu tangkis Asia Tenggara menempati empat unggulan teratas. Lee Chong Wei (Malaysia) diunggulkan di tempat pertama, jagoan Indonesia Taufik Hidayat menempati unggulan kedua, Nguyen Tien Minh (Vietnam) di posisi keempat, dan Boonsak Ponsana (Thailand) ada di urutan berikautnya.

Yacob menuturkan, tidak tampilnya Lin Dan dkk di dua turnamen tersebut bisa menjadi momen kebangkitan Indonesia. “Ini harus dimanfaatkan anak-anak. Sebab, kalau Tiongkok tampil peluang Indonesia meraih gelar memang lebih sulit,” papar pria yang juga ketua umum Pengprov PBSI Jatim itu.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Marleve Mainaky, pelatih tunggal wanita di Pelatnas Cipayung. Di sektor itu, pemain-pemain Tiongkok seperti Wang Xin, Wang Yihan, dan Wang Sixian juga sangat digjaya. Marleve mengatakan, dia memiliki rencana khusus dengan anak-anak didiknya terkait absennya Tiongkok di Singapura dan Indonesia.

“Ini saatnya bagi Firda (panggilan Adriyanti Firdasari, Red.) untuk menunjukkan kualitasnya. Saya yakin, dia mampu bersaing. Paling tidak sampai semi final lah,” ungkapnya kala ditemui di Pelatnas Cipayung kemarin.

Harapan lainnya, dilambungkannya untuk Maria Febe Kusumastuti. Marleve menuturkan, dua even ini adalah waktu yang tepat bagi Febe untuk memupuk kepercayaan diri setelah berstatus sebagai pemain pelatnas. Dari sejumlah even yang diiikutinya sejak masuk pelatnas, Marleve menilai, Febe masih nervous. Beda ketika pebulu tangkis urutan ke-19 itu tampil saat membawa nama klubnya.

Marleve juga mengingatkan, agar tim Indonesia tak berbesar kepala kendati Tiongkok absen. “Masih banyak negara-negara kuat, meskipun Tiongkok tidak ikut. Korea, Malaysia, Denmark masih tetap berbahaya. Jadi, kami harus tetap kerja keras,” tegasnya. (nar)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: