Badminton Lovers

Badminton is My Life

Luluk/Ronald Juara

Posted by febrikusuma on April 26, 2010

JAKARTA, KOMPAS.com — Pasangan Luluk Hadiyanto/Ronald Susilo meraih gelar juara pada turnamen Candra Wijaya Mens Double Championship. Pasangan gado-gado Indonesia/Singapura yang baru pertama kali berpasangan itu mengalahkan Andrei Adistia/Rendra Wijaya 21-18, 21-17.

Duel yang berlangsung pada Sabtu (24/4/2010) di Gedung Bulu Tangkis Gelora Bung Karno, Jakarta, tersebut merupakan partai terakhir dalam turnamen khusus ganda putra itu.

“Final sebenarnya adalah pertandingan semifinal melawan Tony Gunawan/Muhammad Ulinnuha kemarin (Jumat),” ujar Ronald seusai pertandingan.

Pada semifinal, mereka dipaksa bermain tiga game oleh pasangan pemain Pelatnas Pratama dan mantan pemain pelatnas itu sebelum membukukan kemenangan 21-19, 15-21, 23-21.

“Lawan juga banyak membuat kesalahan sendiri sehingga kami gampang menembus,” kata Ronald yang tampil dalam turnamen pertamanya sejak tersisih pada putaran pertama Olimpiade Beijing 2008.

Sementara itu, Luluk mengatakan bahwa kemenangan tersebut hanyalah keberuntungan karena lawan mereka juga bermain bagus.

“Mereka juga tampil bagus dengan bukti mereka bisa tampil di final. Mungkin masih muda, jadi terburu-buru ingin cepat matiin, malah banyak error sendiri,” kata mantan pemain pelatnas itu.

Sebelumnya, pasangan Hendra Gustiawan/Wahyu Candra Mahardika dari Klub Banda Baru Batam memenangi kategori di bawah usia 14 tahun (U-14) setelah mengalahkan unggulan kedua asal Klub Jaya Raya AK Zaelani/Armand Dimas 21-13, 21-14.

Adapun pasangan Klub Djarum Kudus, Arya Maulana/Kevin Sanjaya, meraih gelar kategori U-16 setelah mengungguli unggulan pertama, Fikri Ikhsandi/Rico Hamdani, dari Klub Tangkas Alfamart 21-16, 21-13.

Pada kelompok U-19, pasangan unggulan kedua, Praveen Jordan/Rangga Yave, dari Klub Djarum Kudus unggul atas rekan satu klub mereka, Edi Subaktiar/Felix K, dengan 21-17, 21-15 untuk membawa pulang trofi juara.

Adapun kelompok 85+ dimenangi mantan pemain nasional sekaligus pelatih Pelatnas Pratama, Bambang Supriyanto, yang berpasangan dengan Effendi Wijaya dengan menyisihkan Gehun/Hadi Saputra, 21-19, 21-18.

Christian kalahkan juara olimpiade

Sementara itu, di sela-sela pertandingan final, penonton yang memadati gedung olahraga tersebut disuguhi tontonan menarik, yaitu juara Olimpiade Sydney 2000, Candra Wijaya/Tony Gunawan, melawan mantan pelatih mereka, Christian Hadinata.

Dalam pertandingan satu game tersebut, Christian yang sudah berusia 60 tahun berhasil mengalahkan Candra/Tony dengan skor ketat 28-26.

“Itu kan karena saya hanya bermain setengah lapangan. Kalau tidak, mana mungkin saya bisa mengalahkan pasangan itu,” ujar Christian seusai pertandingan eksibisi tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: