Badminton Lovers

Badminton is My Life

King di Italia

Posted by febrikusuma on April 11, 2010

JAKARTA, KOMPAS.com – Nia Zulkarnaen-Sihasale (40) sempat gusar saat mendapat lelucon April Mop, yang mengabarkan salah satu teman dekatnya meninggal tanggal 1 April lalu. Untunglah, kegusaran Nia tidak berlangsung lama karena dia menerima kabar gembira sungguhan dari Italia.

”Film King akan diputar sebagai international premiere di Far East Film Festival di Udine, Italia, akhir April ini,” seru Nia, yang menjadi produser film King, pekan lalu di Jakarta.

Sebelum berangkat ke Italia, film itu juga diputar di Universitas Pasundan, Bandung, dalam rangkaian Festival Film Bandung.

Dalam festival ini, film yang disutradarai suami Nia, Ari Sihasale, itu diunggulkan meraih penghargaan dalam enam kategori, yaitu Pemeran Pembantu Pria Terpuji, Penata Artistik Terpuji, Penulis Cerita Terpuji, Penata Kamera Terpuji, Sutradara Terpuji, dan Film Terpuji.

Pasangan Nia dan Ari mempunyai tempat tersendiri sejak mereka menjadi produser film Denias, Senandung di Atas Awan.

Semua itu menambah semangat Nia dan timnya dari Alenia Pictures untuk merampungkan film terbaru mereka, Tanah Air Beta. ”Tanah Air Beta sudah masuk tahap penyelesaian produksi,” tutur produser yang pernah berkarier menjadi penyanyi dan bintang film ini. (DHF)

King meraih 6 nominasi dari 12 kategori. dalam Festifal Film Bandung

TEMPO Interaktif, Bandung – Forum Film Bandung hari ini memutar film King dan diskusi dengan produser Nia Zulkarnaen serta sutradara Ari Sihasale. Rangkaian acara menjelang penghargaan Festival Film Bandung 2010 itu digelar di kampus Universitas Pasundan, Jalan Setiabudi, Bandung, Jawa Barat, Kamis ini.

Menurut panitia acara Festival Film Bandung Edison Nainggolan, acara pemutaran film di kampus agar festival tersebut lebih luas diketahui masyarakat, terutama mahasiswa. Acara pemutaran film sendiri dirancang sejak tahun lalu.

King berkisah tentang Guntur, seorang anak kampung di Banyuwangi, Jawa Timur, yang bercita-cita jadi juara bulutangkis. Cerita film itu terinspirasi oleh kisah hidup pebulutangkis Indonesia Liem Swie King, juara dunia pada era 1980-an.

Dalam daftar nominator film terpuji Festival Film Bandung 2010, King meraih 6 nominasi dari 12 kategori. Di antaranya dalam nominasi film, sutradara (Ari Sihasale), pemeran pembantu pria (Mamiek Prakoso), penulis skenario (Dirmawan Hatta), penata kamera, dan artistik terpuji.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: