Badminton Lovers

Badminton is My Life

Maria Kristin tak Bisa Tampil di PON

Posted by febrikusuma on February 4, 2010

SEMARANG, Kompas.com – Pebulu tangkis tunggal putri Pelatnas Cipayung, Maria Kristin Yulianti, tidak bisa membela Jawa Tengah pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012 Riau. Pasalnya, usia Maria Kristin pada tahun itu sudah melampaui syarat yang ditentukan.

Ketua Umum Pengurus Provinsi PBSI Jateng, HM Anwari, mengatakan, mulai pesta PON 2012, diberlakukan pembatasan usia atlet yang bisa tampil. Ia menjelaskan, usia atlet yang bisa tampil pada pesta olahraga multevent empat tahunan itu di bawah 25 tahun, atau kelahiran 1987.

Pada PON di Riau mendatang, katanya, usia Maria yang juga peraih medali perunggu Olimpiade Beijing 2008 itu sudah lebih dari 25 tahun. Selain Maria, Andre Kurniawan (tunggal putra) dan pasangan pelatnas, Ryan Sukmawan-Jonathan Suryatama, juga tidak boleh tampil karena mereka lahir tahun 1986.

Ia menjelaskan, tunggal putri Jateng hanya Maria Febe Kusumastuti sedangkan tunggal putra, Dionysius Hayom Rumbaka.

“Saya kira adanya pembatasan usia ini tidak terlalu bermasalah bagi Jateng karena regenerasi pebulu tangkis di sini cukup bagus,” katanya, Senin (1/2/10).

Kondisi serupa juga akan dihadapi provinsi lain. Pasalnya, pebulu tangkis top lainnya seperti Sony Dwi Kuncoro (Jatim), Simon Santoso (DKI Jakarta), Taufik Hidayat (Jabar), dan pasangan Markis Kido-Hendra Setiawan (DKI Jakarta), telah melewati syarat yang ditentukan pada PON Riau itu.

Anwari mengaku, mereka tetap optimistis meskipun tanpa Maria Kristin. Alasannya, regenerasi pebulu tangkis di Jateng berjalan secara baik, yang dibuktikan dengan hasil kejuaraan nasional (kejurnas) di Surabaya beberapa waktu lalu terutama di kelompok taruna.

Dari lima nomor di kelompok taruna, katanya, Jateng hanya kehilangan satu gelar yaitu nomor ganda taruna putri yang direbut atlet Jabar, Anddi Widya Setiawan-Ayu Pratiwi, dengan mengalahkan Lidya Pradita-Yayu Rahayu (Jateng), 16-21, 21-17, dan 21-19.

Empat nomor lainnya direbut pebulu tangkis Jateng yaitu tunggal putra, Riyanto Subagyo, mengalahkan Andre Martin (Jabar), 22-20 dan 21-11, tunggal putri, Ana Rovita, mengalahkan Ganis (DKI), 21-12 dan 21-14.

Di ganda campuran, pasangan Didit Juang Indrianto-Yayu Rahayu, mengalahkan Ricky Karanda Suwardi-Ayu Pratiwi (Jabar), 21-16, 17-21, dan 21-18. Ganda putra, pasangan Dandi Prabudita-Jones Rafly Jansen, mengalahkan Marcus Fernaldi-Wahyu Nayaka (DKI), 21-11 dan 21-17.

“Saya kira peluang kami tetap terbuka di Riau mendatang meskipun ada pembatasan usia atlet,” katanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: