Badminton Lovers

Badminton is My Life

Archive for November 12th, 2009

Dionysius Berpeluang Kalahkan Chunlai

Posted by febrikusuma on November 12, 2009

HONG KONG, Kompas.com – Tunggal putera Dionysius Hayom Rumbaka akan menghadapi tunggal putera China, Bao Chunlai di babak perempatfinal Hong Kong Terbuka Super Series, Jumat (13/11).

Di babak kedua, Kamis (12/11), Dionysius menyingkirkan  pemain Taiwan Hsieh Yu Hsin dalam pertandingan dua game.  Pemain asal PB Djarum ini menang 21-13 21-9 dalam partai yang berlangsung di Queen Elizabeth Stadium ini.

Pemain yang belum terlalu dikenal ini, di babak pertama  membuat kejutan besar dengan menyisihkan pemain unggulan delapan dari Thailand, Boonsak Ponsana juga dalam dua game 22-20 21-19.

Sementara Bao Chunlai lolos ke babak perempatfinal dengan menyingkirkan pemain tuan rumah Hong KOng, Hu Yun. Chun Lai yang tidak diunggulkan di turnamen ini, menang dalam rubber game 21-13 17-21 21-11 dalam 56 menit.

Dionysius berpeluang besar untuk menyisihkan Chunlai di babak perempatfinal, Jumat (13/11). Juara Australia Open Grand Prix 2009 ini lolos ke babak utama Hong Kong Terbuka Super Series dengan menyisihkan pemain Republik Ceko, Petr Koukal.

Posted in Super Series | Leave a Comment »

Pia/Fran Ingin Kalahkan Senior Mereka

Posted by febrikusuma on November 12, 2009

JAKARTA, Kompas.com – Ganda campuran Pelatnas, Fran Kurniawan/Pia Zebadiah bertekad mengalahkan bekas senior mereka di pelatnas, Hendra AG/Vita Marissa, Jumat (13/11).

Fran/Pia akan menghadapi Hendra/Vita dalam pertandingan perempatfinal turnamen bulu tangkis Hong Kong Terbuka Super Series di Queen Elizabeth Stadium.

Di babak kedua, Fran/Pia menyisihkan unggulan pertama asal Korea Selatan, Lee Yong dae/Lee Hyo Jung 21-19 21-19. Sementara Hendra/Vita menyisihkan  ganda Taiwan, Chen Hung Ling/Chou Chia Chi dari Taiwan 21-18, 21-15.

Kemenangan atas juara Olimpiade diakui Fran meningkatkan percaya diri mereka untuk menghadapi Hendra/Vita yang pernah menjadi senior mereka di Pelatnas. “Percaya diri sih pasti karena mereka juara Olimpiade, tapi kami tidak mau puas sampai di sini,” katanya.

“Besok kami akan berusaha main bagus dan tetap semangat, karena mereka juga pasti mau menang untuk mengejar poin menuju Final Super Series,” tambahnya.

Posted in Super Series | Leave a Comment »

Kejutan! Pia/Fran Singkirkan Juara Olimpiade

Posted by febrikusuma on November 12, 2009

HONGKONG, KOMPAS.com — Ganda campuran Fran Kurniawan/Pia Zebadiah menyingkirkan peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 sekaligus unggulan pertama, Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung, pada Kamis (12/11).

Dalam pertandingan babak kedua turnamen bulu tangkis Hongkong Terbuka Super Series ini, Pia/ Fran tampil menawan. Mereka mampu mengimbangi dan bahkan kemudian mengatasi keunggulan pengalaman Lee/Lee. Pasangan pelatnas Cipayung ini akhirnya menang 21-19, 21-19 dalam 34 menit.

Pada babak pertama, Fran/Pia melewati adangan pasangan Taiwan, Lee Sheng Mu/Chien Yu Chin, dalam pertandingan di Queen Elizabeth Stadium. Pasangan Indonesia ini menang 21-14, 12-21, dan 21-6. Sementara itu, Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung dari Korea Selatan mengalahkan ganda asal Thailand, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam pada babak pertama, 23-21, 21-13, dalam 36 menit.

Namun di babak perempat final, Jumat (13/11), Fran/Pia harus bertemu dengan kakak mereka, Hendra AG/Vita Marissa. Hendra/Vita yang diunggulkan di tempat ketujuh maju ke perempat final dengan menyingkirkan ganda Taiwan, Chen Hung Ling/Chou Chia Chi, 21-18, 21-15, dalam 27 menit.

Hendra AG/Vita Marissa yang kini tidak lagi menjadi penghuni pelatnas maju ke babak kedua tanpa kesulitan setelah menyisihkan ganda asal Kanada, Rueben Khosadalina/Michelle Lie. Hendra/Vita unggul 21-12, 21-12 dalam 18 menit.

Posted in Super Series | Leave a Comment »

Yonathan/Rian Bertemu Pasangan Tangguh Malaysia

Posted by febrikusuma on November 12, 2009

HONGKONG, Kompas.com – Dua ganda putra, Luluk Hadiyanto/Joko Riyadi dan Yonathan Suryatama Dasuki/Rian Sukmawan, menjadi wakil terakhir dari Indonesia yang meraih tiket ke babak kedua Hongkong Terbuka Super Series. Dalam pertandingan di Queen Elizabeth Stadium, Rabu (11/11), Luluk/Joko menang rubber set 21-15, 13-21, 21-17 atas pasangan Malaysia Gan Teik Chai/Tan Bin Shen, sedangkan Yonathan /Rian menang straight set 21-9, 21-19 atas pasangan Taiwan Chen Hung Ling/Lin Yun Lang.

Namun di babak kedua, Kamis (12/11), dua wakil Indonesia ini bakal menghadapi lawan berat karena sama-sama bertemu pasangan Malaysia. Pasangan non-Pelatnas Luluk/Joko menantang unggulan delapan Choong Tan Fook/Lee Wan Wah, sedangkan pemain Pelatnas finalis Jepang Terbuka, Yonathan/Rian, menghadapi unggulan kedua yang bulan lalu menjadi juara Denmark Terbuka, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong.

Dengan demikian, secara keseluruhan ada 11 wakil Indonesia yang akan bertarung di babak kedua untuk memperebutkan tiket ke perempat final. Selain dua pasangan tersebut, di nomor ganda putra masih ada unggulan utama Markis Kido/Hendra Setiawan yang akan ditantang pasangan Korsel Cho Gun Woo/Shin Baek Cheol, serta unggulan keenam Alven Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan yang bertemu pasangan India Rupesh Kumar/Sanave Thomas.

Di nomor tunggal putra, terjadi “perang saudara” antara Simon Santoso yang menghadapi seniornya, Taufik Hidayat. Di partai lain, pemain PB Djarum Kudus Dionysius Hayom Rumbaka, diharapkan bisa meneruskan kejutan yang dilakukan pada babak pertama ketika menyingkirkan unggulan kedelapan dari Thailand, Boonsak Ponsana. Dionysius bertemu pemain top Taiwan, Hsieh Yu Hsin.

Di sektor tunggal putri, Indonesia tinggal menaruh harapan kepada Maria Febe Kusumastuti setelah dua pemain Pelatnas Cipayung, Maria Kristin Yulianti dan Adriyanti Firdasari, tersingkir. Pemain PB Djarum ini akan melawan unggulan ketujuh dari China, Lu Lan.

Indonesia juga masih menaruh harapan untuk meraih gelar di turnamen berhadiah 250.000 dollar AS ini dari sektor ganda campuran, karena ada tiga wakil yang tampil. Unggulan ketiga Nova Widianto/Liliyana Natsir yang bulan lalu merengkuh gelar di Perancis Terbuka, ditantang pasangan Korsel Ko Sung Hyun/Ha Jung Eun, dan finalis Perancis Terbuka Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa (unggulan 7) bertemu pasangan Taiwan Chen Hung Ling/Chou Chia Chi.

Perjuangan berat bakal dilakoni pasangan Pelatnas Fran Kurniawan Teng/Pia Zebadiah Bernadet. Mereka harus bertemu unggulan utama asal Korsel, Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung.

Di babak kedua, tidak ada wakil Indonesia yang tampil di nomor ganda putri. Vita yang menjadi satu-satunya pemain Indonesia, berpasangan dengan pemain Amerika Serikat Mona Santoso, langsung tersingkir di babak pertama karena tak mampu meruntuhkan tembok kokoh China yang merupakan unggulan kedua, Cheng Shu/Zhao Yunlei.

Jadwal pertadingan pemain Indonesia di babak kedua Hongkong Terbuka, Kamis (12/11)

Tunggal putra
Dionysius Hayom Rumbaka vs Hsieh Yu Hsin (Taiwan)
Simon Santoso vs (5) Taufik Hidayat

Tunggal putri
Maria Febe Kusumastuti vs (7) Lu Lan (China)

Ganda putra
Yonathan Suryatama Dasuki/Rian Sukmawan vs (2) Koo Kien Keat/Tan Boon Heong (Malaysia)
Luluk Hadiyanto/Joko Riyadi vs (8) Choong Tan Fook/Lee Wan Wah (Malaysia)
(1) Markis Kido/Hendra Setiawan vs Cho Gun Woo/Shin Baek Cheol (Korsel)
(6) Alven Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan vs Rupesh Kumar/Sanave Thomas (India)

Ganda campuran
(1) Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung (Korsel) vs Fran Kurniawan Teng/Pia Zebadiah Bernadet
(7) Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa vs Chen Hung Ling/Chou Chia Chi (Taiwan)
(3) Nova Widianto/Liliyana Natsir vs Ko Sung Hyun/Ha Jung Eun (Korsel)

Posted in Super Series | Leave a Comment »

Menyedihkan! Sony Disingkirkan Pemain Kualifikasi

Posted by febrikusuma on November 12, 2009

HONGKONG, Kompas.com – Menyedihkan! Tunggal putra Indonesia Sony Dwi Kuncoro, langsung tersingkir di babak pertama Hongkong Terbuka Super Series. Padahal, dalam laga perdananya di Queen Elizabeth Stadium, Rabu (11/11), juara Indonesia Terbuka 2008 tersebut “hanya” bertemu pemain kualifikasi asal Thailand, Tanongsak Saensomboonsuk.

Dalam duel selama 55 menit, Sony menyerah 13-21, 21-19, 16-21. Dengan demikian, tunggal putra Indonesia yang tersisa di turnamen berhadiah 250.000 dollar AS ini adalah unggulan kelima Taufik Hidayat, rekan setim Sony di Pelatnas, Simon Santoso, serta pemain PB Djarum Kudus Dionysius Hayom Rumbaka.

Namun sudah bisa dipastikan, antara Taufik dan Simon pasti tersingkir di babak kedua. Pasalnya, Taufik yang merupakan mantan pemain Pelatnas ini, harus saling “membunuh” dengan Simon, untuk memperebutkan tiket ke perempat final. Sementara itu, Dionysius bertemu pemain tangguh dari Taiwan, Hsieh Yu Hsin.

Kegagalan Sony ini tentu saja sangat menyesakkan. Bagaimana tidak, Sony sudah mendapat “keuntungan” karena tunggal utama China, Lin Dan, yang mesti menjadi lawannya di babak pertama ini mengundurkan diri, sehingga dia “diberi” lawan enteng yang lolos dari babak kualifikasi. Tetapi, performanya justru anjlok sehingga langsung tersingkir.

Di set pertama, Sony tak berdaya menghadapi agresivitas Tanongsak. Pemain Thailand tersebut tampil menyerang sejak awal, sehingga dia terus memimpin perolehan poin. Meski sempat terjadi pertarungan sengit, tetapi selepas skor 12-12, Tanongsak melejit dan hanya sempat kehilangan satu poin sebelum menang 21-13.

Tak ingin dipecundangi pemain kurang terkenal, Sony bangkit di set kedua. Kali ini dia terus memimpin perolehan poin, meskipun Tanongsak terus menempel ketat sampai skor 18-18, sampai akhirnya Sony bisa menambah tiga poin lagi untuk menang 21-19, sekaligus memaksa rubber game.

Di set penentuan, lagi-lagi Sony keteteran. Terbukti, lawan sempat unggul jauh dengan skor 13-7. Meskipun sempat mengejar dan balik unggul 16-15, Sony tak mampu meredam semangat Tanongsak. Pasalnya, setelah skor tersebut Tanongsak yang menyapu bersih enam angka tersisa untuk menang 21-16 dan berhak maju ke babak kedua untuk bertemu Kenichi Tago. Pemain Jepang ini lolos setelah menang 16-21, 21-19, 21-14 atas pemain Malaysia, Wong Choong Hann.

Dengan demikian, secara keseluruhan sudah empat wakil Pelatnas Cipayung yang tersingkir di babak pertama ini. Sebelumnya, ganda putra Mohammad Ahsan/Bona Septano menyerah dari seniornya non-Pelatnas, Alven Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan, serta dua tunggal putri, Maria Kristin Yulianti dan Adriyanti Firdasari, juga tak mampu melewati adangan lawan-lawannya.

Posted in Super Series | Leave a Comment »

Dionysius Memesona, Singkirkan Boonsak

Posted by febrikusuma on November 12, 2009

HONGKONG, Kompas.com – Tunggal putra yang bernaung di bawah bendera PB Djarum Kudus, Dionysius Hayom Rumbaka, tampil memesona di babak pertama Hongkong Terbuka Super Series. Dalam pertandingan di Queen Elizabeth Stadium, Rabu (11/11), pemain yang lolos melalui babak kualifikasi ini menyingkirkan ungggulan kedelapan dari Thailand, Boonsak Ponsana, dengan straight set 22-20, 21-19.

Di babak kedua, Kamis (12/11), Dionysius akan bertemu dengan Hsieh Yu Hsin. Pemain Taiwan ini lolos setelah mengalahkan pemain Inggris Rajiv Ouseph, juga dengan straight set 21-18, 21-16.

Kemenangan Dionysius ini tentu saja cukup mengejutkan, karena lawan yang dihadapi termasuk salah satu pemain favorit. Selain itu, Dionysius bisa mengobati kekecewaan PB Djarum yang sudah kehilangan tunggal putra andalannya, Andre Kurniawan Tedjono, yang tak berdaya menghadapi unggulan ketujuh dari Vietnam, Nguyen Tien Minh, dalam pertarungan yang hanya berlangsung dua set.

Menghadapi salah satu pemain top dunia, nyali Dionysius tak ciut. Malah sebaliknya, pemain yang pada tahun 2009 ini sudah mengoleksi gelar cukup bergengsi seperti Indonesia International Challenge 2009 dan Yonex Australian Open Grand Prix 2009, tampil penuh percaya diri.

Terbukti, di set pertama Dionysius sempat memimpin 8-4 hingga 13-9, sebelum Boonsak bisa mengejar dan menyamakannya menjadi 13-13. Setelah itu, pertarungan berlangsung ketat dan seru karena terjadi kejar-mengejar angka hingga terjadi deuce. Di kondisi yang krusial ini, Dionysius bisa meraih kemenangan setelah menambah dua angka secara berturut-turut untuk menyusahi set pertama dengan 22-20.

Di set kedua, Boonsak berusaha bangkit dan langsung tancap gas. Alhasil, pemain andalan Thailand tersebut memimpin 5-0 dan terus meninggalkan Dionysius hingga 7-2. Namun pemain muda Indonesia berusia 21 tahun ini tak menyerah, karena dengan sabar dan gigih dia terus mengejar hingga bisa menyamakan poin menjadi 8-8.

Selepas itu, gantian Dionysius yang memimpin dan cukup jauh meninggalkan Boonsak dengan skor 13-9, meskipun lawan kembali mengejar dan sempat menyamakan kedudukan menjadi 13-13. Tetapi setelah itu, Dionysius tak terbendung lagi karena bisa menambah tiga poin secara beruntun untuk unggul 16-13, dan terus memimpin sampai menang 21-19 dan maju ke putaran kedua.

Posted in Super Series | Leave a Comment »

Ana Juga Tersingkir, Hanya Maria Febe yang Tersisa

Posted by febrikusuma on November 12, 2009

HONGKONG, Kompas.com – Fransisca Ratnasari gagal mengikuti jejak rekannya sesama pemain PB Djarum Kudus, Maria Febe Kusumastuti. Dalam duel babak pertama Hongkong Terbuka Super Series di Queen Elizabeth Stadium, Rabu (11/11), tunggal putri Indonesia yang lolos lewat babak kualifikasi ini menyerah dua set langsung 19-21, 18-21 dari unggulan kedua asal Hongkong, Zhou Mi.

Dengan demikian, tiga tunggal putri Indonesia sudah harus angkat koper. Sebelumnya, dua tunggal putri Pelatnas Cipayung, Maria Kristin Yulianti dan Adriyanti Firdasari, sudah lebih dulu keok. Hanya Maria Febe yang lolos ke babak kedua, setelah menang rubber set 14-21, 21-14, 21-19 atas pemain Singapura Xing Aiying dalam pertarungan selama 55 menit–tapi di babak kedua, Maria Febe akan bertemu unggulan ketujuh dari China, Lu Lan.

Meskipun kalah, Ana–sapaan Fransisca–memberikan perlawanan yang gigih. Malah dalam pertarungan dua set itu, Ana sempat unggul, tetapi dia tak mampu mempertahankannya hingga menjelang akhir lagi.

Di set pertama, Ana yang beberapa waktu lalu menjadi juara Vietnam Terbuka, mampu mengimbangi permainan Zhou Mi. Bahkan setelah tertinggal 7-8, dia bisa menambah empat poin secara berturut-turut untuk balik memimpin 11-8. Sayang, keunggulan itu tak bisa dipertahankannya, sehingga Zhou Mi bisa mengejar dan menyamakannya menjadi 12-12.

Setelah itu terjadi pertarungan yang alot. Ana terus menempel ketat perolehan poin Zhou Mi yang merupakan mantan pemain nomor satu dunia tersebut. Tetapi setelah menyamakannya menjadi 19-19, Ana gagal membendung Zhou Mi yang bisa menambah dua angka untuk menang 21-19.

Di set kedua, Ana bermain lebih agresif dan dia bisa mengendalikan jalannya pertandingan sehingga terus memimpin sampai kedudukan 10-5. Sayang, lagi-lagi ketidaktenangan yang membuat pemain PB Djarum ini harus kehilangan banyak poin, sehingga memberikan kesempatan kepada lawan untuk mengejar dan menyamakannya menjadi 12-12.

Inilah titik balik keunggulan Zhou Mi, karena setelah itu dia yang mengambil alih kendali permainan. Alhasil, Zhou Mi pun terus melaju hingga akhirnya menang 21-18 dan maju ke babak kedua untuk bertemu dengan penakluk Maria Kristin, Wang Xin.

Posted in Super Series | Leave a Comment »

Firdasari Lengkapi Kegagalan Tunggal Putri Pelatnas

Posted by febrikusuma on November 12, 2009

HONGKONG, Kompas.com – Adriyanti Firdasari melengkapi kegagalan tunggal putri Pelatnas Cipayung yang tampil di babak pertama Hongkong Terbuka Super Series. Dalam duel selama 25 menit di Queen Elizabeth Stadium, Rabu (11/11), Firdasari tak berdaya menghadapi pemain China, Wang Xin, yang menang 21-10, 21-13.

Sebelumnya, Maria Kristin Yulianti yang lebih dulu terdepak dari turnamen berhadiah 250.000 dollar AS ini. Menghadapi pemain Thailand, Salakjit Ponsana, Maria yang tahun lalu mempersembahkan medali perunggu bagi Indonesia di Olimpiade Beijing, kalah 21-16, 18-21, 21-23, dalam pertarungan berdurasi 1 jam 6 menit.

Firdasari yang di sempat membuat kejutan di Jepang Terbuka dan Perancis Terbuka Super Series karena mengalahkan para pemain top (di Jepang kalahkan Zhou Mi dan di Perancis kalahkan Tine Rasmussen), tidak mampu menandingi kehebatan Wang Xin yang melaju kencang di set pertama. Bahkan setelah unggul 14-10, Wang Xin bisa meraup semua poin tersisa hingga menang 21-10.

Di set kedua, Firdasari berusaha bangkit. Perjuangannya sempat memberikan harapan untuk memaksa rubber game, karena dia bisa memimpin hingga 8-3. Tetapi setelah itu, Wang Xin tancap gas lagi dengan meraup lima poin secara beruntun untuk menyamakan kedudukan menjadi 8-8, sehingga pertandingan pun berlangsung ketat karena terjadi kejar-mengejar poin.

Namun Firdasari tak bisa mengatasi tekanan lawan. Setelah skor 11-11, Wang Xin kembali mendominasi pertandingan dengan meraup enam poin secara beruntun yang membuat Firdasari tertinggal 11-17. Dalam kedudukan tersebut, Wang Xin tidak terlalu sulit lagi untuk menyudahi pertandingan karena dia hanya sempat kehilangan dua poin sebelum meraih kemenangan 21-13, dan memastikan diri maju ke babak kedua untuk bertemu dengan pemenang duel antara pemain kualifikasi Indonesia Fransisca Ratnasari dan unggulan kedua dari Hongkong, Zhou Mi.

Posted in Super Series | Leave a Comment »

Sayang, Taufik dan Simon Sudah Harus Saling “Bunuh”

Posted by febrikusuma on November 12, 2009

HONGKONG, KOMPAS.com — Taufik Hidayat tak terlalu kesulitan menembus putaran kedua Hongkong Terbuka Super Series. Mantan tunggal putra nomor satu di Pelatnas Cipayung ini hanya perlu berjuang selama 30 menit untuk meraih kemenangan 21-19 21-15 atas pemain Belanda, Eric Pang, di Queen Elizabeth Stadium, Rabu (11/11).

Langkah serupa juga diukir tunggal putra Pelatnas, Simon Santoso. Bedanya, Simon yang pada bulan lalu juara di Denmark Terbuka Super Series ini tak perlu berjuang untuk lolos karena dia mendapat tiket gratis setelah pemain Malaysia, Lee Tsun Seng, mengundurkan diri.

Sayang, di babak kedua besok, Taufik yang merupakan unggulan kelima sudah harus bertemu dengan Simon. “Perang saudara” ini terlalu dini sehingga salah satunya harus tersingkir dan yang lainnya akan maju ke perempat final. Terakhir, Taufik dan Simon saling “membunuh” di semifinal Jepang Terbuka Super Series bulan September lalu, di mana Taufik yang menang, tetapi akhirnya dikalahkan pemain China, Bao Chunlai, di final.

Taufik mendapat perlawanan gigih di set pertama. Eric Pang bisa terus menempel perolehan poin peraih medali emas Olimpiade Athena tersebut sampai skor 7-7. Setelah itu, Taufik mendulang empat poin berturut-turut, tetapi Eric Pang bisa menyusul dan kembali menyamakannya menjadi 11-11. Selepas skor tersebut, Taufik bisa menjauh lagi dan tak tersusul hingga menang 21-19.

Di set kedua, Taufik hanya mendapat perlawanan hingga kedudukan 4-4 karena setelah itu dia tak terbendung lagi. Bahkan, unggulan kelima ini sempat jauh memimpin ketika kedudukan 17-8, sampai akhirnya menang 21-15, dan lolos ke babak kedua turnamen berhadiah 250.000 dollar AS ini.

Posted in Super Series | Leave a Comment »

Maria Kristin Langsung Tersingkir

Posted by febrikusuma on November 12, 2009

HONGKONG, Kompas.com – Tunggal putri Indonesia Maria Kristin Yulianti, kembali tersingkir pada babak awal dalam satu turnamen. Kali ini, peraih medali perunggu Olimpiade Beijing 2008 itu kalah dari pemain Thailand Salakjit Ponsana 21-16, 18-21, 21-23, di putaran pertama Hongkong Terbuka Super Series.

Pada putaran pertama turnamen berhadiah 250.000 dollar AS yang digelar di Queen Elizabeth Stadium, Rabu (11/11), Maria gagal mengambil keuntungan yang dimiliki. Pada set penentuan, dia sempat memimpin 20-19 dan 21-20, sebelum Salakjit meraih tiga poin beruntun untuk memenangi pertandingan.

Pada turnamen terakhir yang ia ikuti sebelum absen di Denmark dan Perancis Super Series, Maria tersingkir pada putaran pertama Jepang Terbuka Super Series. Dia dikalahkan pemain China Wang Xin 14-21, 17-21.

Maria, yang saat ini menempati peringkat 76 dunia, kemungkinan bertemu Salakjit lagi pada SEA Games Laos bulan depan, saat kedua pemain membela negara masing-masing dalam pesta olahraga negara-negara Asia Tenggara tersebut.

Berbeda dari Maria Kristin, Maria Febe Kusumastuti justru meraih kemenangan saat sudah tertinggal 16-18 dan 18-19 pada game penentuan. Alhasil, pemain PB Djarum Kudus ini berhasil mengejar ketinggalan untuk memenangi pertandingan melawan pebulutangkis Singapura Xing Aiying 14-21, 21-14, 21-19.

Pada putaran kedua, Maria Febe akan menghadapi unggulan ketujuh dari China Lu Lan yang menyisihkan Porntip Buranaprasertsuk dari Thailand 21-9, 17-21, 21-12.

Pebulutangkis tunggal putra Andre Kurniawan Tedjono juga kembali gagal. Dia menyusul Maria Kristin untuk pulang lebih awal, saat langkahnya dihentikan unggulan ketujuh dari Vietnam, Nguyen Tien Minh. Andre menyerah 16-21 15-21.

Posted in Super Series | Leave a Comment »