Badminton Lovers

Badminton is My Life

Firdasari dan Nova/Liliyana Gagal ke Semifinal

Posted by febrikusuma on October 24, 2009

ODENSE, KOMPAS.com – Para pemain Indonesia mulai berguguran di perempat final Denmark Terbuka Super Series. Di partai awal babak delapan besar turnamen berhadiah 200.000 dollar AS ini, Jumat (23/10) di Odense Idraets Park, dua wakil dari Tanah Air sudah tersingkir, yaitu ganda campuran Nova Widianto/Liliyana Natsir dan tunggal putri Adriyanti Firdasari.

Baik Nova/Liliyana maupun Firdasari kalah dalam pertarungan tiga set berdurasi 45 menit. Mereka juga sama-sama meraih kemenangan di set pertama, tetapi gagal mempertahankan momentum untuk maju ke semifinal.

Nova/Liliyana yang merupakan unggulan pertama, mengawali pertandingan melawan Tao Jiaming/Zhang Yawen, dengan sangat bagus dan meyakinkan. Mereka langsung unggul 5-0 sebelum disamakan menjadi 5-5, dan kemudian melejit dengan cepat untuk menang 21-10.

Tapi di set kedua, pasangan China yang merupakan unggulan keenam ini bangkit dan tampil lebih agresif. Alhasil, mereka yang mengendalikan jalannya permainan dan perolehan poinnya tak pernah terkejar sampai menang 21-17 untuk memaksa rubber game.

Pada set penentuan, Tao/Zhang yang mendominasi. Nova/Liliyana hanya mampu memberikan perlawanan maksimal sampai kedudukan 8-8, karena setelah itu ganda campuran nomor satu Pelatnas Cipayung tersebut jauh tertinggal, sampai akhirnya menyerah 13-21 dan gagal ke babak empat besar.

Dengan demikian, di sektor ganda campuran ini Indonesia tinggal berharap kepada Devin Lahardi Fitriawan/Lita Nurlita, yang akan bertemu unggulan kedua dari Denmark Joachim Fischer/Christinna Pedersen.

Tunggal putri habis

Di sektor tunggal putri, Firdasari harus memupus impiannya untuk meraih prestasi terbaik di turnamen ini. Satu-satunya tunggal putri Indonesia yang tampil di sini, harus mengakui kehebatan pemain tuan rumah yang merupakan unggulan kedua, Tine Rasmussen.

Firdasari yang merupakan unggulan tampil sangat bagus di set pertama. Selepas skor 2-2, dia terus mengungguli Rasmussen, dan bahkan setelah kedudukan 10-7, Firdasari bisa menambah delapan poin secara beruntun untuk unggul 18-7 sampai akhirnya menang 21-11.

Tapi di set kedua, Firdasari tak mampu membendung Rasmussen. Kali ini giliran mantan pemain nomor satu dunia tersebut yang menguasai jalannya pertandingan untuk menang 21-13 sehingga terjadi rubber game untuk menentukan siapa yang ke semifinal.

Di set penentuan ini, Firdasari tak mampu bangkit. Sempat memimpin 4-1, perolehan poinnya tertahan sampai Rasmussen bisa menyamakannya menjadi 4-4 dan balik unggul 6-5. Setelah itu, pemain tuan rumah tersebut melaju dengan kencang hingga akhirnya menang 21-15 dan maju ke semifinal untuk bertemu pemain Perancis Yao Jie, yang menyingkirkan pemain Bulgaria yang merupakan unggulan keenam, Petya Nedelcheva.

Dengan demikian, Indonesia sudah kehilangan wakil di nomor tunggal putri, karena Firdasari merupakan satu-satunya pemain yang dikirim untuk tampil di turnamen ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: