Badminton Lovers

Badminton is My Life

Archive for October 16th, 2009

Djarum Sirkuit Nasional Bulutangkis Piala Gubsu 2009 Tiga Tunggal Putri Pelatnas di Semi Final

Posted by febrikusuma on October 16, 2009

Bulutangkis.com – Tiga tunggal putri Pelatnas Bellaetrix, Tike dan Hera berhasil tampil di babak semi final Djarum Sirkuit Nasional Bulutangkis Piala Gubsu 2009 yang berlangsung di GOR PBSI Jalan Pancing, Medan setelah menaklukkan lawan-lawannya tadi malam (Kamis, 15/10/09).

Pada pertandingan malam ini Bellaetrix Manuputty unggulan (3/4) akan menghadapi atlit PB Djarum Rosaria Yusfin Pungkasari yang merupakan unggulan (1). Sementara Hera Desi Ana R akan menghadapi rekannya dari Pelatnas Tike Arieda Ningrum unggulan (2).

Rosaria di perempat final tadi malam menyingkirkan tunggal putri harapan tuan rumah Mira dari PB Angsapura 21-4, 21-11. Bellaetrix tanpa banyak kesulitan menyingkirkan tunggal putri tuan rumah Muzelin dari PB Malibu dengan skor 21-3, 21-9.

Pebulutangkis Pelatnas lainnya Hera Desi Ana R mampu mengatasi tunggal putri SGS Elektrik Desi melalui pertarungan dua set 21-10, 21-12. Sementara Tike Arieda Ningrum juga mengkandaskan harapan tuan rumah Safira dari PB Indocafe tanpa kesulitan 21-6, 21-7. (fk)

Posted in nasional | Leave a Comment »

Djarum Sirkuit NasioDjarum Sirkuit Nasional Bulutangkis Piala Gubsu 2009 Fauzi vs Budi dan Aryanto vs Bandar di Semifinal

Posted by febrikusuma on October 16, 2009

Bulutangkis.com – Pebulutangkis veteran Budi Santoso dari PB Mutiara masih belum terbendung dan melangkah ke babak semi final Djarum Sirkuit Nasional Bulutangkis Piala Gubsu 2009 yang berlangsung di GOR PBSI Jalan Pancing, Medan malam ini (Jumat, 16/10/09).

Budi Santoso yang menjadi unggulan (3/4) melaju ke babak semi final tunggal putra dewasa setelah menaklukkan pebulutangkis PB Tangkas Alfamart Marcus Fernaldi Gideon unggulan (5/8) kemarin petang (Kamis, 15/10/09). Budi Santoso mampu menyingkirkan Marcus dua set langsung 21-14, 22-20.

Pada babak semi final malam ini Budi Santoso akan berhadapan dengan ungulan satu Fauzi Adnan dari PB Jaya Raya Surya Naga. Fauzi Adnan di babak semi final kemarin menyingkirkan wakil dari Pelatnas Adi Pratama dua set langsung 21-15, 21-18.

Semifinalis tunggal putra dewasa lainnya berhadapan Aryanto Haryadi Putra dari PB Tangkas Alfamart melawan Bandar Sigit Pamungkas dari PB Djarum. Aryanto Haryadi melaju ke semifinal setelah menyingkirkan atlit Pelatnas Siswanto 21-13, 21-6. Sementara Bandar Sigit juga menyingkirkan atlit Pelatnas lainnya Nandang Arif Saputro unggulan (5/8) melalui pertarungan tiga set dengan skor 21-15, 8-21, 21-12. (fk)

Posted in nasional | Leave a Comment »

Djarum Sirkuit Nasional Bulutangkis Piala Gubernur Sumatera Utara 2009

Posted by febrikusuma on October 16, 2009

MEDAN – Babak semifinal tunggal dewasa putra Djarum Sirkuit Nasional Bulutangkis Piala Gubernur Sumatera Utara 2009, akan berlangsung tanpa penampilan atlet Pelatnas Pratama Indonesia setelah tiga perwakilannya yang tampil di babak perempatfinal dikalahkan lawan-lawannnya, di GOR PBSI, Jl. Pancing Medan, Kamis (15/10).

Partai semifinal akan menampilkan empat unggulan masing-masing Fauzi Adnan (PB JR Suryanaga), Bandar Sigit Pamungkas (PB Djarum), Budi Santoso (PB Mutiara Bandung) dan Aryanto Haryadi Putra (PB Tangkas Alfamart).

Fauzi Adnan yang merupakan unggulan pertama, melaju ke semifinal setelah menaklukkan atlet Pelatnas Adi Pratama 21-15, 21-18. Meski kalah, Adi cukup memberikan perlawanan berarti dalam pertandingan yang berlangsung selama 40 menit itu. Juara Sirnas di Tegal dan Surabaya itu harus berjuang keras untuk merebut kemenangan di set kedua.

“Adi tampil bagus, namun dia masih labil dan terbilang lemah saat melakukan serangan balik dan keadaan itu sering saya manfaatkan untuk mencuri poin,” ucap atlet berusia 20 tahun itu yang mengaku ingin kembali merebut gelar juara.

Di babak semifinal yang akan berlangsung pada Jumat (16/10) ini, Fauzi akan menghadapi atlet senior sekaligus unggulan ketiga, Budi Santoso (PB Mutiara Bandung). Budi melaju setelah menghentikan perlawanan unggulan kelima Marcus Fernaldi Gideon 21-14, 22-20. Menanggapi lawannya di semifinal, Budi mengaku akan tampil lepas dan tidak terbebani target. “Saya sih yang penting main, kalah menang biasa,” katanya. Diakui Budi, dalam dua pertemuan terakhir, dirinya kalah dari Fauzi.

Unggulan kedua Bandar Sigit Pamungkas melaju ke semifinal usai membungkam atlet Pelatnas Nandang Arif Saputro lewat rubber set. Unggul di set pertama 21-15, Pamungkas tampil buruk di set kedua dengan kekalahan mencolok 8-21. Beruntung pebulutangkis asal PB Djarum itu berhasil bangkit di set ketiga untuk meraih kemenangan 21-12. “Permainan saya pasif di babak kedua dan keadaan ini dimanfaatkan lawan. Tapi saya bersyukur dapat kembali tampil maksimal di set kedua,” katanya.

Sementara itu, Nandang Arif Saputro mengaku kesal karena harus kalah dari pemain yang dulu pernah berlatih bersama di Pelatnas Pratama. “Pamungkas bukanlah lawan yang istimewa karena kami sering berlatih bersama dan saya tahu kemampuannya,” ucap Saputro yang mengaku sangat kecewa karena tidak ada satu pun pemain Pelatnas lolos ke semifinal.

Di babak semifinal, Bandar Sigit Pamungkas akan menghadapi  Aryanto Haryadi Putra (PB Tangkas Alfamart). Putra ke semifinal setelah mengalahkan atlet Pelatnas, Siswanto dengan kemenangan pantastis 21-13, 21-6.

Sementara itu, di nomor ganda campuran dewasa, pasangan non unggulan asal PB JR Surya Naga, Tri Kusuma/Nadia sukses melaju ke babak perempatfinal setelah menghentikan perlawanan pasangan Pelatnas M Rizki Delynugraha/Wenny Setyawati 21-9, 22-20. Di perempatfinal,  Kusuma/Nadia akan berhadapan dengan pasangan Pelatnas yang juga unggulan satu, Irfan Fadhila/Weni Anggraini.

Pasangan Pelatnas Cristopher Rusdianto/Gebby R Imawan melaju setelah menundukkan Kurniharto/Shinta P Pengcab Kab. Siak 21-8, 21-12. Pasangan Pelatnas lainnya Hendra Satriyo Nugroho/Luluk Maria Ulfa melaju setelah membukukan kemenangan atas Andrei Adistia/Cisita Joity Jansen (PB Djarum) 21-18, 20-22, 21-19. Pasangan Erwin Wihardi/Dwi Agustiawati (Pelatnas) meraih kemenangan WO.

Pasangan Rahmat Adianto/Delis Yuliana (PB Djarum),  Hendra Mulyono/Ayu Rahmasari (Pelatnas) melaju tanpa peras keringat setelah lawan-lawanya mengundurkan diri. Dua pasangan lainnya, Irfan Fadhilah/Weni Anggraini (Pelatnas) dan Riky Widianto/Devi Tika (PB Hi-Qua Wima/SGS) telah terlebihdahulu menunggu di perempatfinal hasil bye.

Di kelompok tunggal remaja putra, unggulan pertama Ryan Fajar Satrio (PB Djarum) menembus perempatfinal setelah mengalahkan unggulan sembilan, Rico Hamdani (PB Tangkas Alfamart) 21-16, 21-13. Unggulan kedua Ari Januari melaju setelah meraih kemenangan lewat perjuangan keras dari pebulutangkis asal PB Mutiara, Ikhsan 21-13, 20-22, 21-16.

Pada kelompok tunggal remaja putri, unggulan pertama Anggia Shitta Awanda (PB Jaya Raya) melaju ke perempatfinal usai mengalahkan pebulutangkis non unggulan, Syafitri Nur Azizah (PB Djarum) 21-15, 23-25, 21-16. Unggulan kedua Shella Devi Aulia (PB Jaya Raya) tembus perempatfinal setelah meraih kemenangan dari pebulutangkis PB Djarum, Marsa Indah Salsabila 16-21, 21-16, 21-16. Pebulutangkis unggulan tuan rumah, Arinda (PB Angsapura) gagal melaju setelah dipaksa menyerah oleh unggulan lima Ni Ketut Mahadewi. Sempat unggul di set pertama 21-10, Arinda harus menerima kekalahan di dua set terakhir 19-21, 14-21.

Di kelompok tunggal taruna putra, pebulutangkis tuan rumah Herdiyanto sukses melaju ke babak perempatfinal setelah menumbangkan pebulutangkis asal PBSI Sumsel, Wahyu, 21-14, 21-8. Herdiyanto kini menjadi satu-satunya harapan tuan rumah Sumut untuk meraih gelar di kelompok taruna putra. “Ya, saya berharap dapat mewujudkan harapan meraih gelar juara, meskipun target saya hanya semifinal,” katanya.

( Source : Waspada Online)

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

Pasangan Albert/Rizki Melaju ke Babak Ketiga

Posted by febrikusuma on October 16, 2009

Medan (ANTARA News) – Pasangan Albert Saputra/Rizki Yanu (Tim Pelatnas Jakarta) melaju ke babak ketiga atau 16 besar di kelas ganda dewasa putra setelah di babak kedua menang 21-3, 21-6 atas pasangan Budi/Hartono (Abadi Badminton Aka, Pekanbaru) di Kejuaraan Djarum Sirkuit Nasional Bulu Tangkis “Piala Gubernur Sumatera Utara” di Medan, Kamis.

Kemenangan pasangan itu merupakan “angin segar” dan kesempatan berharga untuk melangkah ke babak berikutnya.

Albert dan Rizki usai petandingan, mengatakan, penampilan mereka saat melawan pasangan Budi dan Hartono biasa-biasa saja dan tidak terlalu capek atau “peras kepala”.

Namun, katanya, mereka tetap serius dan selalu konsentrasi menerima pukulan bola panjang dan pendek yang dilakukan kedua pebulutangkis itu.

Menurut Rizki, pola permainan, strategi, dan teknik yang dilakukan lawan itu cukup bagus dan kelemahan mereka tidak konsentrasi dan belum punya pengalaman tanding.

“Kedua pemain itu (Budi dan Hartono,red) akan semakin baik, bila tetap rajin berlatih,” katanya.

Rincian hasil pertandingan babak kedua ganda dewasa putra sbb: pasangan Ade Hidayat dan Suryadi (PB Angkasa P Gemilang) menang 21-14,21-10 lawan Fery Gunawand dan Ridho Tilah (PB Silva), Christopher Rusdianto dan Rian Agung Saputro (Tim Pelatnas) menang 21-8 dan 21-11 lawan Andi dan Salman (PB Indocape).

Selain itu, Asril Gea dan Mi Cheng (PB Malibu) menang WO atas Diogofar dan Renato (Pengprov Bengkulu), Hendra Mulyono dan Mhd Rizki Delynugraha (Tim Pelatnas) menang 21-9,21-10 lawan Fadlan dan Rizki Alfazri (Aceh Utara-Lhokseumawe), Adnan Fauzi dan Farhat (PB Surya Naga) menang 21-13,21-16 lawan Berman R dan Sukri Sultan (Pencab Kabupaten Siak) dan Andhika Anhar dan Hendra Setyo Nugroho (Tim Pelatnas) menang 21-13,21-9 lawan Lucas Alexander dan Juliandi (PB Angsapura) .(*)

Posted in nasional | Leave a Comment »

Pebulutangkis Afsel Tak Didampingi Pelatih

Posted by febrikusuma on October 16, 2009

Medan (ANTARA News) – Patel Mhd Pervez Bashir pebulutangkis Afrika Selatan yang ikut berpartisifasi meraimaikan Kejuaraan Djarum Sirkuit Nasional Bulu Tangkis “Piala Gubernur Sumatera Utara di Medan, tanpa didampingi oleh pelatih.

“Kita cukup salut dengan atlet asing itu, tanpa didampingi pelatih ikut bermain di Indonesia,” kata Ketua Bidang Turnamen & Perwasitan PB PBSI, Mimi Irawan di Medan, Kamis.

Menurut dia, kehadiran pebulutangkis Afrika tampil di kejurnas itu, benar-benar suatu kejutan dan jarang terjadi seperti ini.

Pemain asing yang tampil berani dan ingin maju itu perlu dihargai dan diberikan dorongan dan jangan dipersulit,” katanya.

Beberapa pemain asing yang ikut di kejurnas itu, yakni Ng Yi Hang, Cheam June Wei, Yeoh Kah Seah (Malaysia), Sielke Barezz (Belgia), Daniel Gouw (Amerika Serikat), Raj Popat (Inggris) dan Lin Jian Cheng Hsiung (China) ikut didampingi pelatih.

Karena pelatih itu adalah merupakan pendamping yang setia dan sangat diperlukan dalam mengikuti pertandingan, bahkan juga sebagai tempat konsultasi bila pemain sedang menghadapi problem.

Selain itu, pelatih itu juga dianggap seperti “orang tua” bagi pemain dan pemberi semangat di kala sedang bertanding.

Untuk itu, katanya, merasa salut dengan kehadiran pemain Afrika yang datang sendirian ke Indonesia.

Padahal pemain Afrika itu juga memiliki pelatih di negaranya.

Ditanya bagaimana keadaan Patel tanpa pelatih itu, Mimi mengatakan, biasa-biasa dan tetap bersemangat.

Bahkan, katanya, saat pendaftaran ke panitia di kejurnas itu, dia datang sendiri dan melengkapi segala persyaratannya.

“Semangat Patel untuk bertanding dan mencari pengalaman di Indonesia cukup tinggi. Diprediksi bahwa pemain Afrika itu akan mampu menjadi pemain kelas dunia,” kata Mimi.(*)

Posted in nasional | Leave a Comment »

Luluk dan Fransiska tak Dapat Bonus

Posted by febrikusuma on October 16, 2009

SEMARANG, KOMPAS.com – PB Djarum Kudus tidak memberikan bonus kepada juara Vietnam Terbuka, Fransiska Ratnasari dan Luluk Hadiyanto. Hal itu dikatakan Ketua PB Djarum Kudus, FX Supandji.

“Ada kriteria khusus bagi PB Djarum untuk memberikan hadiah kepada atletnya yang berhasil meraih gelar di turnamen internasional. Kalau turnamen yang kecil-kecil memang tidak ada bonusnya,” katanya, Kamis (15/10).

Menurut dia, kalau turnamen bulu tangkis yang besar seperti Olimpiade, All England, Piala Sudirman, atau yang lainnya, PB Djarum pasti akan memberikan bonus kepada atletnya yang meraih juara. Ia menyebutkan, saat Maria Kristin berhasil meraih medali perunggu Olimpiade 2008 Beijing, China, PB Djarum memberikan bonus sebesar Rp 150 juta.

“Kalau turnamen kecil seperti Vietnam Terbuka memang tidak ada bonusnya, tetapi hadiah yang didapat dari turnamen itu semuanya untuk atlet yang bersangkutan. Tidak ada sepeser pun untuk klub karena kita memang punya aturannya seperti itu,” katanya menegaskan.

Pebulu tangkis tunggal putri PB Djarum, Fransiska Ratnasari, menjadi juara Vietnam Terbuka setelah pada partai puncak menumbangkan perlawanan Tai Tzu Ying (Taiwan) dengan tiga set 21-19 15-21 21-13.

Kemudian Luluk Hadiyanto yang turun di nomor ganda putra berpasangan dengan Joko Riyadi, juga meraih gelar juara. Di final mereka mengalahkan pasangan Malaysia, Hoon Thien How/Ong Soong Hock dengan dua set langsung, 21-19 22-20.

“Mereka berangkat dengan biaya dari PB Djarum tetapi hadiahnya untuk mereka sendiri,” katanya.

Pada turnamen bulu tangkis Vietnam Terbuka ini, PB Djarum menurunkan Andre Kurniawan Tedjono, Maria Febe Kusumastuti, Fransiska Ratnasari, Adityawarman, dan Maria Elfira.

Setelah mengikuti Vietnam Terbuka ini, PB Djarum kembali akan menerjunkan atletnya pada Hongkong Terbuka, 10-15 November 2009. Pebulu tangkis yang tampil adalah Andre Kurniawan, Domisius Hayom Rombaka, Maria Febe Kusumastuti, dan Fransiska Ratnasari.

Pada Vietnam Terbuka ini, selain kedua pebulu tangkis tersebut, Indonesia juga merebut gelar dari ganda putri, yaitu pasangan Pelatnas Cipayung Anneke Feinya Agustine/Annisa Wahyuni, yang menang atas unggulan kedua Savitree Amitrapai/Vacharaporn Munkit 21-14 21-13.

Kemudian Flandy Limpele (Indonesia) yang berpasangan dengan pebulu tangkis Taiwan, Cheng We Hsing, juga meraih gelar ganda campuran setelah mengalahkan unggulan pertama asal Malaysia Chan peng Soon/Goh Liu Ying dengan angka 25-23 21-19.

Posted in nasional | Leave a Comment »