Badminton Lovers

Badminton is My Life

Simon: Kesabaran Jadi Kunci Kemenanganku

Posted by febrikusuma on September 24, 2009

TOKYO, KOMPAS.com – Simon Santoso membuat kejutan di babak kedua turnamen bulu tangkis Jepang Terbuka Super Series 2009. Tunggal putra Indonesia tersebut menyingkirkan pemain nomor satu dunia asal Malaysia, Lee Chong Wei, dengan 19-21 21-15 21-19, Kamis (24/9), untuk lolos ke perempat final.

Apa rahasia Simon sehingga bisa memenangkan partai yang berdurasi 1 jam 8 menit tersebut? Ternyata, kesabaran dan kegigihan menjadi senjata pemain nomor 16 dunia ini, sehingga dia bisa membuat mantan juara Jepang Terbuka 2007 tersebut tersungkur.

“Ketika saya memimpin di game terakhir, saya agak menurunkan tempo permainan, dan memberikan dia kesempatan untuk bangkit. Tetapi saya bisa sabar, dan bisa mengalahkannya,” ungkap Simon usai pertandingan.

“Dia merupakan salah satu pemain terbaik di dunia, dan sekarang dia adalah pemain nomor satu. Kesabaran adalah kunci utama kemenangan saya hari ini,” pungkas Simon.

Memang, di set ketiga Simon tampaknya akan dengan mudah menyelesaikan pertandingan. Pasalnya, dia langsung unggul 7-1, dan terus mempertahankan jarak sampai dengan skor 17-12.

Setelah itu, Chong Wei yang bulan Juni lalu menjadi juara Indonesia Open Super Series mulai bangkit, dan mampu menambah enam poin secara beruntun untuk memimpin 18-17. Simon yang sempat terlena dengan keunggulannya di awal game ini terkejut, dan bersemangat lagi. Alhasil, dia akhirnya bisa menang 21-19 dan lolos ke perempat final.

Ingin lanjutkan kejutan melawan Sony

Simon telah menjejakkan kakinya di perempat final. Sayang, di babak delapan besar nanti dia sudah harus bertemu dengan rekannya di Pelatnas Cipayung, Sony Dwi Kuncoro, setelah unggulan kelima yang berstatus juara bertahan ini menang 21-19 15-21 21-14 atas pemain China Chen Long.

Menanggapi “perang saudara” tersebut, Simon berharap dia bisa menang untuk meneruskan kejutan yang baru saja dibuatnya.

“Saya tidak pernah mengalahkannya di kompetisi internasional. Kami selalu latihan bersama, dan saya hampir selalu kalah melawannya. Tetapi saya berharap, kali ini saya bisa mengalahkannya,” ungkap Simon.

Sementara itu, Sony juga bertekad menang untuk mempertahankan gelarnya. Dia mengaku sangat percaya diri menghadapi turnamen ini.

“Saya harap bisa menang besok. Saya sangat percaya diri. Saya juga tidak mempersoalkan siapa lawan berikutnya, dan dari mana asalnya,” tegas Sony.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: