Badminton Lovers

Badminton is My Life

Archive for September 24th, 2009

Dua Ganda Putri Indonesia ke Perempat Final

Posted by febrikusuma on September 24, 2009

TOKYO, KOMPAS.com – Dua ganda putri Indonesia meraih kesuksesan dalam laga perdana mereka di turnamen bulu tangkis Jepang Terbuka Super Series 2009. Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii serta Shendy Puspa Irawati/Meiliana Jauhari lolos ke perempat final, setelah menaklukkan lawan-lawan mereka, Kamis (24/9).

Nitya/Greysia yang merupakan unggulan keenam menaklukkan pasangan Bulgaria/Rusia, Petya Nedelcheva/Anastasia Russikh. Dalam duel selama 59 menit, finalis Singapura Terbuka ini menang 21-15 18-21 21-15. Di perempat final, Jumat (25/9), Nitya/Greysia akan menghadapi ganda putri Jepang Kanako Konishi/Sayaka Takahashi.

Perjuangan berat juga harus dilakukan Shendy/Meiliana. Sempat kalah di set pertama, unggulan keempat ini mampu bangkit dan menyudahi duel yang menghabiskan waktu 53 menit itu dengan skor 17-21 21-14 21-13, atas pasangan tuan rumah Shizuka Matsuo/Mami Naito.

Selanjutnya, Shendy/Meiliana akan menghadapi lawan yang lebih tangguh lagi. Mereka bakal bertemu ganda andalan tuan rumah, Miyuki Maeda/Satoko Suetsuna, yang menempati unggulan ketujuh.

Hanya Firdasari yang gagal

Di babak kedua Jepang Terbuka ini, para pemain Pelatnas Cipayung meraih hasil yang memuaskan. Hanya Adriyanti Firdasari yang tersingkir, karena dia tak mampu melewati adangan pemain Jerman Nicole Grether.

Tunggal putri nomor dua di pelatnas itu gagal meneruskan kejutan yang dibuat sehari sebelumnya, ketika menyingkirkan pemain nomor satu dunia asal Hongkong, Zhou Mi. Kali ini Firdasari kalah dalam pertarungan tiga set, 21-15 19-21 25-27.

Sebaliknya, di nomor tunggal putra Indonesia terus berjaya. Bahkan Simon Santoso yang tidak diunggulkan, membuat kejutan besar dengan menyingkirkan pemain nomor satu dunia asal Malaysia, Lee Chong Wei, dengan 19-21 21-15 21-19. Sayang, di perempat final Simon sudah harus saling “membunuh” dengan rekan sesama pelatnas, Sony Dwi Kuncoro, yang lolos setelah menang 21-19 15-21 21-14 atas pemain China Chen Long.

Taufik Hidayat yang menjadi unggulan keempat, juga belum menemui hambatan yang berarti. Mantan pemain pelatnas tersebut menang straight set 21-17 21-18 atas pemain Inggris Andrew Smith.

Namun di perempat final, Taufik bakal menghadapi lawan yang sebanding, yaitu Park Sung Hwan. Unggulan keenam asal Korea Selatan itu lolos setelah menang 21-10 19-21 21-4 atas pemain tuan rumah Kenichi Tago.

Di nomor ganda, semua pemain pelatnas lolos. Markis Kido/Hendra Setiawan yang merupakan unggulan utama, tak menemui kesulitan untuk meraih tiket perempat final setelah menang 21-12 21-7 atas Halim Haryanto Ho (AS)/Flandy Limpele (Indonesia).

Sementara itu Yonathan Suryatama Dasuki/Rian Sukmawan menjadi pemenang duel sesama pemain pelatnas saat melawan Mohammad Ahsan/Bona Septano. Yonathan/Rian menang 21-15 21-19.

Mantan pemain pelatnas Alvent Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan, juga melangkah ke perempat final. Unggulan delapan ini menang 21-18 23-21 atas pasangan Koreal Selatan Ko Sung Hyun/Kwon Yi Goo.

Hasil buruk diraih Luluk Hadiyanto/Joko Riyadi. Mantan pemain pelatnas ini kalah straight set 14-21 20-22 dari pasangan Denmark yang ditempatkan sebagai unggulan keempat, Mathias Boe/Carsten Mogensen.

Di nomor ganda campuran, dua pasangan pelatnas ke perempat final. Nova Widianto/Liliyana Natsir yang merupakan unggulan ketiga akan menghadapi Ko Sung Hyun/Ha Jung Eun (Korsel), sedangkan Devin Lahardi Fitriawan/Lita Nurlita yang lolos tanpa bertanding, akan menghadapi unggulan kelima dari Denmark Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl.

– Jadwal perempat final, Jumat (25/9)–khusus pemain Indonesia

Tunggal putra
Simon Santoso vs (5) Sony Dwi Kuncoro
(4) Taufik Hidayat vs (6) Park Sung Hwan (Korsel)

Ganda putra
(1) Markis Kido/Hendra Setiawan vs Hwang Ji Man/Shin Baek Cheol (Korsel)
(4) Mathias Boe/Carsten Mogensen (Denmark) vs (8) Alvent Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan
(7) Abdul Latif Mohd Zakry/Mohd Tazari Mohd Fairuzizuan (Malaysia) vs Yonathan Suryatama Dasuki/Rian Sukmawan

Ganda putri
Kanako Konishi/Sayaka Takahashi (Jepang) vs (6) Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii
(7) Miyuki Maeda/Satoko Suetsuna (Jepang) vs (4) Shendy Puspa Irawati/Meiliana Jauhari

Ganda campuran
(5) Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl (Denmark) vs Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa
(3) Nova Widianto/Liliyana Natsir vs Ko Sung Hyun/Ha Jung Eun (Korsel)
Devin Lahardi Fitriawan/Lita Nurlita vs (6) Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen (Denmark)

Posted in Super Series | Leave a Comment »

Simon: Kesabaran Jadi Kunci Kemenanganku

Posted by febrikusuma on September 24, 2009

TOKYO, KOMPAS.com – Simon Santoso membuat kejutan di babak kedua turnamen bulu tangkis Jepang Terbuka Super Series 2009. Tunggal putra Indonesia tersebut menyingkirkan pemain nomor satu dunia asal Malaysia, Lee Chong Wei, dengan 19-21 21-15 21-19, Kamis (24/9), untuk lolos ke perempat final.

Apa rahasia Simon sehingga bisa memenangkan partai yang berdurasi 1 jam 8 menit tersebut? Ternyata, kesabaran dan kegigihan menjadi senjata pemain nomor 16 dunia ini, sehingga dia bisa membuat mantan juara Jepang Terbuka 2007 tersebut tersungkur.

“Ketika saya memimpin di game terakhir, saya agak menurunkan tempo permainan, dan memberikan dia kesempatan untuk bangkit. Tetapi saya bisa sabar, dan bisa mengalahkannya,” ungkap Simon usai pertandingan.

“Dia merupakan salah satu pemain terbaik di dunia, dan sekarang dia adalah pemain nomor satu. Kesabaran adalah kunci utama kemenangan saya hari ini,” pungkas Simon.

Memang, di set ketiga Simon tampaknya akan dengan mudah menyelesaikan pertandingan. Pasalnya, dia langsung unggul 7-1, dan terus mempertahankan jarak sampai dengan skor 17-12.

Setelah itu, Chong Wei yang bulan Juni lalu menjadi juara Indonesia Open Super Series mulai bangkit, dan mampu menambah enam poin secara beruntun untuk memimpin 18-17. Simon yang sempat terlena dengan keunggulannya di awal game ini terkejut, dan bersemangat lagi. Alhasil, dia akhirnya bisa menang 21-19 dan lolos ke perempat final.

Ingin lanjutkan kejutan melawan Sony

Simon telah menjejakkan kakinya di perempat final. Sayang, di babak delapan besar nanti dia sudah harus bertemu dengan rekannya di Pelatnas Cipayung, Sony Dwi Kuncoro, setelah unggulan kelima yang berstatus juara bertahan ini menang 21-19 15-21 21-14 atas pemain China Chen Long.

Menanggapi “perang saudara” tersebut, Simon berharap dia bisa menang untuk meneruskan kejutan yang baru saja dibuatnya.

“Saya tidak pernah mengalahkannya di kompetisi internasional. Kami selalu latihan bersama, dan saya hampir selalu kalah melawannya. Tetapi saya berharap, kali ini saya bisa mengalahkannya,” ungkap Simon.

Sementara itu, Sony juga bertekad menang untuk mempertahankan gelarnya. Dia mengaku sangat percaya diri menghadapi turnamen ini.

“Saya harap bisa menang besok. Saya sangat percaya diri. Saya juga tidak mempersoalkan siapa lawan berikutnya, dan dari mana asalnya,” tegas Sony.

Posted in Super Series | Leave a Comment »

Kido/Hendra dengan Mudah ke Perempat Final

Posted by febrikusuma on September 24, 2009

TOKYO, KOMPAS.com — Markis Kido/Hendra Setiawan tak menemui kesulitan untuk lolos ke perempat final turnamen bulu tangkis Jepang Terbuka Super Series 2009. Ganda putra nomor satu dunia ini hanya perlu waktu 18 menit untuk mendapatkan tiket babak delapan besar, setelah menang straight set 21-12 21-7 atas Halim Haryanto Ho/Flandy Limpele, Kamis (24/9).

Jejak serupa juga diikuti oleh dua pasangan lainnya, Alvent Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan dan Yonathan Suryatama Dasuki/Rian Sukmawan. Alvent/Hendra AG yang merupakan unggulan delapan, menang 21-18 23-21 atas pasangan Korea Selatan Ko Sung Hyun/Kwon Yi Goo, sedangkan Yonathan/Rian menyingkirkan rekannya sesama penghuni Pelatnas Cipayung, Mohammad Ahsan/Bona Septano, dengan straight set 21-15 21-19.

Hanya Luluk Hadiyanto/Joko Riyadi yang gagal melangkah ke babak delapan besar. Pasangan yang pernah bernaung di bawah atap Pelatnas tersebut harus mengakui kehebatan pasangan Denmark Mathias Boe/Carsten Mogensen, yang menang straight set 21-14 22-20.

Di perempat final, Jumat (25/9), Kido/Hendra yang untuk pertama kalinya tampil di turnamen besar setelah Indonesia Terbuka Super Series bulan Juni lalu—mereka banyak absen karena Kido sakit—akan bertemu Hwang Ji Man/Shin Baek Cheol. Ganda Korea Selatan itu melaju setelah menang 21-14 18-21 21-17 atas pasangan Jepang, Hiroyuki Endo/Shuichi Sakamoto.

Sementara itu, Yonathan/Rian bertemu ganda Malaysia unggulan ketujuh, Abdul Latif Mohd Zakry/Mohd Tazari Mohd Fairuzizuan, yang menang 21-15 21-12 atas pasangan China Chai Biao/Zhang Nan. Sedangkan Alvent/Hendra AG bertemu ganda Denmark, Boe/Mogensen.

Pada hari ini, masih ada dua wakil Indonesia yang tampil di nomor ganda putri, yakni unggulan keempat Shendy Puspa Irawati/Meiliana Jauhari dan unggulan keenam Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii. Shendy/Meiliana bertemu pasangan Jepang Shizuka Matsuo/Mami Naito, dan Nitya/Greysia bertemu pasangan Bulgaria/Rusia, Petya Nedelcheva/Anastasia Russkikh.

Posted in Super Series | Leave a Comment »

Firdasari Anti-klimaks, Gagal ke Perempat Final

Posted by febrikusuma on September 24, 2009

TOKYO, KOMPAS.com – Adriyanti Firdasari gagal melanjutkan kiprahnya di turnamen bulu tangkis Jepang Terbuka Super Series 2008. Satu-satunya tunggal putri Indonesia yang tampil di babak kedua turnamen tersebut tersingkir karena kalah 21-15 19-21 25-25 dari pemain Jerman Nicole Grether dalam duel selama 1 jam 5 menit.

Penampilan Firdasari pada duel Kamis (24/9) ini tampaknya menjadi anti-klimaks. Padahal sehari sebelumnya, dia menghadirkan kejutan yang sangat menghentak karena berhasil menyingkirkan pemain nomor satu dunia asal Hongkong, Zhou Mi, juga dalam pertarungan ketat selama tiga set.

Dengan kegagalan Firdasari ini, maka pupuslah harapan Indonesia untuk meraih prestasi di nomor tunggal putri, karena semua wakilnya telah tersingkir. Maria Kristin Yulianti yang pertama terlempar dari turnamen ini karena di babak pertama dia menyerah dua set langsung dari pemain muda China, Wang Xin–Wang Xin masih bertahan dan maju ke perempat final setelah menang 15-21 21-15 21-14 atas unggulan ketiga dari Denmark, Tine Rasmussen.

Berbekal kemenangan atas Zhou Mi, Firdasari tampil cukup percaya diri menghadapi Grether. Meskipun sering tertinggal dalam pengumpulan poin, Firdasari bisa mengejar dan malah balik memimpin pertandingan di set pertama. Selepas skor 14-14, Firdasari melaju sampai menang 21-15.

Di set kedua, Grether bermain lebih agresif untuk mengejar ketinggalannya sehingga dia sempat memimpin dengan selisih poin yang cukup jauh, yaitu 12-7. Tetapi Firdasari kembali mengejar dan mampu menyamakannya menjadi 18-18. Sayang, memasuki poin kritis Firdasari justru kehilangan angka sehingga Grether yang menang dengan 21-19, sekaligus memaksa rubber game.

Pada set penentuan, pertarungan berlangsung sangat ketat, meskipun Grether yang hampir selalu memimpin. Firdasari memiliki satu kesempatan berada di depan ketika unggul 11-7. Namun dia tak bisa mempertahankan momentum tersebut, sehingga Grether bisa mengejar dan balik memimpin sampai 19-16.

Dalam keadaan tertekan, Firdasari bisa bangkit dan mengejar untuk menyamakan poin menjadi 19-19, sebelum dilanjutkan dengan deuce. Di sinilah akhir perjuangan Firdasari, karena dia akhirnya gagal setelah Grether bisa menambah dua poin untuk menang 27-25 dan maju ke perempat final.

Di babak delapan besar, Grether akan bertemu dengan pemain China Wang Yi Han. Unggulan keempat tersebut lolos setelah menang 21-9 21-14 atas pemain Bulgaria Petya Nedelcheva.

Posted in Super Series | Leave a Comment »

Nova/Liliyana Lolos, Hendra AG/Vita Bikin Kejutan

Posted by febrikusuma on September 24, 2009

TOKYO, KOMPAS.com — Ganda campuran nomor satu Indonesia Nova Widianto/Liliyana Natsir maju ke perempat final turnamen bulu tangkis Jepang Terbuka Super Series 2009. Dalam laga perdananya, Kamis (24/9), Nova/Liliyana yang ditempatkan sebagai unggulan ketiga menang straight set 21-7 21-8 atas pemain tuan rumah Takeshi Kamura/Koharu Yonemoto.

Peraih medali perak Olimpiade Beijing 2008 ini masih terlalu tangguh bagi pasangan tuan rumah. Dalam laga berdurasi 21 menit itu, mereka nyaris tak mendapat perlawan berarti karena terlalu mudah mengumpulkan poin.

Pada set pertama, Nova/Liliyana langsung unggul 4-0, sebelum pasangan Jepang mengejar dan menyamakannya. Namun, sampai di sini saja usaha maksimal Kamura/Yonemoto karena setelah itu Nova/Liliyana melaju dengan sangat cepat untuk menang 21-17.

Di set kedua, Nova/Liliyana benar-benar tak terbendung. Sempat tertinggal 0-2, mantan pasangan nomor satu dunia ini mengamuk dan mengumpulkan 15 poin secara beruntun untuk unggul 15-2, sampai akhirnya menang 21-8 dan maju ke perempat final.

Di babak delapan besar, Jumat (25/9), Nova/Liliyana akan bertemu Ko Sung Hyun/Ha Jung Eun. Pasangan Korea Selatan tersebut lolos setelah menang 19-21 21-10 21-18 atas pasangan Thailand Sudket Prapakamol/Saralee Thungthongkam.

Hendra AG/Vita bikin kejutan

Pada pertandingan lain, Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa membuat kejutan karena mereka menyingkirkan unggulan kedua dari China, Zheng Bo/Ma Jin. Dalam duel selama 49 menit itu, Hendra AG/Vita yang pernah menghuni Pelatnas Cipayung itu menang 11-21 21-9 21-17 atas pasangan juara Indonesia Terbuka Super Series bulan Juni lalu tersebut.

Dengan demikian, Vita terus memelihara asanya untuk mempertahankan gelar tersebut. Tahun lalu, Vita menjadi juara Jepang Terbuka Super Series, ketika masih berada di pelatnas dan berpasangan dengan Muhammad Rijal.

Namun, di perempat final Hendra AG/Vita akan mendapat lawan yang berat lagi karena mereka bertemu unggulan kelima asal Denmark yang menjadi jawara di Kejuaraan Dunia 2009, Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl. Pasangan yang mengalahkan Nova/Liliyana di final Kejuaraan Dunia tersebut lolos setelah menang 21-13 21-23 21-13 atas pasangan gado-gado Indonesia/Rusia, Candra Wijaya/Anastasia Russkikh.

Selain Nova/Liliyana dan Hendra AG/Vita, masih ada satu ganda campuran Indonesia yang menembus perempat final, yaitu Devin Lahardi Fitriawan/Lita Nurlita. Pasangan pelatnas ini mendapat tiket gratis ke babak delapan besar karena menang WO atas unggulan utama dari Korea Selatan, Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung.

Di perempat final, Devin/Lita bertemu pemain Denmark, Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen. Pasangan unggulan keenam ini lolos setelah menang 21-17 21-8 atas pasangan Korea Selatan, Shin Baek Cheol/Jang Ye Na.

Posted in Super Series | Leave a Comment »

Kejutan Lagi! Giliran Simon Singkirkan Chong Wei

Posted by febrikusuma on September 24, 2009

TOKYO, KOMPAS.com — Kejutan besar kembali dibuat pemain Indonesia. Kali ini giliran Simon Santoso yang melakukannya, setelah dia menyingkirkan pemain nomor satu dunia Lee Chong Wei, di babak kedua turnamen bulu tangkis Jepang Terbuka Super Series, Kamis (24/9).

Dalam pertandingan yang menghabiskan waktu 1 jam 8 menit itu, Simon menang 19-21 21-15 21-19. Alhasil, tunggal nomor dua Pelatnas Cipayung ini pun maju ke babak perempat final.

Kejutan Simon ini melanjutkan apa yang dibuat Adriyanti Firdasari di babak pertama kemarin. Tunggal putri Indonesia tersebut lolos setelah menyingkirkan pemain nomor satu dunia asal Hongkong, Zhou Mi, juga dalam pertarungan tiga set.

Sayang, di babak delapan besar, Jumat (25/9), Simon sudah harus bertemu dengan Sony Dwi Kuncoro. Duel sesama pemain pelatnas ini terjadi setelah Sony yang merupakan unggulan kelima menang 21-19 15-21 21-14 atas pemain China, Chen Long.

Meskipun demikian, “perang saudara” itu justru memastikan bahwa Indonesia menempatkan satu wakilnya di semifinal nomor tunggal putra.

Selain Simon dan Sony, Taufik Hidayat juga meraih kesuksesan. Mantan pemain pelatnas ini menang straight set 21-17 21-18 atas pemain Inggris, Andrew Smith. Selanjutnya, Taufik yang menjadi unggulan keempat akan bertemu pemain veteran Korea Selatan, Park Sung Hwan. Unggulan keenam ini lolos setelah menang 21-10 19-21 21-4 atas pemain tuan rumah Kenichi Tago.

Simon bangkit

Simon yang tidak diunggulkan dalam turnamen ini, mengawali pertandingan dengan buruk. Pasalnya, setelah skor 1-1, dia jauh tertinggal dari pemain andalan Malaysia tersebut, yang sempat unggul 10-2 hingga 19-10. Meskipun sempat mengejar, sampai angka 17, Simon gagal menyamai poin Chong Wei yang kemudian mengakhiri set pertama dengan 21-19.

Di set kedua, Simon mampu bangkit. Malah kali ini dia yang menguasai jalannya pertandingan karena selalu memimpin perolehan poin setelah skor 4-4. Jarak terjauh yang dibuat Simon adalah ketika memimpin 18-11, sebelum dia menyudahinya dengan skor 21-15 dan memaksa rubber set.

Pada game penentuan untuk lolos ke perempat final, Simon bermain sangat agresif. Dia langsung memimpin 7-1, dan terus menjaga jarak tersebut sampai skor 17-12. Di sini, perolehan poin Simon terhenti lama sehingga Chong Wei bisa mengejar dan balik memimpin 18-17.

Meskipun demikian, Simon berusaha tenang dan terus menekan Chong Wei yang pekan lalu ditaklukkan Lin Dan di semifinal China Masters. Alhasil, dia mampu mengejar dan balik memimpin sampai meraih kemenangan 21-19, sekaligus memastikan diri ke perempat final.

Dengan demikian, ini untuk kedua kalinya berturut-turut Chong Wei dikalahkan pemain Indonesia. Sebelumnya, juara Indonesia Terbuka Super Series itu juga disingkirkan Sony Dwi Kuncoro di perempat final Kejuaraan Dunia di India, bulan Agustus.

Posted in Super Series | Tagged: , | Leave a Comment »