Badminton Lovers

Badminton is My Life

Archive for September 10th, 2009

Kido/Hendra Cari Pelampiasan

Posted by febrikusuma on September 10, 2009

AKARTA – Kekecewaan mendalam tersisa di dada pa­sangan ganda pria terbaik Indonesia, Markis Ki­do/Hendra Setiawan. Serangkaian masalah fisik me­maksa me­reka absen dalam beberapa even bergengsi bulu tangkis beberapa bulan terakhir. Termasuk Kejuaraan Dunia 2009 bulan lalu. Tak pelak, semangat mereka meledak-le­dak ketika pulih dan siap turun gelanggang. Kesempa­tan pertama adalah Jepang Super Series 2009 yang akan diselenggarakan di Tokyo pada 22-27 September.

“Target kami menjadi juara. Kami harus bisa me­realisasikannya untuk membayar utang sebelumnya,” tegas Kido yang diamini Hendra kemarin (8/9) di markas pelatnas Pb PBSI Cipayung.

Tahun ini bisa disebut sebagai salah satu periode pa­ling buruk dalam karir Kido/Hendra. Mereka belum sekali pun merebut gelar bergengsi. Padahal, tahun-ta­hun sebelumnya mereka cukup produktif. Mulai menjadi kampiun kejuaraan dunia, juara super series, sampai merebut emas Olimpiade Beijing 2008.

Jika dibandingkan dengan Hendra, ambisi Kido un­tuk merebut gelar lebih besar. Sebab, hasil buruk pa­sangan itu sepanjang tahun ini lebih disebabkan sakit yang dialami Kido. Pebulu tangkis berusia 25 ta­hun tersebut mengalami tekanan darah tinggi. Jelang berangkat ke Kejuaraan Dunia 2009, tekanan darah Kido mencapai 220. Bahkan, dia pingsan.

“Saat ini, kondisi saya sudah membaik. Saya rutin menjalani kontrol dan selalu mengikuti instruksi dokter. Kini saya siap tampil kembali,” aku Kido.

Selama sebulan terakhir, Kido memang berada dalam pengawasan dokter. Pebulu tangkis asal Jakarta tersebut selalu mengonsumsi obat yang direkomendasikan dokter. Tak hanya itu, Kido juga sudah membuat kesepakatan khusus dengan PB PBSI terkait dengan kondisinya. Jika terjadi sesuatu, itu menjadi tanggungan Kido.

“Pernyataan ini dibuat oleh Kido dan mamanya. Per­nyataan ini dibuat di atas meterai. Mengingat per­kembangan Kido, sangat mungkin dia berangkat ke Jepang,” tutur Lius Pongoh, ketua bidang pembinaan dan prestasi (Kabid Binpres) PBSI.

(source : http://sejahterabadminton.wordpress.com/)

Posted in nasional | Leave a Comment »

Taufik Masih Pantas Perkuat Indonesia di SEA Games

Posted by febrikusuma on September 10, 2009

SEMARANG, KOMPAS.com — Ketua PB Djarum Kudus FX Supandji berpendapat, Taufik Hidayat masih pantas masuk skuad bulu tangkis Indonesia untuk SEA Games XXV di Laos, 9-18 Desember. Tenaga mantan pemain Pelatnas Cipayung itu masih sangat dibutuhkan, terutama untuk menghadapi pesaing utama di Asia Tenggara, Malaysia.

“Saya kira Taufik masih bisa diandalkan untuk memimpin tim bulu tangkis Indonesia karena bagaimanapun juga penampilan Taufik lebih stabil dibandingkan pemain lainnya,” kata Supandji, Selasa (8/9).

Apalagi, tambahnya, tim bulu tangkis Malaysia bakal diperkuat pemain-pemain papan atas dunia Lee Chong Wei dan Wong Choong Han (tunggal putra), kemudian Thailand memiliki tunggal putra Boonsak Ponsana yang juga bisa menjadi ganjalan Indonesia untuk mengulang prestasi SEA Games 2007 Thailand.

“Saya tidak meremehkan pebulu tangkis lainnya, seperti Simon Santoso, Sonny Dwi Kuncoro, dan Tommy Sugiarto, tetapi saya melihat penampilan Taufik lebih konsisten dibandingkan mereka,” katanya.

Ketika ditanya sejak Januari 2009, pebulu tangkis asal Jawa Barat tersebut sudah tidak berada di pelatnas. Dia mengatakan tidak masalah karena ini untuk kepentingan yang lebih besar, yaitu negara.

“PB PBSI bisa memanggil Taufik untuk membela Indonesia pada pesta olahraga multievent antarnegara Asia Tenggara di Laos mendatang,” katanya.

Kalau untuk nomor ganda putra, kata dia, cukup dengan pebulu tangkis yang ada di pelatnas saja karena pasangan Ryan Sukmawan/Jonathan Suryatama dan Markis Kido/Hendra Setiawan masih bisa mengatasi pasangan Malaysia, Koo Kien Keat/Tan Boon dan Choong Tan Fook/Lee Wan Wah.

Tentang target Indonesia untuk menyapu tujuh medali emas bulu tangkis SEA Games mendatang, dia mengaku optimistis. Menurutnya, peluang untuk tunggal putra ada di tangan Taufik, tunggal putri Maria Kristin, ganda putri bisa pasangan Gresya Polii/Nitya Krishinda atau Meliana Jauhari/Shendy Puspa Irawati, atau Gresya Polii/Lita Nurlita.

Kemudian ganda putra yang berpeluang adalah pasangan Kido/Hendra, sedangkan ganda campuran pasangan Nova Widianto/Lilyana Natsir.

Pada SEA Games 2007 Thailand, Indonesia menyapu tujuh medali emas yang disediakan, masing-masing lima nomor perorangan (tunggal putra-putri, ganda putra-putri, dan campuran) kemudian beregu putra dan beregu putri.

Untuk nomor perorangan, medali emas disumbangkan oleh Taufik, Maria Kristin, Kido/Hendra, Vita Marissa/Liliyana Natsir, dan Vita Marissa/Flandy Limpele. Sementara dua medali emas lainnya diperoleh dari nomor beregu putra dan putri.

Nama-nama tim pelatnas SEA Games 2009 adalah Sony Dwi Kuncoro, Simon Santoso, Tommy Sugiarto, Markis Kido, Hendra Setiawan, Bona Septano, Mohammad Ahsan, Nova Widianto, dan Devin Lahardi (putra).

Kemudian Maria Kristin, Adriyanti Firdasari, Aprilia Yuswandari atau Linda Weni Fanetri, Greysia Polii, Nitya Krishinda, Shendy Puspa Irawati, Meiliana Jauhari, Liliyana Natsir, dan Lita Nurlita (putri).

Posted in nasional | 1 Comment »