Badminton Lovers

Badminton is My Life

Rijal/Liliyana Tumbang, Taufik ke Semifinal Chinese Taipei GP Gold

Posted by febrikusuma on August 29, 2009

JAKARTA, KOMPAS.com – Duet baru Pelatnas Cipayung, Muhammad Rijal/Liliyana Natsir, tumbang di perempat final Taiwan Terbuka. Mereka dikalahkan pasangan Malaysia Chan Peng Soon/Goh Liu Ying.

Pada babak delapan besar, Jumat (28/8), Rijal/Liliyana yang tampil pada turnamen pertama mereka, kalah dua game langsung 19-21 19-21.

“Lawannya sih biasa saja, tetapi permainan kami yang tidak berkembang. Tadi kelihatan banget Rijal agak tegang, mungkin terbebani sehingga permainannya tidak keluar,” ujar Liliyana usai pertandingan.

Turnamen Grand Prix Gold tersebut adalah kejuaraan pertama yang diikuti Liliyana–yang biasanya berpasangan dengan Nova Widianto–, berduet dengan Rijal.

PBSI mencoba Rijal untuk mencari pasangan alternatif bagi Liliyana (24) setelah Nova (31) merasa tidak mampu bermain sebaik dulu, mengingat usianya yang terbilang sudah tidak muda lagi.

Mengenai rencana selanjutnya, Liliyana mengatakan kemungkinan terdekat ia akan mengikuti turnamen Jepang Super Series  yang berlangsung 22-27 September.

“Kayaknya ke Jepang sama Mas Nova lagi, tetapi belum tahu pastinya,” kata Liliyana yang bersama Nova berhasil meraih medali perak Olimpiade Beijing dan dua kali memenangi gelar juara dunia pada 2005 dan 2007, namun tahun ini mereka gagal di final.

Kegagalan Rijal/Liliyana menyisakan pasangan Tantowi Ahmad/Richi Puspita Dili di semifinal turnamen berhadiah total 170.000 dolar AS itu. Tantowi/Richi lolos setelah mengalahkan pasangan Hongkong Hui Wai Ho/Tse Ying Suet 21-16 21-16.

Pada babak empat besar Tantowi/Richi akan bertemu Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa. Pasangan mantan pelatnas itu menyisihkan unggulan keempat dari Hongkong Yohan Hadikusumo Wiratama/Chau Hoi Wah 20-22 21-15 21-19.

Hendra AG/Vita juga masing-masing meraih satu tempat lagi di semifinal melalui nomor ganda putra dan ganda putri.

Bersama Alvent Yulianto, Hendra yang menjadi unggulan ketiga membukukan tempat di babak empat besar setelah menang atas Gan Teik Chai/Tan Bin Shen dari Malaysia 21-18 18-21 21-18. Selanjutnya mereka bertemu pasangan Taiwan Chen Hong Ling/Lin Yu Lang.

Sedangkan Vita yang berpasangan dengan pemain Amerika Serikat Mona Santoso, mengalahkan ganda putri Macau Zhang Dan/Zhang Zhibo 21-11 21-16. Di semifinal, mereka bertemu unggulan kelima asal China Gao Ling/Wei Yili.

Sementara pada tunggal putra, Taufik Hidayat menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang lolos setelah tiga lainnya tersingkir. Unggulan pertama itu melangkah ke semifinal melalui kemenangan tiga game 19-21 21-11,21-18 atas pemain Indonesia lainnya Dionysius Hayom Rumbaka.

Di semifinal, Taufik akan berhadapan dengan pemain Malaysia unggulan keenam Wong Choong Hann, yang dengan mudah meraih kemenangan atas pemain tuan rumah Liu Chih Lun 21-7 21-9.

Sementara itu dua tunggal putra Indonesia lainnya, Tommy Sugiarto dan Andre Kurniawan dihentikan lawan-lawan mereka. Tommy gagal membalas kekalahannya atas pemain Vietnam Nguyen Tien Minh setelah unggulan ketiga itu bangkit dari ketinggalan untuk menang 16-21 21-18 21-7. Adapun Andre menyerah kepada pemain Malaysia Muhammad Hafiz Hashim 15-21 18-21.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: