Badminton Lovers

Badminton is My Life

Taufik dan Sony Gagal Bendung Pemain China

Posted by febrikusuma on August 16, 2009

HYDERABAD, KOMPAS.com – Indonesia gagal menempatkan wakil di final tunggal putra Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2009. Setelah Taufik Hidayat kandas, Sony Dwi Kuncoro pun gagal karena dia tidak mampu mengadang juara bertahan Lin Dan di semifinal.

Pada pertarungan yang berlangsung selama 63 menit di Gachibowli Indoor Stadium Hyderabad, India, Sabtu (15/8), Sony menyerah 14-21 21-13 15-21.

Dengan keberhasilan Super Dan tersebut, maka China memastikan diri meraih gelar nomor tunggal putra. Pasalnya, mereka menghadirkan all-Chinese final setelah Chen Jin lebih dulu meraih tiket ke final.

Chen Jin yang merupakan unggulan kedua, tanpa kesulitan menaklukkan Taufik. Dalam duel berdurasi 38 menit, Chen Jin menaklukkan mantan juara dunia 2005 tersebut dengan straight set 21-16 21-6.

“Ini hasil maksimal yang bisa saya capai. Menghadapi Lin Dan bukan pekerjaan mudah, karena dia pemain yang cukup cerdik dan mampu mengatur tempo,” kata Sony yang juga kalah dari Lin Dan pada final kejuaraan dunia 2007 di Malaysia.

“Sebenarnya saya bisa mengimbangi Lin Dan, tapi justru menjelang akhir set ketiga, saya kehilangan konsentrasi dan sering mati sendiri,” tambah pemain peringkat enam dunia ini.

Juara Indonesia Super Series 2008 itu, menambahkan menghadapi pemain sekelas Lin Dan, tidak cukup hanya mengandalkan kesabaran, tapi perlu senjata yang mematikan.

Strategi itu dimainkan Sony pada set kedua dan cukup berhasil meredam agresivitas Lin Dan. Beberapa penempatan bola Sony, tidak mampu diantisipasi pemain peringkat lima dunia itu.

Pada set ketiga, permainan berlangsung alot dan kedua pemain berbagi angka sama 5-5, hingga kemudian Lin Dan memimpin 8-6 dan 11-8. Sejak itu, Sony makin kesulitan mengejar dan akhirnya kalah.

Sementara itu, Lin Dan mengaku cukup kaget dengan permainan Sony yang jauh lebih meningkat dibanding beberapa waktu sebelumnya.

“Dia sudah lebih matang dan pukulannya cukup menyulitkan. Saya harus tertekan di set kedua, tapi mencoba mengatasi situasi pada set ketiga,” kata pemegang gelar juara dunia 2006 dan 2007 ini.

Juara Olimpiade 2008 ini berambisi merebut gelar ketiga secara beruntun. Jika terwujud, maka Lin Dan akan mencatatkan dirinya sebagai pebulutangkis putra pertama yang merebut juara dunia tiga kali beruntun.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: