Badminton Lovers

Badminton is My Life

Tim Indonesia Abaikan Isu Teror

Posted by febrikusuma on August 11, 2009

HYDERABAD, KOMPAS.com β€” Isu adanya ancaman teror dari kelompok Lashkar-e Taiba terhadap pelaksanaan kejuaraan dunia bulu tangkis di Hyderabad, India, tidak memengaruhi tim Indonesia.

Isu ancaman teror dari Lashkar-e Taiba ini muncul menjelang perayaan kemerdekaan India pada 15 Agustus mendatang. Sementara itu, kejuaraan dunia bulu tangkis berlangsung 10-16 Agustus 2009.

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) Lius Pongoh mengaku tidak terpengaruh dengan isu tersebut dan telah meminta semua pemain untuk konsentrasi pada pertandingan.

“Kami juga dengar itu, tapi panitia dan aparat keamanan sudah menjelaskan semuanya. Jadi, kami tidak perlu khawatir, apalagi sampai ikut-ikutan mundur,” kata Lius yang juga ketua rombongan tim Indonesia.

Kendati hanya sekadar isu, aparat kepolisian setempat tampaknya tidak ingin kecolongan dan terus meningkatkan pengamanan terhadap kelancaran pelaksanaan kejuaraan dunia itu.

Sejak sepekan terakhir, pengamanan dan penjagaan lebih diperketat. Tidak hanya di BMC Bayalogi Indoor Stadium Gachibowli, tetapi Bandara Internasional Rajiv Gandhi Hyderabad, hotel atau penginapan peserta, dan sejumlah ruas jalan utama, juga dijaga ekstra ketat.

Di tempat pertandingan misalnya, ratusan aparat kepolisian berjaga-jaga sejak pintu masuk utama kompleks olahraga Gachibowli tersebut. Setiap kendaraan yang masuk diperiksa secara ketat, termasuk bus yang membawa rombongan pemain.

Beberapa pintu masuk ke gedung pertandingan juga tidak luput dari pengawasan polisi. Panitia, pemain, ofisial tim, hingga wartawan peliput yang datang dari berbagai negara harus melewati pintu metal detector dan diubek-ubek barang bawaannya.

Hal serupa juga terlihat di Akademi Bulu Tangkis Pulela Gophicand, yang menjadi tempat latihan tim-tim mancanegara. Puluhan polisi bersenjata berjaga-jaga di sekeliling gedung tersebut. “Kami minta maaf atas ketidaknyamanan ini, tapi kami harus melakukan ini demi keamanan semuanya,” kata petugas kepolisian yang berjaga di pintu masuk Gachibowli Indoor Stadium.

Pejabat Kepolisian Provinsi Cyberabad, S Prabhakara Reddy, menjelaskan bahwa lebih kurang 1.000 aparat kepolisian diterjunkan untuk mengamankan ajang Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis di Kota Hyderabad.

Selain itu, puluhan mobil patroli dan pasukan dari Tim Reaksi Cepat (QRTs) Kepolisian Cyberabad juga diterjunkan ke berbagai lokasi kegiatan, seperti bandara, hotel, dan venue. “Berita ancaman teror dari Lashkar-e Taiba tidak benar dan hanya sekadar isu. Kami jamin, pertandingan akan berjalan aman dan lancar. Kami juga minta kepada seluruh tim untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh isu tersebut,” kata Prabakhara.

Sementara itu, ratusan pemain dari 43 negara yang tiba di Hyderabad telah melakukan pemanasan untuk persiapan menghadapi salah satu kejuaraan bulu tangkis bergengsi di dunia tersebut.

Para pemain dari daratan Eropa, seperti Denmark, Rusia, Swiss, Ceska, dan Irlandia, tampak berlatih dengan serius di BMC Bayalogi Indoor Stadium. Demikian pula para pemain dari kawasan Asia, seperti China, Korea, Malaysia, dan Thailand.

Mereka tampak bersemangat dan bersenda gurau di sela-sela sesi latihan dan tidak terpengaruh dengan isu ancaman teror yang telah menyebabkan Timnas Inggris memutuskan mundur dari kejuaraan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: