Badminton Lovers

Badminton is My Life

Tak ke India karena Tak Punya Uang

Posted by febrikusuma on August 10, 2009

Dalam daftar undian terbaru nomor tunggal putra Kejuaraan Dunia 2009 terdapat tulisan WDN, yang artinya withdrawn atau mengundurkan diri, di belakang nama Petr Koukal. Namun, tak seperti kebanyakan atlet yang mundur karena cedera, Koukal batal bertanding karena tak punya uang untuk melakukan perjalanan dari negaranya, Ceko, ke Hyderabad, India.

Dalam situs yang berisi informasi tentang bulu tangkis, http://www.badzine.info, Koukal bercerita mengapa dia tidak dapat berpartisipasi dalam Kejuaraan Dunia. Padahal, dengan peringkat ke-38 dunia membuatnya menjadi salah satu pemain yang berhak bertanding dalam kejuaraan yang dinanti pemain-pemain top dunia. Seperti halnya olimpiade, peringkat dunia setiap pemain menjadi syarat agar mereka bisa bermain di Kejuaraan Dunia.

Namun, kesempatan ini tak dapat dimanfaatkan Koukal. Seperti kebanyakan pemain Eropa, Koukal adalah pemain bulu tangkis profesional yang membiayai sendiri partisipasinya dalam turnamen internasional.

Untuk ke Hyderabad, Koukal mengatakan, dia hanya mendapat bantuan 500 euro (sekitar Rp 7 juta) dari Asosiasi Bulu Tangkis Ceko. Sisa biaya keseluruhan, sekitar 1.500 euro (Rp 21,2 juta), harus menjadi tanggung jawab Koukal sendiri.

Bantuan yang sama juga diberikan kepada atlet Ceko lainnya, Jan Vondra (tunggal putra) dan Kristina Ludikova (tunggal putri). Namun, tak seperti Koukal, Vondra dan Ludikova masih bisa tampil di Hyderabad karena mereka bisa menutupi kekurangan biaya yang dibutuhkan.

”Setiap tahunnya saya harus mencari sendiri biaya ke berbagai turnamen. Jumlahnya mencapai 15.000 hingga 20.000 euro. Ini adalah Kejuaraan Dunia. Asosiasi seharusnya bisa membiayai kebutuhan saya karena mereka mendapat bantuan dari pemerintah,” ujar Koukal, yang beradu argumentasi dengan asosiasi terkait masalah ini.

Meski tak bisa bertanding di Kejuaraan Dunia, Koukal tetap bersemangat meningkatkan kemampuannya meski bulu tangkis bukan cabang olahraga populer di negaranya. Saat ini, Koukal tengah mencari pemain dari Asia yang bersedia menjadi mitra tanding dalam latihan.

Sama seperti lowongan kerja, Koukal menyebut beberapa syarat. ”Seseorang dari Asia bersedia bekerja empat sampai enam jam setiap hari. Dia harus memiliki semangat yang besar. Saya akan membayar dia untuk berlatih bersama saya di Ceko selama tiga bulan,” kata Koukal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: