Badminton Lovers

Badminton is My Life

DJOKO TIDAK BERHARAP TERLALU BANYAK

Posted by febrikusuma on August 10, 2009

Jakarta, 7/8 (Antara/FINROLL News) – Ketua Umum PBB PBSI Djoko Santoso mengaku tidak berharap banyak kepada para pebulutangkis yang akan berlaga di Kejuaraan Dunia karena kondisi pemain yang kurang optimal.

“Kita tidak berharap banyak, (Markis) Kido sedang sakit, Nova (Widianto) usianya sudah (di atas) 30 tahun, sementara pemain lapis keduanya masih belum optimal,” ujar Djoko usai melepas para pemain yang akan bertolak ke India, Jumat.

Djoko mengakui bahwa prestasi bulutangkis Indonesia sedang mengalami penurunan, namun ia berharap mereka tidak larut dalam keprihatinan.

“Seharusnya menjadi cambuk untuk lebih meningkatkan prestasi,” katanya.

Djoko mengatakan, para pelatih dan pemain telah menyiapkan tim sebaik-baiknya. Bagaimana hasilnya nanti akan menjadi bahan evaluasi.

Karenanya ia tetap berharap tim Indonesia dapat meraih gelar juara.

“Targetnya tentu ingin memperoleh gelar juara,” katanya.

Semula Indonesia berharap dapat meraih gelar dari pasangan ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan dan campuran Nova Widianto/Liliyana Natsir.

Namun karena Kido sakit sehingga batal berangkat dan prestasi Nova/Liliyana sedang menurun karena kemampuan Nova yang semakin berkurang membuat peluang tim Indonesia semakin berat.

Disamping itu, sebagian pemain Indonesia baru pertamakali tampil di Kejuaraan Dunia, di antaranya Pasangan Bona Septano/Muhammad Ahsan, Rian Sukmawan/Yonatan Suryatama, Shendy Puspa Irawati/Meiliana Jauhari, Devin Lahardi dan Nitya Krishinda.

Siap

Pemain tunggal putra Sony Dwi Kuncoro yang sempat akan dibatalkan keikutsertaannya di Kejuaraan Dunia karena dinilai kurang persiapan, menegaskan bahwa ia sudah siap tanding untuk mencapai target mencapai final.

“Kondisi bagus, tidak ada masalah … Optimis bisa mencapai target,” kata Sony yang sempat meninggalkan pelatnas pada 9-29 Juli untuk persiapan dan melangsungkan pernikahan di Surabaya.

Akibat lama meninggalkan pelatnas, Sony sempat dinilai kurang persiapan sehingga keikutsertaannya di Kejuaraan Dunia akan dibatalkan meskipun akhirnya diputuskan berangkat.

“Sekarang (setelah menikah) saya merasa harus lebih bertanggung jawab. Bulutangkis bagi saya bukan hobi tetapi pdofesi, pekerjaan,” katanya.

“Kalau prestasi saya tidak bagus, mau dikasih makan apa istri saya. Kalau prestasi bagus akan dapat penghargaan,” tambah Sony yang akan mulai bertanding Senin (10/8) melawan pemain Austria Michael Lahnsteiner dan berpeluang bertemu unggulan pertama Lee Chong Wei dari Malaysia di perempatfinal.

“Saya akan memikirkan pertandingan satu-persatu, tidak mau berpikir terlalu jauh, karena meskipun peringkatnya di bawah saya juga pernah kalah, misalnya dengan Chetan Anand (India),” katanya.

Tim Indonesia yang terdiri atas 16 pemain, lima pelatih dan tiga ofisial, Jumat sore, berangkat menuju Hyderabad, India tempat turnamen berlangsung pada 10-16 Agustus.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: