Badminton Lovers

Badminton is My Life

Hana Paling Menonjol di Sirnas, Raih Quatrick

Posted by febrikusuma on July 27, 2009

TEGAL, KOMPAS.com – Kejuaraan kategori nasional, Djarum Sirkuit Nasional yang berakhir Sabtu (25/7) malam, sukses mementaskan beberapa pemain yang bakal menjadi kekuataan baru Indonesia di masa datang. Satu di antara yang paling menonjol adalah Hana Rama Dwi.

Mojang Bandung ini sukses meraih gelar juara di nomor Tunggal Remaja Putri setelah mengkandaskan jagoan Pusdiklat Lippo, Elizabeh Glorya Matindas dengan straight game 21-8 22-20.

Raihan tampuk puncak ini menjadi prestasi tersendiri bagi Hana. Pasalnya, sepanjang tahun 2009 ini, remaja berusia 14 tahun tersebut sudah memenangi empat turnamen alias berhasil mencetak quatrick.

Sebelum di kota Tegal, cewek asli Tasikmalaya yang bergabung besama PB Mutiara Bandung ini sukses meraih gelar juara di Jakarta Open 2009, turnamen SGS Elektrik Bandung dan Walikota Surabaya Cup 2009. Prestasi ini semakin menunjukkan sosok Hana bakal menjadi bintang baru tunggal putri Indonesia.

Apalagi dalam beberapa turnamen yang berlangsung sepanjang tahun 2009 ini, ia sudah beberapa kali menjajal kelas yang berada di atasnya, Taruna. Hasilnya memang belum menggembirakan, tapi paling tidak mampu memberikan pelajaran berharga.

“Juara kali ini memang terasa istimewa, karena saya akan membuat rekor sendiri jika berhasil meraih gelar juara terus menerus sepanjang tahun. Paling tidak, dalam dua seri sisa nanti, di Bali dan Astec, saya bisa berprestasi maksimal seperti di Tegal ini,” sebut Hana.

Siswi kelas tiga SMP Muhamadiyah 6 Bandung ini mengaku, pertandingan finalnya di Sirnas itu menjadi satu momen yang tak mungkin terlupakan, terutama dalam sisi mental dan taktik.

“Di game kedua saya agak lengah, beruntung konsentrasi tidak buyar, sehingga tidak jadi rubber game. Kalau terjadi game ketiga, mungkin fisik saya habis. Tapi ini prestasi yang sangat membanggakan, menjadi motivasi tersendiri untuk meraih yang terbaik sampai akhir tahun nanti,” ucap atlet yang suka memelihara rambut panjang ini.

Pemain yang satu ini memang menjadi pusat perhatian sepanjang turnamen Djarum Sirkuit Nasional Open 2009. Permainan yang menawan dengan teknik tinggi menjadi magnet pemain bertinggi 163 cm ini. Gaya khasnya adalah teknik kedutan dan drop shot tajam.

“Itu modal sejak saya di Tasikmalaya, saya akan poles sampai dewasa nanti,” tegas pemain yang siap ‘disikat’ pelatnas ini. (BUD)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: